Doa Para Penghuni Hutan Untuk Blog Dongeng Anak Indonesia

Doa Para Penghuni Hutan Untuk Blog Dongeng. Dongeng ini berawal dari sebuah hutan yang rindang, hutan yang sejuk serta para penghuni hutan yang ramah sekali. Mulai dari si kancil, kerbau, harimau, gajah. semut, monyet dan lainnya. Semua sangat saling menyangi dan mereka sangat berterima kasih kepada blog dongeng anak indonesia yang telah menceritakan cerita-cerita anak tentang mereka di blog kesayangan ini. Namun mereka sangat sedih. Ada apa gerangan para penghuni hutan sangat sedih?, kini mereka sangat tidak semangat dan tidak bergairah dengan kehidupan yang ada di dalam hutan.

Kabar bahwa penghuni hutan tidak bersemangat, terdengar oleh si Kancil yang cerdik. Suatu hari si kancil yang sedang berada di ladang pak tani didatangi oleh sang kera yang berlari tergopoh-gopoh menuju si kancil yang sedang membereskan panen ketimun pak Tani.

“Cil, kancil…gawat…gawat..” kata si kera yang datang sambil terengah-engah. “hai kera, apa kabar?, mari sini mendekat, oh ya apa kamu mau mencoba timun panen nya pak tani?” kata si Kancil santai.

“Haduh cil, kamu bagaimana sih, aku ini serius lho, kok kamu malah becanda sih?” si kera membalas. Si kancil lalu duduk di sebelah kera yang masih terengah-engah nafasnya karena berlari.

“Baiklah. coba bernafas dulu yang tenang, baru nanti aku dengarkan” kata si kancil.

Kemudian si kera mulai bercerita. “Begini cil, kita khan ini semua semakin tenar dan terkenal di dunia internet, karena sebabny kita sangat cemas dan khawatir kalau kita tidak terkenal lagi.” si kera mulai cerita. “Memangnya kenapa?” si Kancil heran.

“Soalnya, blog dimana kita selalu diceritakan ini, mengalami penurunan pengunjung yang sangat signifikan, apa sebab?, karena kak Ravi Vilda mengubah field dari blogspot menjadi www.dongenganakindonesia.com lewat custom field, sehingga Google kini menghilangkan blog dongeng anak dari posisi pertama di setiap keyword yang ada akibat custom field tadi” si kera cemas.

“Padahal sebelumnya, blog ini terkenal di semua keyword lho, cil, sebut saja mulai keyword dongeng anak, cerita anak, cerita si kancil, dan yang barrier populer yaitu dongeng anak kancil dan monyet. Kini semua keyword itu seperti hilang dari posisi pertama, gimana kita ga cemas , Cil?” si kera menambahkan.

“Oh masalah itu, aku pikir masalah apa tho. Itu sih gampang…kita serahkan saja sama kakak RaviVilda, biar dia yang urus semua itu. Kamu lupa yah kalau Kak RaviVilda itu khan jago SEO (Quest Engine Optimization) itu lho teknik agar dongeng-dongeng tentang kita selalu ada di nomor 1 di mesin pencarian Google, faham ga kamu, kera?” si kancil mencoba menjelaskan.

“Gila kamu cil, ilmu kamu keren banget, sampai tau SEO, Google segala macam, wah aku sih baru tau kalao soal itu, Ya semoga Kak RaviVilda bisa membalikkan semuanya kembali dan blog dongeng anak ini kembali ramai pengunjung ya Cil” si kera menambahkan.

“Ya Amin, semoga deh. Kamu juga jangan khawatir, soalnya kak RaviVilda khan jago men-dongeng, dia juga pasti selalu bring up to date konten cerita seputar kita dan kawan-kawan kita. Jadi here is not anything to agonize in this area, companion” si Kancil bergaya.

“Ah sok inggris kamu cil, ya udah deh kalau begitu aku mau balik masuk kedalam hutan, aku akan kabari teman-teman kita yang sedang menunggu di hutan untuk tetap berdoa, mendoakan agar supaya kak RaviVilda diberikan kesabaran dan ide yang banyak untuk tetap menceritakan kita semua ya Cil” kata si kera berdoa.

“Amin,….ya sudah aku mau kembali membereskan panen ketimun pak tani, ini sudah hampir siang, nanti pak tani akan marah jika aku belum selesai.” pinta si Kancil.

Akhirnya si kera pamit kepada kancil. Dan para penghuni hutan-pun kini senang karena blog dongeng anak indonesia ini akan kembali ramai pengunjung dan mereka pun akan kembali diceritakan dalam blog dongeng ini.

Incoming search terms:

  • intrinsik dan ekstrinsik 1 buah cerita anak

Original source : Doa Para Penghuni Hutan Untuk Blog Dongeng Anak Indonesia