Tag Archives: keras

Bawang Merah & Bawang Putih

Jaman dahulu kala di sebuah desa tinggal sebuah keluarga yang terdiri dari Ayah, Ibu dan seorang gadis remaja yang cantik bernama bawang putih. Mereka adalah keluarga yang bahagia. Meski ayah bawang putih hanya pedagang biasa, namun mereka hidup rukun … Continue reading

Posted in CERITA | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Comments Off

Nyamuk Pertama

Pada zaman dahulu hiduplah seorang petani sederhana bersama istrinya yang cantik. Petani itu selalu bekerja keras, tetapi istrinya hanya bersolek dan tidak mempedulikan rumah tangganya. Mereka tinggal di rumah yang sangat sederhana dan hidup dari hasil… Continue reading

Posted in CERITA | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Comments Off

Dipo Alam Bersaksi

Gimana jadinya jika semua orang yang masuk dalam rilis seskab Dipo Alam kemudian terbukti secara meyakinkan melakukan penyalahgunaan anggaran yang merugikan negara hingga mencapai puluhan triliun itu. Masyarakat akan terkejut melihat kenyataan b… Continue reading

Posted in CERITA | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Comments Off

Karang Bolong

Beberapa abad yang lalu tersebutlah Kesultanan Kartasura. Kesultanan sedang dilanda kesedihan yang mendalam karena permaisuri tercinta sedang sakit keras. Pangeran sudah berkali-kali memanggil tabib untuk mengobati sang permaisuri, tapi tak satupun yan… Continue reading

Posted in CERITA | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Comments Off

Betulkah Ical Diisukan Sakit Keras? Usianya Memang Sudah 66 tahun.












Ical Diisukan Sakit Keras, Golkar Tak Panik
08 September 2012 17:16:39 WIB
Jakarta (beritajatim.com) – Agenda rapimnas Golkar yang dikabarkan akan berlangsung Ok… Continue reading

Posted in CERITA | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Comments Off

Tangan-Tangan Buntung

Tidak mungkin sebuah negara dipimpin oleh orang gila, tidak mungkin pula sebuah negara sama-sekali tidak mempunyai pemimpin.
Selama beberapa hari terakhir, sementara itu, semua gerakan baik di dalam negeri maupun di luar negeri mendesak, agar Nirda… Continue reading

Posted in CERITA | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Comments Off

[Berita FPI] Berharap Aksi Teroris Bukan Rekayasa Pemerintah



DEPOK – Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri beberapa pekan terakhir disibukkan dengan penggerebekan dan penangkapan teroris jaringan Solo, Jawa Tengah.
Ketua FPI Depok, Habib Idrus Al Gadhri berharap serangka… Continue reading

Posted in CERITA | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | Comments Off

Semut dan Belalang

Oleh : Aesop Pada siang hari di akhir musim gugur, satu keluarga semut yang telah bekerja keras sepanjang musim panas untuk mengumpulkan makanan, mengeringkan butiran-butiran gandum yang telah mereka kumpulkan selama musim panas. … Continue reading

Posted in CERITA | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | Comments Off

Hah, Tikus Ini Bisa Buat Manusia Panjang Umur?

Para ilmuwan percaya, binatang pengerat menyerupai tikus tanpa bulu alias telanjang ini bisa inimembuat manusia hidup selama 200 tahun.

Seperti dilansir dari the sun, mereka mengungkapkan bahwa tikus mol ini memiliki 93% gen yang dimiliki manusia, nam… Continue reading

Posted in CERITA | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Comments Off

Artikel Dari Masa Lalu: Sulitnya Meremajakan Nona

SULITNYA MEREMAJAKAN NONA LIBERTY

UNTUK MERAYAKAN ULANG TAHUNNYA YANG KE-100 PADA TANGGAL 4 JULI YANG LALU, FLONA LIBERTY YANG TERMASHYUR ITU MENJALANI FACE-LIFT. WAJAHNYA YANG TERBUAT DARI TEMBAGA DIREMAJAKAN. BEGITU PULA SELURUH TUBUHNYA, MULAI DARI UJUNG JEMPOL KAKINYA YANG PANJANGNYA KIRA-KIRA 1,20 M ITU SAMPAI DURI-DURI DI MAHKOTANYA. BAHKAN ISI PERUTNYA PUN DIGANTI. BARANGKALI ANDA SUDAH MELIHAT HASILNYA LEWAT TVRI PADA AWAL JULI YANG LALU. TERNYATA MEMUGAR WANITA BERUMUR SEABAD JAUH LEBIH SULIT DARIPADA MEMUGAR GEDUNG BERTINGKAT DUA PULUH.

MENGAPA orang Amerika begitu cinta pada Nona Liberty? Patung setinggi 45,5 m yang terletak di atas mimbar setinggi lebih dari 50 m itu, bukan hanya karya seni yang mencirikan Pelabuhan New York, tetapi juga melambangkan harapan bagi banyak imigran yang datang ke Dunia Baru, karena tertindas atau hidup miskin di tempat asalnya.
Nona Liberty, yang mengacungkan obor di sebuah pulau dekat Pintu Emas, menjanjikan kebebasan, martabat dan juga kemakmuran bagi orang-orang yang datang dengan tekad bekerja keras di Amerika Serikat.

Pemugarannya makan waktu tiga tahun dan biayanya $ 66 juta (sekitar 75 milyar rupiah). Ketua panitia perayaan 100 tahun patung itu tidak lain dari Lee Iacocca, si Dewa Penyelamat di Zaman Resesi

Mimbarnya tahan angin
Sejak bulan Oktober 1983, Nona Liberty yang biasanya dikunjungi jutaan turis setiap tahun itu tidak menerima tamu. Sebuah perusahaan manajemen konstruksi, Lehrer-McGovern Inc. terpilih untuk mengawasi dua puluh kontraktor besar dan sejumlah kontraktor kecil mendandani wanita termashyur itu.

Patung Liberty yang garis tengahnya 33 m itu, harus dikerangkeng dengan mimbar-mimbar tempat pekerja bisa bertengger, tetapi bagaimana caranya supaya kulitnya yang peka itu tidak rusak tergesek? Maklum, patung itu bisa doyong ke sana-kemari sampai 10 cm kalau tertiup angin keras.
Dibuatlah kerangka khusus dari aluminium yang tingginya dua puluh tingkat dan harganya $ 2 juta (sekitar hampir 2,5 milyar rupiah). Kerangka itu dibawa ke pulau tempat Nona Liberty tinggal, dalam bentuk potonganpotongan sebanyak 6.000 buah. Tidak sebilah pun aluminium itu boleh dipasang lebih dekat dari 45 cm dari kulit tembaga Nona Liberty.

Mimbar aluminium itu dirancang bisa menahan angin berkekuatan sekitar 160 km per jam dan ternyata memang bisa bertahan dari Hurricane Gloria yang berkekuatan 112 km per jam pada bulan September 1985 yang lalu, sehingga dimasukkan ke Guinness Book of World Records tahun 1985.
Sebenarnya, secara keseluruhan kulit Nona Liberty masih baik, tetapi di sana-sini ada lubang yang garis tengahnya sampai kira-kira 12,5 cm, umpamanya saja di ikal rambutnya, di cuping hidungnya dan di mata kanannya. Lubang-lubang kecil lain terbentuk di tempat paku-paku yang menempelkan kulit Nona Liberty ke kerangka bajanya. Kulit itu seluruhnya ada 300 lembar.

Susah mencari tukang ketok
Yang paling parah keadaannya ialah obor yang diacungkan oleh Nona Liberty untuk menerangi para pendatang yang menuju ke Pintu Emas. Obor itu diputuskan untuk dimasukkan ke museum yang ada di bawah kaki Nona Liberty saja dan sebagai gantinya dibuatkan yang baru. Dari jauh, obor itu kelihatan kecil, tetapi di museum, besarnya mengesankan sekali.

Obor yang orisinal, yang dipamerkan pertama kali di Philadelphia tahun 1876 dan kemudian di New York, kemungkinan besar berupa obor logam berlapis emas. Tetapi tak lama setelah diresmikan, dibuatlah sembilan lubang di obor itu supaya Nona Liberty bisa bertindak sebagai mercu suar juga. Orang Amerika memang sering berpikiran praktis. Ternyata lampu mercu suar itu cuma seperti cahaya kunang-kunang. Dibuatlah lebih banyak lubang lagi selain jendela loteng bersegi delapan.
Tahun 1916, sebagian besar dari logamnya diganti dengan daun jendela kaca bersegi delapan, supaya obornya lebih mirip api. Ternyata cahayanya malah lebih lemah, sehingga supaya kelihatan terang, obor itu harus disenter dari luar.

Obor baru yang kini dipegang oleh Nona Liberty yang sudah muda lagi itu, dibuat seperti yang orisinal. Rupanya susah sekali mencari tukang ketok logam yang ahli, sebab keahlian itu sudah menjadi langka. Dicarilah ahli-ahli ketok logam di AS, Jerman Barat dan Prancis. Kontrak akhirnya diberikan kepada sepuluh tukang ketok dari Reims, Prancis.

Setahun lamanya mereka bekerja di Liberty Island dan ternyata tiga orang memutuskan untuk menetap di Amerika Serikat. Alasannya, karena Amerika lebih mau menerima gagasan pembaharuan daripada Prancis.

Obor baru dilapisi lempengan tipis emas 24 karat. Pelapisan itu dikerjakan dengan tangan. Tanggal 25 November 1985 hasil kerja tukang ketok dari Reims itu dikerek naik.

Hampir diisi pasir
Dahulu, Frederic-Auguste Bertholdi, si pencipta patung, mengira patungnya cuma akan dikagumi dari kejauhan. Jadi di perut Nona Liberty dan juga di mimbar tempatnya berpijak cuma disediakan tangga-tangga panjat untuk para pekerja. Kemudian tangga-tangga panjang harus diganti dengan tangga spiral dan diperlukan pula 25 jendela untuk ventilasi, karena banyak tamu ingin masuk ke dalam patung. Sesuai dengan tuntutan zaman, diperlukan lift.
Kini lift-nya dua tingkat supaya bisa mengangkut lebih banyak orang dan dibuat dari kaca. Lift itu dijalankan dengan tenaga hidraulis.
Tangga-tangganya kini dilengkapi mimbar-mimbar untuk istirahat, yang ventilasinya lebih baik sehingga tamu tidak kepanasan. Continue reading

Posted in CERITA | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Comments Off