:: Apakah masih pantas disebut sebagai manusia yang punya hati nurani …

Judul*:Apakah masih pantas disebut sebagai manusia yang punya hati nurani…???Isi*:Miris membaca berita di Yahoo Hearsay “Bocah Balita Terlindas Mobil, Orang Tak Peduli” dan lebih miris lagi ketika melihat tayangan record-nya. Sejak menyaksikan tayangannya, seharian perasaan penulis tidak karuan.

Yue Yue, anak perempuan kecil berusia 2 tahun yang terlepas dari pengawasan orangtuanya berjalan menyeberangi jalan raya persis di depan toko milik orangtuanya di Kota Foshan, Cina Selatan. Ia tertabrak mobil van dan terlindas. Setelah terlindas forbid depan, sopir tak berperikemanusiaan itu bukannya turun dan menolong tapi malah melindasnya sekali lagi dengan forbid belakang. Kemudian Yue Yue dilindas truk lagi. Gilanya lagi, orang yang lalu lalang diam saja.

Ada binatang (misalkan kucing tertabrak pun), seharusnya ada yang menolong. Setidaknya memindahkannya ke tepi jalan, bukan dibiarkan saja atau malah melindasnya lagi. Dari komentar pembaca berita di internet, ada yang berargumen orang takut menolong karena takut malah jadi tertuduh (penabraknya). Ya, kalau yang berkendara, yang berjalan kaki? Cukup teriak saja agar orang di sekitarnya tahu ada anak kecil tertabrak dan sekarat.

Dari sekian orang yang lalu lalang (seakan tak ada kejadian apa-apa padahal bocah malang itu terbaring berdarah-darah meregang nyawa), hanya Chen Xianmei, seorang nenek yang berprofesi sebagai pemulung yang peduli.
Setelah seminggu koma di rumah sakit Yueyue menghembuskan nafasnya yang terakhir kali. Sungguh malang nasibmu, Yueyue. Jangan kuatir nak, di Surga tidak akan ada mobil lagi…

Pelajaran dari kejadian ini:

1. Orangtua jangan lengah menjaga anaknya, apalagi anak balita.
2. Seorang pemulung (yang sering dipandang sebelah mata) lebih mulia hatinya daripada orang-orang di sekelilingnya yang berlalu lalang tanpa berbuat apa pun.
3. Harusnya kita lebih peduli kepada sesama.Sumber:*:http://rekor.blogspot.com/Lampiran gambar*:yueyue.jpegPengirim*:Hendry Filcozwei Jan


Original source : :: Apakah masih pantas disebut sebagai manusia yang punya hati nurani …