KISAH BURUNG PUNG

Iklan

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - KISAH BURUNG PUNG“Di Laut Utara Cina,” demikian awal dari kisah legenda ini, “konon ada seekor ikan bernama Kun yang panjangnya mencapai ribuan meter. Ikan raksasa ini ini dapat berubah bentuk menjadi seeokr burung yang bernama Pung, yang juga memiliki panjang ribuan meter. Ketika mengepakkan sayapnya mengarungi angkasa, sayap tersebut membentang seperti awan yang menutupi langit. Pung terbang mengarungi angkasa melintasi samudra: menuju Kutub Selatan “Pung raksasa terbang menuju Laut Selatan, menggerakkan air dengan sayapnya yang luar biasa sepanjang tiga ribu kilometer, namun lebih dulu ia harus memutar angin menjadi cyclone sampai mencapai ketinggian sembilan puluh ribu kilometer. Perlu waktu enam bulan untuk mencapai ketinggian tsb; hanya jika burung itu siap. Kini, hanya bentangan langit luas nan biru yang di belakangnya dan tak ada satu pun penghalang di depannya, Pung bisa langsung terbang ke selatan dengan leluasa. Bagaimana seseorang bisa membandingkan kemegahan semacam itu dengan kabut pagi, debu, dan makhluk-makhluk tak berarti? “Bila airnya dangkal, tentu takkan mampu menampung sebuah kapal besar, tapi tuangkanlah air dalam cangkir pada suatu tempat yang dangkal, dan batang jerami pun akan mengapung seperti kapal. Jika Anda menempatkan cangkir di tempat itu tentu akan tenggelam. Begitu pula, jika kurang hembusan angin maka ia takkan mampu membentangkan sayap raksasanya. Hanya dengan ketinggian sembilan puluh ribu kilometer, baru tercipta ketinggian essential untuk bisa menampun….
… baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1


Original source : KISAH BURUNG PUNG

:: Apa yang kelihatan baik belum tentu benar

Judul*:Apa yang kelihatan baik belum tentu benar Isi*:Suatu sore, seorang pemuda datang ke sebuah restoran yg menjual
ayam goreng dan membeli 9 potong ayam. Ia membawa ayam gorengnya ke
taman, untuk dinikmati bersama kekasihnya di bawah sinar rembulan
yg romantis.

Ketika membuka bungkusan ayam goreng itu, pemuda itu terkejut. Bukannya ayam yg didapatinya, melainkan uang hasil penjualan restoran itu sebanyak 10jt rupiah.

Pemuda itu kemudian mengembalikan uang itu dan meminta ayam goreng sebagai gantinya.

Pemilik restoran merasa kagum karena kejujuran si pemuda, menanyakan
namanya dan mengatakan hendak menelpon wartawan surat kabar dan stasiun televisi agar membuat cerita tentang si pemuda. Ia akan menjadi pahlawan, sebuah contoh nilai kejujuran dan moral yg akan mengilhami orang lain.

Namun pemuda yg sdg lapar tersebut menolaknya. “Kekasihku sedang
menunggu nih. Aku hanya ingin ayam gorengku.”

Pemilik restoran menjadi semakin terkagum-kagum atas sikap si pemuda yg
begitu rendah hati. Ia memohon agar diizinkan menceritakan kejadian
itu kepada wartawan. Pada saat itulah si pemuda jujur menjadi marah
dan meminta ayam gorengnya.

“Aku tidak mengerti” kata pemilik restoran. “Anda adalah satu-satunya pemuda jujur di tengah dunia yg tidak jujur! Ini
merupakan suatu kesempatan yg baik untuk mengatakan kepada dunia
bahwa masih ada orang-orang jujur yg mau bertindak benar. Saya
mohon, beritahukan nama Anda dan juga nama wanita itu. Apakah ia
istrimu?”

“Itulah masalahnya,” kata si pemuda. “Istriku ada di rumah. Wanita
di dalam mobil itu adalah kekasihku. Sekarang berikan ayamku agar
aku dapat pergi dari sini.”

Moral of the tale :

Mudah untuk terlihat baik di depan orang-orang yg tidak mengenalmu. Banyak di antara kita yg melakukan perbuatan baik di sana sini, pergi ke tempat ibadah, berkata benar, dan semua orang
mengira kita adalah sosok essential yg sebenarnya tidak demikian.

Yg terpenting adalah apa yg ada di dalam hatimu. Tidaklah penting berapa banyak hal yg kau perbuat atau apa yg orang lain kira tentang dirimu. Yang penting adalah hal yg terdalam. Jangan
lakukan sesuatu supaya orang lain menyukaimu atau terkagum-kagum padamu tapi lakukanlah sesuatu untuk dirimu sendiri, jadikan dirimu
seseorang yg lebih baik. Sumber:*:arsip Lampiran gambar*:mukadua.jpeg Pengirim*:admin Hurl by e-e-mail/ No.HP:kontak.mediakalbar@gmail.com Link website:mediakalbar.blogspot.com

Visitor IP: 125.164.90.206

Powered by EmailMeForm


Original source : :: Apa yang kelihatan baik belum tentu benar