Tag Archives: hutan

Cerita Kancil dan Buaya

Alkisah pada suatu pagi di tepi sebuah parit yang membatasi hutan dengan tanah pertanian telah ramai oleh binatang hutan maupun hewan-hewan piaraan Pak Tani yang sengaja datang ke tempat itu. Menjangan, trewelu, trenggiling, tapir, luwak, bracan, gara… Continue reading

Posted in CERITA | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Comments Off

Perempuan Balian

Sebelum peristiwa malam itu yang akan kuceritakan nanti, Idang dikenal sebagai perempuan kurang waras. Kerap mengamuk kesurupan, dan meracau menceritakan tentang mimpi-mimpinya yang aneh. Kepada orang-orang ia sering mengatakan, ”Ada ular-ular be… Continue reading

Posted in CERITA | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Comments Off

9 Orang yang pernah dibesarkan oleh binatang

Anda pasti pernah mendengar kisah tentang Tarzan ataupun Mowgli (The Jungle Book) bukan? Yang menjadi pertanyaan kita adalah, apakah mungkin manusia diasuh oleh binatang? Menurut logika hal tersebut tidak mungkin. Tetapi di dunia ini ada banyak … Continue reading

Posted in CERITA | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Comments Off

Legenda Si Gale-Gale

Dahulu kala ada seorang Raja yang sangat bijaksana yang tinggal di wilayah Toba. Raja ini hanya memiliki seorang anak, namanya Manggale. Pada zaman tersebut masih sering terjadi peperangan antar satu kerajaan ke kerajaan lain.Raja ini menyuruh anaknya … Continue reading

Posted in CERITA | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Comments Off

Lutung Kasarung

Prabu Tapa Agung menunjuk Purbasari, putri bungsunya sebagai pengganti. “Aku sudah terlalu tua, saatnya aku turun tahta,” kata Prabu Tapa. Purbasari memiliki kakak yang bernama Purbararang. Ia tidak setuju adiknya diangkat menggantikan Ayah mereka. “Ak… Continue reading

Posted in CERITA | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Comments Off

Tukang Sepatu dan Liliput

Dahulu kala, disebuah kota tinggal seorang Kakek dan Nenek pembuat sepatu. Mereka sangat baik hati. Si kakek yang membuat sepatu sedangkan nenek yang menjualnya. Uang yang didapat dari setiap sepatu yang terjual selalu dibelikan makanan yang banyak unt… Continue reading

Posted in CERITA | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Comments Off

Batu Menangis (Legenda dari Kalimantan.)

Darmi memandangi wajahnya lewat cermin yang tergantung di dinding kamarnya.
“Ah aku memang jelita,” katanya. “Lebih pantas bagiku untuk tinggal di istana raja daripada di gubuk reot seperti ini.”
Matanya memandang ke sekeliling ruangan.

 Hanya selembar kasur yang tidak empuk tempat dia tidur yang mengisi ruangan itu. Tidak ada meja hias yang sangat dia dambakan. Bahkan lemari untuk pakaian pun hanya sebuah peti bekas. Darmi mengeluh dalam hati.
Darmi memang bukan anak orang kaya. Ibunya hanya seorang janda miskin. Untuk menghidupi mereka berdua, ibunya bekerja membanting tulang dari pagi hingga malam. Pekerjaan apapun dia lakukan. Mencari kayu bakar di hutan, menyabit rumput untuk pakan kambing tetangga, mencucikan baju orang lain, apapun dia kerjakan untuk bisa memperoleh upah. Sebaliknya Darmi adalah anak yang manja. Sedikit pun dia tidak iba melihat ibunya bekerja keras sepanjang hari. Bahkan dengan teganya dia memaksa ibunya untuk memberinya uang jika ada sesuatu yang ingin dibelinya.
“Ibu, ayo berikan uang padaku! Besok akan ada pesta di desa sebelah, aku harus pergi dengan memakai baju baru. Bajuku sudah usang semua,” katanya.
“Nak, kemarin kan kau baru beli baju baru. Pakailah yang itu saja. Lagipula uang ibu hanya cukup untuk makan kita dua hari. Nanti kalau kau pakai untuk membeli baju, kita tidak bisa makan nak!” kata ibunya mengiba.
“Alah itu kan urusan ibu buat cari uang lagi. Baju yang kemarin itu kan sudah aku pakai, malu dong pakai baju yang itu-itu lagi. Nanti apa kata orang! Sudahlah ayo berikan uangnya sekarang!” kata Darmi dengan kasar.
Terpaksa sang ibu memberikan uang yang diminta anaknya itu. Dia memang sangat sayang pada anak semata wayangnya itu.
Begitulah, hari demi hari sang ibu semakin tua dan menderita. Sementara Darmi yang dikaruniai wajah yang cantik semakin boros. Kerjaannya hanya menghabiskan uang untuk membeli baju-baju bagus, alat-alat kosmetik yang mahal dan pergi ke pesta-pesta untuk memamerkan kecantikannya.
Suatu hari Darmi meminta ibunya untuk membelikannya bedak di pasar. Tapi ibunya tidak tahu bedak apa yang dimaksud.
“Sebaiknya kau ikut saja ibu ke pasar, jadi kau bisa memilih sendiri,” kata ibunya.
“Ih, aku malu berjalan bersama ibu. Apa kata orang nanti. Darmi yang jelita berjalan dengan seorang nenek yang kumuh,” katanya sambil mencibir.
“Ya sudah kalau kau malu berjalan bersamaku. Ibu akan berjalan di belakangmu,” ujar ibunya dengan sedih.
“Baiklah, ibu janji ya! Selama perjalanan ibu tidak boleh berjalan di sampingku dan tidak boleh berbicara padaku!” katanya.
Ibunya hanya memandang anaknya dengan sedih lalu mengiyakan.
Akhirnya mereka pun berjalan beriringan. Sangat ganjil kelihatannya. Darmi terlihat sangat cantik dengan baju merah mudanya yang terlihat mahal dan dibelakangnya ibunya yang sudah bungkuk memakai baju lusuh yang penuh tambalan. Di tengah jalan Darmi bertemu dengan teman-temannya dari desa tetangga yang menyapanya.
“Hai Darmi, mau pergi kemana kau?” sapa mereka.
“Aku mau ke pasar,” jawab Darmi.
“Oh, siapa nenek yang di belakangmu itu? Ibumu?” tanya mereka.
“Oh bukan! Bukan!. Mana mungkin ibuku sejelek itu. Dia itu cuma pembantuku,” sahut Darmi cepat-cepat.
Betapa hancur hati ibunya mendengar anak kesayangannya tidak mau mengakuinya sebagai ibunya sendiri. Namun ditahannya rasa dukanya di dalam hati.
Kejadian itu berulang terus menerus sepanjang perjalanan mereka. Semakin lama hati si ibu semakin hancur. Akhirnya dia tidak tahan lagi menahan kesedihannya. Sambil bercucuran air mata dia menegur anaknya.
“Wahai anakku sebegitu malunyakah kau mengakui aku sebagai ibumu? Aku yang melahirkanmu ke dunia ini. Apakah ini balasanmu pada ibumu yang menyayangimu?”
Darmi menoleh dan berkata, “Hah aku tidak minta dilahirkan oleh ibu yang miskin sepertimu. Aku tidak pantas menjadi anak ibu. Lihatlah wajah ibu! Jelek, keriput dan lusuh! Ibu lebih pantas jadi pembantuku daripada jadi ibuku!”
Usai mengucapkan kata-kata kasar tersebut Darmi dengan angkuh kembali meneruskan langkahnya.
Ibunya Darmi sambil bercucuran air mata mengadukan dukanya kepada Tuhan. Wajahnya menengadah ke langit dan dari mulutnya keluarlah kutukan, “Oh Tuhanku! Hamba tidak sanggup lagi menahan rasa sedih di hatiku. Tolong hukumlah anak hamba yang durhaka. Berilah dia hukuman yang setimpal!”
Tiba-tiba langit berubah mendung dan kilat menyambar-nyambar diiringi guntur yang menggelegar. Darmi ketakutan dan hendak berlari ke arah ibunya. Namun dia merasa kakinya begitu berat. Ketika dia memandang ke bawah dilihatnya kakinya telah menjadi batu, lalu kini betisnya, pahanya dan terus naik ke atas. Darmi ketakutan, dia berteriak meminta pertolongan pada ibunya. Tapi ibunya hanya memandangnya dengan berderai air mata.
“Ibu, tolong Darmi bu! Maafkan Darmi. Aku menyesal telah melukai hati ibu. Maafkan aku bu! Tolong aku…” teriaknya. Ibu Darmi tidak tega melihat anaknya menjadi batu, tapi tidak ada yang bisa dilakukannya. Nasi sudah menjadi bubur. Kutukan yang terucap tidak bisa ditarik kembali. Akhirnya dia hanya bisa memeluk anaknya yang masih memohon ampun dan menangis hingga akhirnya suaranya hilang dan seluruh tubuhnya menjadi batu.

Continue reading

Posted in CERITA | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Comments Off

Emas Tersembunyi di Nagari Talao solok selatan

Seperti yang banyak dituturkan oleh masyarakat Nagari Talao,kecamatan sangir balai janggo,solok selatan, sumbar. Jika jaman dulu penjajah Belanda pernah mempunyai markas dan villa-villa peristirahatan di daerah Nagari Talao. Diantaranya adalah di hutan seputaran BM nagari Talao. . Bukti nyata eksestinsi Belanda ini sekarang masih ada. Diantaranya pohon sawit tanaman Belanda di BM, wilayah kebun PT. Tidar kerinci agung, jalur transportasi kereta kuda di hutan BM, di air terjun suir, dan bekas bangunan lainnya yang banyak terdapat, namun agak tersembunyi di hutan seputaran BM, nagari Talao ini. Seperti kita ketahui, Pulau sumatera adalah tempat pertemuan dua lempeng benua yang hiperaktif, membuat Sumatera kerap diguncang gempa. Namun,gejolak lempeng benua ini ternyata juga memicu munculnya berbagai mineral berharga di Pulau Sumatera, terutama emas. Sumatera juga telah lama termasyhur sebagai Svarnadwipa atau Pulau Emas karena banyaknya logam mulia yang diperdagangkan di pelabuhan-pelabuhan tua di pulau ini. Istilah Svarnadwipa ini disebut dalam naskah-naskah dan prasasti di India. Walaupun produksi emas Sumatera telah lama dikenal, sumber tambangnya tetap menjadi misteri hingga abad ke-20. Beberapa penjelajah mencatat, emas di Sumatera banyak dihasilkan dari pedalaman. Di Sumatera Belanda mulai menambang emas sekitartahun 1900, salah satunya yang tertua adalah di Lebong, Bengkulu, yang berada di kaki Bukit Barisan. Selain tambang emas ini. Masih juga bermunculan tambang-tambang emas yang lainnya. Termasuk di daerah Minangkabau. Nah, konon kabarnya di markas Belanda di Hutan BM, Nagari Talao ini. Terdapat Gudang penyimpanan Emas yang ber ton-ton beratnya. Dan sampai sekarang emas tersebut masih tersimpan secara misterius. Banyak sudah orang-orang mencoba untuk menemukan Gudang emas di hutan BM nagari Talao ini. Namun sampai sekarang belum bisa diambil. Menurut penuturan Pak Zaini (Tokoh Nagari Talao), beliau juga pernah mendatangkan tim khusus dari jawa untuk mengambil emas ini, yang konon telah dijaga secara gaib oleh jin. ” Jin perempuan nan sakti” ujar beliau menuturkan. Saat itu tim Beliau katanya berhasil melakukan negosiasi dengan penjaga gudang emas yang berbangsa jin tersebut. Namun, sayangnya mereka meminta tumbal para kyai dari jawa. Sehingga pengambilan emas tersebut urung dilakukan. Terlepas dari polemik emas di hutan BM ini. Kita tak bisa memungkiri keberadaan Markas Belanda diNagari Talao, kec. Sangir Balai Janggo dimasa dahulu. Dan seperti kita ketahui, aktifitas belanda dulu di sumatera ini adalah mengeksploitasi hasil bumi sumatera, termasuk emas. Dan tidak mustahil emas-emas itu masih tersimpan di gudang-gudang prnyimpanan di markas Belanda di hutan BM, nagariTalao, solok selatan ini. Salam. Tulisan acakkadul saya juga di publish di http://yahyaponsel.wordpress.com

Continue reading

Posted in CERITA | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Comments Off

Dongeng Anak Indonesia – Kisah si Badu Anak Rajin

Dongeng anak indonesia kali ini akan menceritakan tentang si badu anak yang pintar. Dikisahkan ada seorang anak yang bernama badu, dia lahir dari keluarga yang tidak mampu. Namun ketidakmampuan orangtuanya tidak membuat badu patah semangat, walau dia p… Continue reading

Posted in CERITA | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Comments Off

Dongeng Anak Indonesia | Kisah Kupu-kupu dan Burung Elang Sombong

Dongeng Anak Indonesia kali ini bercerita tentang seekor burung elang yang sangat sombong dan seekor kupu-kupu yang sedang mencari makan ditengah hutan. Suatu ketika si kupu-kupu masuk kedalam hutan tanpa disengaja karena dia sibuk mencari bunga untuk … Continue reading

Posted in CERITA | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | Comments Off