Hair Dryer Treatment Julukan Opa Fergie…

13550341851769591020

Sir Alex Ferguson, nama yang tidak asing terdengar oleh penikmat sepak bola dunia. Prestasinya tidak usah diragukan  di dunia olahraga khususnya sepak bola. Tidak ada yang bisa menyamakan prestasi opa di dunia kepelatihan salah satunya dalam konteks lamanya masa melatih. Dari tahun 1986, opa sudah melatih Manchester United, tim kebanggan kota Manchester. Sebelum saya lahir, beliau sudah melatih MU sampai saat saya sudah menjadi fans MU dan sudah mengerti mana yang baik dan mana yang buruk, beliau masih melatih MU.

Dalam literatur kepemimpinan disebutkan beberapa develop dan gaya kepemimpinan, masing-masing dengan keunggulannya dan kelemahannya. Sir Alex Ferguson – pelatih klub sepakbola Manchester United yang selama 24 tahun melatih MU telah  berhasil membawa timnya antara lain menjadi juara 12 kali English Premier League, 10 kali  memenangkan Piala Union Shields, 5 kali menjuarai Piala FA, dan 2 kali memboyong Piala Champions  – memiliki gaya tersendiri yang dikenal dengan istilah hair-dryer behavior.

Istilah hair-dryer behavior pertama kali mencuat di era penyerang MU Mark Hughes pada tahun 1988 – 1995. Dalam suatu kesempatannya bertanding, setelah menunjukkan kinerja yang relatif buruk di sebuah pertandingan, Fergie (panggilan akrab Ferguson), “memarahi” Mark Hughes. Hughes memang bukan orang pertama yang “didamprat” oleh Fergie, beberapa pemain MU sebelumnya juga sudah biasa didamprat oleh Fergie.

Pemain bintang MU saat ini yaitu Rooney pernah merasakan Hair Dry Behavior. Dalam kesempatannya menjawab pertanya’an wawancara, “Tak ada yang lebih buruk daripada mendapatkan ‘hairdryer’ dari Sir Alex. Ketika itu terjadi, dia biasanya berdiri di tengah ruangan dan meluapkan kemarahan padaku. Dia mendekat ke depan mukaku dan berteriak,” ujar Wazza. “Rasanya seperti menaruh kepalaku di depan BaByliss Turbo Potential 2200 (merek hairdryer). Itu mengerikan.” Dari peryata’an tersebut secara tersirat opa Fergie tidak memandang bulu jika pemainnya di luar ekspektasi pelatih dalam bertanding.

13550342581549212961

Itu lah salah satu kelebihan Opa Fergie dalam menunjukan jiwa kepemimpinan dalam culture dan mentoring. Hair-dryer behavior yang biasa dilakukan oleh Alex Ferguson kepada anak buahnya dapat disebut sebagai bentuk pembinaan culture dan mentoring. Seorang manajer yang juga menjabat sebagai pelatih kepala dalam sebuah klub sepakbola memang tidak banyak berhubungan dengan urusan teknis seorang pemain. Untuk urusan teknis masing-masing pemain pasti memiliki pelatih khusus antara lain; ada pelatih kiper untuk kiper dan lain-lain.

Meskipun cara-cara dan gaya pembinaan yang dilakukan oleh Ferguson kadang-kadang “menyakitkan”, tetapi harus diakui bahwa Ferguson berhasil membesarkan beberapa pesepakbola early vitality to hero. Legenda MU seperti Beckham dan Christiano Ronaldo adalah contoh pesepakbola yang bersinar melalui “tangan dingin” Ferguson. Bahkan Ferguson berhasil “menjinakkan” pesepakbola yang terkenal inborn seperti Eric Cantona dan Roy Keane sehingga keduanya mencapai puncak prestasi mereka semasa membela MU.

135503433799267927

Semoga derby Manchester tar malam dimenangkan oleh Manchester United. Manchester Subdue RED .. :)

135503440284094012


Original source : Hair Dryer Treatment Julukan Opa Fergie…