Dongeng Anak Indonesia – Cerita Si Kancil Dengan Seruling Ajaib

Dongeng Anak Indonesia kali ini tentang “Si Kancil dengan seruling ajaib” : Si Kancil sedang berjalan-jalan di sebuah hutan bambu yang sangat rindang, dia begitu menikmati keindahan hutan bambu yang sedang ia masuki tersebut, saking asiknya berjalan ia mencoba untuk melintasi pepohonan bambu yang ada didepannya, tapi apa yang terjadi setelah ia menerobos pohon bambu tersebut, dia malah terjepit diantara pohon-pohon bambu yang sangat sempit tersebut. “Ah, celaka aku terjepit di pohon bambu ini”, sesal kancil.

Tak jauh dari tempat si kancil, ternyata ada seekor harimau yang sedang terbuai oleh hembusan angin yang datangnya dari pepohonan bambu. Angin sepoi-sepoi membuat harimau ini menjadi sangat mengantuk, tiupan angin menerpa pohon-pohon bambu membuat suara yang merdu seperti suling dan membuat sang harimau semakin terlelap. Tetapi tak lama kemudian ia mendengar suara derit pohon bambu dimana sang kancil tadi terjepit. “Suara apa itu”?” kata sang harimau penasaran.

Akhirnya sang harimau memutuskan untuk mencari dimana sumber suara tadi berasal, ternyata tidak jauh dari tempatnya, dia melihat si kancil sedang berusaha melepaskan diri dari lilitan pohon bambu kecil yang menjepit tubuhnya. “Ah, sungguh kebetulan sekali, aku sedang lapar dan didepanku ada seekor kancil yang gemuk untuk disantap, aarrmm” si harimau sangat girang melihat ada santapan siang baginya.

Sontak si kancil kaget bukan kepalang, “Oh, harimau yang baik, jangan kau jadikan aku santapan siangmu, sebenarnya aku sedang bermain suling ajaib, jika kau ingin memainkan suling ini, aku akan mengajarimu bagaimana meniup suling ajaib ini, jika kau mau mengabulkan permintaanku”, kata si kancil harap-harap cemas.

“Baiklah, aku sangat senang mendengarkan dan ingin bermain suling ajaib itu, lalu apa permintaanmu, kancil?” tanya harimau. “Kau longgarkan bambu kecil ini yang melilitku dan kau masukkan kepalamu kesini serta julurkan lidahmu agar suara suling ajaib itu berbunyi”. Tanpa berfikir panjang lagi si harimau segera melonggarkan bambu yang melilit tubuh kancil yang kecil itu kemudian menuruti perintah si kancil. Si kancil pun terbebas.

“Nah sekarang, masukkan kepalamu dan julurkan lidahmu ke bambu itu” perintah kancil, si harimau karena ingin sekali belajar meniup suling ajaib langsung menurut perintah kancil. “jika kamu ingin suara suling itu merdu, kau harus latihan sendiri dulu, aku ingin pulang sebentar untuk minum, maklum latihannya lama sekali tadi jadi aku sangat haus”, “Yah kancil, kenapa kau tinggalkan aku, aku tidak bisa belajar sendiri nih” kata harimau memelas.

“Tenang saja, nanti aku balik lagi kok, kalau suara sulingnya kecil berarti kau harus meniup dengan kencang..jangan patah semangat yah…”. Kancilpun langsung ambil langkah seribu meninggalkan si harimau. Tinggal harimau kini terjepit di sela-sela pohon bambu. Angin bertiup kencang menerpa pohon bambu sehingga menimbulkan bunyi seperti suling “Hore..hore..aku bisa meniup suling ajaib” sorak harimau kegirangan. Dia baru sadar kini tubuhnya semakin terjepit keras oleh pohon bambu yang melilitnya.

“Ya ampun, kenapa aku bodoh sekali, ternyata bunyi suling ajaib itu adalah dari hembusan angin, bukan dari lidahku, sekarang lidahku malah terjepit bambu ini”, harimau kini berusaha melepaskan dirinya dari jepitan pohon bambu, dan setelah terlepas dia kembali lagi beristirahat.

Incoming search terms:

  • legenda si kancil dan buaya dan unsur instrinsiknya

Original source : Dongeng Anak Indonesia – Cerita Si Kancil Dengan Seruling Ajaib

Kisah Pangeran Dan Apel Ajaib

Dongeng anak Indonesia kali ini diawali cerita di sebuah kerajaan yang nan megah dan sangat indah, hiduplah seorang pangeran yang sangat tampan dan bersahaja. Si pangeran adalah putra seorang raja yang sangat arif dan bijaksana dalam memerintah rakyatnya.

Pada suatu hari si Pangeran meminta ijin kepada ayahanda-nya untuk berburu rusa di hutan yang berada di pinggir wilayah kerajaan. Sang raja mengizinkan putranya sang pangeran untuk berburu rusa ditemani oleh beberapa pengawal kerajaan, namun sang pangeran menolak untuk ditemani dengan alasan ia ingin menjadi seorang pemburu yang mandiri. Akhirnya berangkatlah sang pangeran ke dalam hutan yang berada di sebelah utara kerajaan tersebut.

Sesampainya di sana sang pangeran berhenti sejenak untuk melepaskan lelah setelah perjalanan yang panjang dari istana ke hutan tersebut.

(Dongeng anak dan cerita anak hanya di http://dongenganakindonesia1.blogspot.com)

“Hmm…udara yang segar ini membuat aku menjadi ingin tertidur sejenak di bawah pohon itu..” gumam sang pangeran, ia merasa sangat letih dan terbaring sejenak di bawah sebuah pohon apel yang sangat rindang daunnya.

Angin semilir dan bertiup sangat pelan sehingga membuat sang pangeran akhirnya tertidur pulas.

Dalam tidurnya sang pangeran bermimpi bertemu dengan seorang peri yang baik hati.

Di dalam mimpinya peri tersebut memberitahukan bahwa di dalam hutan jangan berbuat gegabah atau melakukan hal yang terlarang seperti merusak tanaman, menebang pohon dan mengganggu hewan yang ada di hutan tersebut.

Seketika sang pangeran terbangun dari mimpi pendeknya tersebut, “Ahh..ternyata aku mimpi karena sangat lelahnya..” keluh sang pangeran.

Sejenak pangeran memperhatikan pohon tempat ia beristirahat, “Ow.. buah apel yang sangat ranum sekali, membuatku ingin memetikmu…”, tak tahan menahan rasa lapar, si pangeran memetik buah apel untuk bekalnya.

(Dongeng anak dan cerita anak hanya di http://dongenganakindonesia1.blogspot.com)

Sang pangeran kemudian melanjutkan perjalanannya masuk kedalam hutan untuk berburu rusa. Ditengah perjalanan pangeran bertemu dengan seekor ular raksasa dan sangat terpaksa karena pesan peri tadi di mimpinya, si pangeran melarikan diri untuk menyelamatkan diri.

Tak Lama kemudian dia pun berjumpa dengan seekor laba-laba raksasa dan sang pangeran akhirnya bisa selamat kembali dan terus masuk kedalam hutan tersebut.

Sesampainya di tempat rusa sering muncul, ia tidak menemukan satu ekorpun rusa untuk diburu.

Akhirnya dengan sangat kesal ia kembali pulang menuju istana tanpa membawa hasil buruannya. Namun aneh yang dirasakan sang pangeran, ia merasa tersesat di dalam hutan itu, sepertinya ia hanya berkeliling dalam hutan tanpa menemukan jalan keluar dari hutan itu. Akhirnya ia beristirahat sejenak dan haripun mulai gelap.

Rasa lapar yang tak tertahankan, membuat pangeran mengeluarkan apel yang ia petik tadi, namun seketika apel tadi berubah menjadi peri yang muncul di dalam mimpi pangeran. “Wahai pangeran tampan…apakah engkau lupa akan pesanku?”. Sang pangeran sangat terkejut sekali melihat apel yang ia ingin makan berubah menjadi seorang peri.

(Dongeng anak dan cerita anak hanya di http://dongenganakindonesia1.blogspot.com)

“Oh…maafkan aku peri, pantas aku dari tadi bertemu dengan makhluk-makhluk yang sangat aneh dan tidak menemukan satupun rusa”.

“Ingatlah pesan ku, jangan kau rusak hutan ini sampai kelak kau menjadi penguasa di kerajaanmu”, pesan sang peri kepada pangeran.

Akhirnya peri menghilang dan sang pangeran menemukan jalan pulang kembali ke kerajaan.

Hikmah yang bisa diambil dari dongeng anak kali ini adalah janganlah kita merusak alam dengan cara membakar, menebang pohon di hutan sampai gundul yang pada akhirnya akan merugikan kita sampai anak cucu kita. Semoga dongeng ini bisa menginspirasi kita semua untuk terus menjaga dan melestarikan hutan di indonesia.

Terima kasih sudah membaca cerita anak di blog dongeng anak Indonesia (http://dongenganakindonesia1.blogspot.com/), semoga bermanfaat bagi anda dan buah hati anda tercinta.


Original source : Kisah Pangeran Dan Apel Ajaib

Dongeng Anak Indonesia | Cerita Si Kupik Kupu-Kupu Kecil

Dongeng anak indonesia kali ini akan bercerita tentang seekor kupu-kupu kecil yang baru saja berubah, dari yang tadinya seekor ulat menjadi kupu-kupu. Kupu-kupu kecil ini bernama Kupik. Kupik yang sebelumnya seekor ulat senang sekali bermain bola bersama teman-temannya di lapangan rumput yang hijau. Kupik si ulat sangat senang bermain bola dari pagi hari sampai petang. Baginya tak ada hari yang dilewatkan tanpa bermain bola bersama teman-temannya.kupu-kupu. Teman-teman kupik sangat kehilangan kupik yang sudah beberapa hari tidak bermain bola bersama mereka.

Ternyata si Kupik sering melamun dan termenung di rumah, akibat sekarang ia harus memiliki sepasang sayap di belakang badannya. Ibu si Kupik melihat tingkah si Kupik yang tidak seceria hari biasanya bertanya kepada si Kupik. “Kenapa kau tidak bermain bola bersama temanmu, Kupik?,” “Apa yang sedang kau pikirkan saat ini?” tanya ibu Kupik kepada Kupik yang sedang menatap langit.

“Aku heran bu, kenapa aku menjadi kupu-kupu, kenapa aku tidak menjadi ulat saja selamanya, lihat aku, Bu, kini aku tidak bisa bermain bola lagi bersama teman-temanku, karena aku harus terbang kesana kemari tanpa bola”, sedih sekali hati Kupik yang kini sudah menjadi kupu-kupu.

Mendengar perkataan Kupik, si iBu mencoba membesarkan hati si Kupik. “Kupik, kau harus bangga dengan sayapmu, kini kau bisa terbang kesana kemari dan tidak lagi berjalan dengan badanmu ketika kau masih menjadi ulat, dan pastinya sayapmu pasti akan berguna nanti”. Sang ibu menyuruh Kupik bermain bersama teman-temannya kembali.

Kupik langsung bangkit dari duduknya, ia langsung membusungkan dadanya, ia yakin kalau kini ia harus menjadi kupu-kupu yang bermanfaat bagi makhluk lain. Ia lalu pergi menemui teman-temannya yang masih duduk-duduk di pinggir lapangan.

“Hei teman-teman, kenapa kalian tidak bermain bola?” tanya si Kupik. “Kami tidak ada teman yang bisa bermain bola sepintar kau Kupik” keluh salah satu teman Kupik. “Baiklah ayo kita main bola lagi, dan kali ini aku akan bermain diatas kalian, karena aku tidak mungkin lagi bermain bola di tanah”.

Akhirnya mereka bermain bola dengan senang. Sampai pada akhirnya bola yang ditendang oleh teman Kupik sangat keras dan tersangkut di sebuah pohon yang tinggi dan tidak ada yang bisa memanjat pohon.

Si Kupik melihat bola tersangkut di pohon yang tinggi langsung terbang menuju bola tadi, dengan sedikit usaha akhirnya bola tadi berhasil diturunkan oleh si Kupik.

“Hore…hore..bolanya sudah jatuh lagi, mari kita main bola lagi” Sorak sorai teman Kupik sangat senang sekali akhirnya bisa bermain bola kembali.

“Hmm…ternyata benar apa yang dikatakan oleh ibuku, bahwa sayap ini pasti akan berguna suatu saat” gumam si Kupik bangga dengan sayap yang ia miliki saat ini.

Hikmah yang kita ambil dari dongeng anak Indonesia kali iini adalah bahwa kita harus mensyukuri oleh apa yang telah kita miliki sebagai pemberian Tuhan yang Maha Pencipta. Apa yang kita punya sesungguhnya adalah anugerah yang harus kita syukuri sebab pasti semua pasti membawa manfaat kita serta kita tidak boleh patah semangat dalam hidup ini.


Original source : Dongeng Anak Indonesia | Cerita Si Kupik Kupu-Kupu Kecil

Dongeng Anak Indonesia – Launching Blog Dongeng Anak Indonesia

Dongeng Anak Indonesia – Selamat datang di blog dongeng anak indonesia yang akan membawa putra-puti anda selalu mendapatkan keceriaan dan kegembiraan lewat dongeng-dongeng tentang anak untuk anak-anak tercinta di Indonesia. Blog ini juga akan banyak memberikan certa maupun kisah-kisah seputar dongeng anak indonesia yang pastinya akan sangat bermanfaat untuk tumbuh kembang putra-putri kita.

Sebenarnya banyak sekali cerita atau dongeng anak indonesia yang bisa kita ceritakan kepada anak-anak kita, misalnya saja kisah sikancil yang nakal suka mencuri ketimun, kemudian ada lagi kisah bawang merah dan bawang putih, lalu ada cerita rakyat indonesia yang bisa ditransformasi menjadi dongeng untuk anak, diantaranya kisah anak durhaka malin kundang dan masih banyak lagi lainnya.

Blog ini juga akan terus diupdate dengan kisah atau cerita-cerita anak bahasa inggris, dengan tujuan agar putra-putri kita bisa belajar bahasa inggris sejak dini. Kisah anak bahasa inggris tentunya akan mengadopsi kisah-kisah anak dari luar negeri yang biasa terdengar sehari-hari oleh anak kita, misalnya kisah mickey dan donald, beauty and the beast dan lain-lain.

Kemajuan serta kecanggihan bestow masa kini telah sedikit banyak membuat anak-anak menjadi terbiasa dengan teknologi baru, sehingga mereka lebih “faseh” dengan jenis mainan yang kini merambah ke kehidupan mereka, padahal banyak suri tauladan bagi kehidupan mereka kelak yang bisa diperoleh dengan banyak membaca serta mendengar dongeng anak indonesia yang syarat dengan nilai-nilai kebaikan dan kebajikan.

Semoga dengan kehadiran blog dongeng anak indonesia ini akan menambah keceriaan serta wawasan putra-putri kita serta mendorong kita sebagai orang tua untuk aktif dalam memberikan cerita-cerita positif yang memiliki nilai luhur bagi kehidupan anak indonesia kelak.


Original source : Dongeng Anak Indonesia – Launching Blog Dongeng Anak Indonesia

Kisah Pangeran Yang Sombong Dan Pangeran Baik Hati

Pada dongeng anak Indonesia kali ini, kita akan membaca sebuah dongeng anak yang bermula dari seorang pangeran yang tampan yang bakal memimpin sebuah kerajaan di negeri antah berantah. Pada suatu hari raja memanggil seluruh pegawai istana, raja ingin menyampaikan sesuatu yang barrier penting demi keutuhan kerajaan.

“Wahai para penghuni istana, hari ini aku ingin memberitahukan sesuatu kepada kalian, sesungguhnya kalian sudah mengetahui bahwa aku kini sudah mulai tua dan ingin sekali menyerahkan kekuasaanku kepada putra-ku, Pangeran Aryakusuma”, sontak para penghuni istana merasa tidak senang, karena anak raja bernama pangeran Aryakusuma akan menjadi seorang raja yang akan memimpin negeri mereka.

Sebab apa mereka tidak senang jika pangeran Aryakusuma kelak menjadi raja?, sebab pangeran Aryakusuma adalah sosok pangeran yang sombong, tinggi hati dan suka berbuat sesukanya. Banyak penghuni istana yang tidak senang dengannya, begitu juga rakyat yang tidak mau menyapa pangeran karena sering berbuat onar dan kerusakan.

Raja tidak menyebutkan bahwa selain pangeran Aryakusuma, ada anak raja dari selir raja yang sebenarnya adalah juga calon raja, namanya adalah Wiraprajakusuma. Berbeda dengan Aryakusuma, Wirapraja tampak lebih sopan, anggun dan baik hati, walau ia adalah anak dari selir, namun kepribadiannya mirip sekali dengan ayahanda paduka mulia.

Wirapraja sering membantu penduduk yang sedang kesusahan, mau bergaul dan suka menolong rakyat kecil. Rakyat lebih sering melihat Wirapraja berada di tengah-tengah masyarakat membantu dan menolong semua kegiatan yang ada di seluruh pelosok kerajaan. Sedangkan Aryakusuma sering menghabiskan waktu untuk berjudi, mabuk-mabukan dan sering membuat keonaran.

Akhirnya waktu yang telah ditentukan telah tiba. Sang Raja akan mengumumkan siapa yang akan menjadi penggantinya nanti. Seluruh rakyat dari penjuru kerajaan dikumpulkan di alun-alun untuk mendengarkan pengumuman yang akan sangat berarti pada hari itu.

“Wahai rakyat-ku, aku akan mengumumkan kepada kalian bahwa aku akan mundur dari tampuk kekuasaan-ku dan aku telah menunjuk siapa yang akan menggantikan aku sebagai raja”, seluruh rakyat diam membisu, tak sabar ingin tahu siapa yang akan menjadi raja kelak.

“Aku sudah memilih Wiraprajakusuma sebagai pengganti ku”.

“Horeee…horee…horee..” rakyat sangat senang mendengarkan pengumuman raja. Kini Wiraprajakusuma telah menjadi seorang raja di kerajaan akibat dari perbuatan dan sikap yang baiknya, sehingga walau ia seorang anak dari selir raja, namun ia berhasil membuat raja memilih dia sebagai penggantinya.

Hikmah dari dongeng anak Indonesia kali ini adalah, janganlah kita merasa minder walau kita tidak memiliki apa-apa, tapi berbuat baiklah sebab dengan kebaikan itu kita tertolong kelak di kemudian hari.


Original source : Kisah Pangeran Yang Sombong Dan Pangeran Baik Hati

Bagaimana membuat anak-anak senang mendengarkan dongeng.

Saat ini anak-anak memiliki banyak aktifitas mulai dari bangun pagi sampai mereka tidur dimalam hari. Namun banyak orang tua yang tidak memiliki cukup banyak waktu untuk meluangkan waktu untuk menceritakan dongeng anak sebelum mereka tidur atau ketika mereka sedang bermain. Menceritakan dongeng adalah hal yang barrier penting agar anak memiliki daya peka terhadap lingkungannya. Dengan mendengarkan cerita dari kisah yang menarik dapat membuat anak mengembangkan daya hayal dan fikirannya.

Jika anda memiliki anak yang berusia dibawah lima tahun atau lebih, sebaiknya anda harus bisa menceritakan dongeng anak dengan sempurna ketika mereka sedang bermain. Dengan menceritakan dongeng kita juga bisa membuat hubungan antara orang tua dan anak menjadi lebih dekat dan lebih harmonis lagi. Anak yang sering mendengarkan dongeng dari orang tuanya juga akan menyayangi orang tua mereka dan lebih merasa dekat dengan apa yang telah diceritakan kepada mereka. Jadi akan banyak sekali manfaat yang akan kita peroleh dari bercerita kepada anak.

Jika kita sebagai orang tua mau meluangkan waktu sekitar 30 menit sampai 1 jam, maka kita bisa melatih daya ingat otak anak kita dengan menceritakan dongeng yang bisa kita ingat. Sekarang saya tanya kepada anda, apakah anda tidak ingat ada 1 atau lebih cerita atau dongeng yang pernah anda dengar dari orang tua kita sendiri?, pasti ada dan sebenarnya itulah modal kita sebagai orang tua untuk menceritakannya kembali kepada anak kita.

Sekarang adalah bagaimana membuat anak-anak senang mendengarkan dongeng dan tidak merasa bosan. Rahasianya adalah dengan menjaga rhythm dalam bercerita serta intonasi dan memiliki penguasaan teknik dalam mendongeng. Menceritakan dongeng kepada anak-anak tidak seperti anda sedang memberikan kuliah kepada mahasiswa di universitas, akan tetapi bercerita kepada anak harus mengandung rasa kasih sayang dan tulus dalam memberikan informasi kebaikan dalam hidup.

Jika anda bercerita dengan jenaka dan lucu serta tulus dalam menceritakan dongeng kepada anak, saya yakin anak anda pasti akan lebih menyayangi dan mencintai anda, sebab dengan logat serta mimik anda dalam bercerita mereka akan lebih ingat anda daripada dongeng yang anda bawakan kepada mereka. Namun perhatikan waktu yang tepat jika anda ingin menceritakan dongeng kepada anak anda, waktu yang barrier pas untuk menceritakan dongeng adalah waktu ketika mereka ingin pergi tidur.


Original source : Bagaimana membuat anak-anak senang mendengarkan dongeng.

Dongeng Anak Indonesia – Kisah si Badu Anak Rajin

Dongeng anak indonesia kali ini akan menceritakan tentang si badu anak yang pintar. Dikisahkan ada seorang anak yang bernama badu, dia lahir dari keluarga yang tidak mampu. Namun ketidakmampuan orangtuanya tidak membuat badu patah semangat, walau dia putus sekolah namun ia tetap belajar dan membaca buku yang diberikan dari teman-temannya disela-sela ia menggembala kambing.

Pada suatu hari Badu sedang menjaga kambing-kambingnya di padang rumput yang sangat luas di dekat pinggir hutan. Sambil membaca buku, Badu sesekali melihat kambingnya yang sedang memakan rumput.

Kemudian datanglah seorang kakek tua yang menghampiri Badu seraya bertanya, “Cucu, bolehkah kakek menumpang duduk dibawah pohon ini?” tanya sang kakek kepada Badu, “Silahkan saja kek,” jawab Badu.

Lalu kakek itu memperhatikan Badu yang sedang asik membaca buku sambil memegangi seruling.”Aapakah kau tidak sekolah, nak?” Tanya kakek itu lagi. “Tidak kek, aku hanya belajar dari buku-buku yang dipinjamkan dari teman-temanku”, jawab si Badu.

Si kakek sangat terharu dengan perjuangan si Badu, selain pandai dia juga mau mencari nafkah untuk membantu orangtuanya yang kesusahan.

Badu kemudian menceritakan bahwa ia mengembalakan domba dan kambing milik orang lain karena ia ingin sukses dan menjadi orang pintar ketika ia dewasa nanti.

Si kakek sangat senang sekali mendengar cerita si Badu, kemudian dia berdiri sambil berkata. “Nak, kau akan sukses ketika engkau menjadi dewasa, ketahuilah dengan belajar yang tekun kau akan menjadi orang pintar”. Kemudian si kakek pamit untuk melanjutkan perjalanannya.

Keesokkan harinya, si Badu hendak berangkat untuk memotong rumput untuk makan ternak gembala-nya. Tiba-tiba Ibu Badu berteriak, “Badu…Badu, sini nak”. Badu segera menghampiri ibunya. “Ada apa, bu?” tanya si Badu keheranan.”Engkau diterima disekolah, nak”, kata ibunya sambil mengeluarkan air mata dari sela matanya yang sudah mulai keriput.

“Sekolah?, sekolah dimana bu?” Badu makin heran, “Tadi pagi ada yang mengantarkan surat ini kepada ibu, tapi ibu tidak bisa baca, kata yang mengantarkan surat ini, kau diterima bersekolah”.

Lalu mereka bergegas menuju sekolah, disana mereka bertemu dengan kepala sekolah. Alangkah terkejutnya Badu ketika kepala sekolah itu adalah kakek yang ia jumpai di padang rumput kemarin.

Akhirnya Badu senang sekali bisa sekolah, dan ia menjadi anak yang pintar dan sering juara kelas. Nah hikmah dongeng anak indonesia kali ini adalah belajar lah yang giat dan jangan putus asa, sebab jika kita mau usaha maka Tuhan akan menunjukkan jalannya.

Incoming search terms:

  • cerita anak islami bergambar
  • cerita anak muslim bergambar
  • cerita anak paud
  • cerita lucu buat anak tk
  • cerita untuk anak tk
  • ceruta lucu untuk anak tj
  • dongeng anak islami tentang puasa
  • Isi ceritra ttg anak yg pintar utk anak tk

Original source : Dongeng Anak Indonesia – Kisah si Badu Anak Rajin

Dongeng Anak Indonesia | Kisah Kupu-kupu dan Burung Elang Sombong

Dongeng Anak Indonesia kali ini bercerita tentang seekor burung elang yang sangat sombong dan seekor kupu-kupu yang sedang mencari makan ditengah hutan. Suatu ketika si kupu-kupu masuk kedalam hutan tanpa disengaja karena dia sibuk mencari bunga untuk dihisap sari bunganya. Sesampai di dalam hutan si kupu-kupu merasa lelah dan hinggap disebuah tangkai pohon yang besar.
kupu-kupu sedang apa kau disini, bukankah seharusnya kau ada di taman bunga?”, si kupu kupu sangat kaget mendengar suara lengkingan burung elang. “Ya aku tidak bisa menemukan bunga yang seharusnya aku hisap hari ini”.

“Haahha…memang kau makhluk kecil yang tidak berguna, masak cuma mencari bunga saja kau tidak becus”, Kata si burung elang dengan sangat sombongnya. “Bukan aku tidak becus, aku hanya tersesat karena tadi aku terbawa angin yang sangat kencang”, bela si kupu-kupu.

“Lihatlah diriku, aku terbang dengan sangat tinggi, membelah awan dan angin diatas hutan, dan aku sanggup melihat benda kecil dari atas langit”, sekali lagi burung elang berkata dengan sombongnya.

“Baiklah engkau memang makhluk yang sangat hebat, tidak seperti aku, aku kecil dan sayapku sangat tipis sekali”, kata si kupu-kupu sambil pergi berlalu dari si burung elang yang sombong itu.

Si kupu-kupu melanjutkan perjalanannya untuk mencari bunga, namun tidak berapa lama, ia di kejutkan oleh suara benda jatuh dari langit.”Buuuuummmmmm…..”, ” Hah, suara apa itu”, si kupu-kupu lalu mencari dari mana suara itu berasal. Ternyata suara itu adalah suara si burung elang yang jatuh ketika sedang terbang di atas hutan.

“Tolong…tolongg….” rintih si burung elang kesakitan, “Hah, engkau burung elang yang tadi?, kenapa kau terjatuh?, apakah kau tadi bilang kau sangat pandai terbang?, tanya kupu-kupu. “Memang aku tadi berkata demikian, tetapi ketika aku terbang setelah bertemu dengan kau, tiba-tiba ada busur panah dari pemburu hutan yang nyaris melukai sayapku, dan aku tidak bisa terbang dengan baik.”

Akhirnya si burung elang menyadari kalau dia sangat sombong dan angkuh dihadapan si kupu-kupu yang kecil, akan tetapi sangat besar sekali jasa kupu-kupu dalam sistem lingkungan hidup kita. Nah Hikmah dongeng anak indonesia kali ini adalah janganlah kita menyombongkan diri kita dengan apa yang kita miliki saat ini, bersikaplah rendah hati dan baik sesama makhluk hidup yang lain.

Incoming search terms:

  • cerita fabel kupu
  • cerita kupu-kupu berhati mulia tentang teks fabel
  • fabel yang berjudul Kupu-kupu berhati mulia
  • tema dari cerita kupu kupu berhati mulia
  • unsur intrinsik kupu-kupu berhayi mulia

Original source : Dongeng Anak Indonesia | Kisah Kupu-kupu dan Burung Elang Sombong

Dongeng Anak Indonesia | Kisah Monyet Yang Rakus

Dongeng Anak Indonesia bermula dari seekor monyet yang terkenal licik dan sangat rakus. Sehingga banyak hewan hutan lainnya yang sangat terganggu akan sifat dari si monyet yang sering mengganggu dan membuat onar. Apabila ada hewan lain yang sedang memakan santapannya, si monyet langsung merebut dan mengambil makanan hewan lain tersebut. Si monyet juga terkenal licik, tak jarang hewan lain yang tertipu akibat akal bulus si monyet.
perangkap untuk menjebak monyet, si pemburu kemudian bersembunyi dibalik pohon dan mengamati perangkapnya dari kejauhan sambil bersantai-santai. Setelah beberapa ia menunggu akhirnya datanglah seekor kura-kura yang berjalan lambat melewati perangkap tersebut.

“Hmm..banyak sekali makanan disini”, kura-kura melihat ada banyak makanan yang tersedia di jalan yang dilewatinya. Namun ia tak sadar bahwa ada tali yang sudah menjerat kakinya. “Oh gawat ternyata ini adalah jebakan”, si kura-kura hanya terdiam menyesali kalau ia sudah masuk perangkap si pemburu.

Tak lama kemudian datanglah monyet menghampiri si kura-kura tersebut. “Hai, kura-kura kau sedang pesta besar yah?”, ternyata si monyet mengira kalau si kura-kura sedang pesta makanan. Melihat si monyet datang, si kura-kura sangat senang, berharap ia bisa bebas dari perangkap.

“Hai monyet, senang aku melihat kau datang, mari bergabung dengan ku.” Ajak si kura-kura. Monyet yang melihat makanan yang berlimpah langsung turun dari pohon. “Tapi monyet…sebelum kau berpesta, ijinkan aku untuk mengambil minuman yang segar untuk mu, aku lupa membawakannya untuk mu”, kata si kura-kura.”sebelumnya bisakah kau melepaskan tali ini?”.

Mendengar si kura-kura akan membawakan minuman segar, monyet meng-iyakan permintaan kura-kura, dan ia pun melepaskan tali tersebut. “Sekarang kau ikat tali ini agar, makanan-makanan ini tidak diambil oleh hewan lain”. Kata si kura-kura. Memang dasar monyet sangat rakus, ia pun segera mengikat kedua kakinya dengan tali jebakan itu, berharap tidak ada hewan lain yang mengambil makanan yang ada dihadapannya.

Akhirnya si kura-kura lepas dan bebas dari perangkap tersebut, tinggalah si monyetyang sedang memakan dengan lahap semua makanan yang ada di perangkap tersebut.

Akhirnya si pemburu melihat ada monyet yang sudah berada di dalam jebakannya. maka dengan mudahnya si monyet tertangkap dan dan dibawa pulang oleh si pemburu tadi.

Hikmah dongeng anak indonesia kali ini, janganlah kita menjadi rakus dan tamak, sebab dengan ketamakan akan membawa kita kepada jurang kehancuran. Bersikaplah adil dan jujur kepada kehidupan ini, maka kita akan selamat dan bahagia.

Incoming search terms:

  • cerita pendek fabel di upin ipin
  • cerita fabel singkat upin dan ipin
  • cerpen fabel dengan judul kera yang rakus
  • dongeng singkat si monyet yang nakal
  • kisah sang kancil dan anjing pemburu dengan penulis dan penerbit
  • penulis dan penerbit dongeng kura-kura dan monyet

Original source : Dongeng Anak Indonesia | Kisah Monyet Yang Rakus

Dongeng Anak Penggembala Dan Serigala (Versi 2)

Dongeng anak penggembala dan serigala kali ini berbeda dengan dongeng anak penggembala dan serigala pada versi sebelumnya, nah kali ini dongeng anak indonesia ingin menyajikan kembali versi yang berbeda tentang dongeng anak penggembala dan serigala yang ceritanya sangat berguna sekali untuk kita semua. Di suatu perbukitan dekat dengan sebuah desa yang indah sekali pemandangannya, ada seorang bocah yang sedang menggembalakan ternak dombanya. Mungkin karena sangat sepi, akhirnya timbul ide nakalnya.
anak penggembala kemudian berteriak minta tolong kepada warga desa, “Tolong..tolong ada serigala..ada serigala !”, kemudian tak lama kemudian warga desa berduyung-duyung mendatangi si Anak penggembala dan menanyakan dimana serigala itu berada. “Maaf tadi aku hanya bermimpi, tadi aku bermimpi bertemu dengan serigala dan memakan semua domba yang sedang aku gembalakan. Tak lama kemudian warga kembali masuk kedalam desa dan pulang kedalam rumahnya masing-masing.

“Hehe…wah asik juga yah, berteriak minta tolong dan semua warga desa datang menghampiri aku”. Si anak penggembala sangat senang bisa mendatangkan semua warga desa datang menghampirinya, walaupun tidak ada kejadian apa-apa yang terjadi terhadap dirinya dan ternak gembalanya.

Keesokkan harinya, si anak penggembala kembali melakukan hal yang sama seperti yang ia kerjakan kemarin, ia berteriak-teriak minta tolong kepada warga desa karena ada segerombolan serigala yang datang ingin memakan ternak yang sedang ia gembalakan. Si anak gembala berkilah kalau dia cuma bermimpi dalam tidur siangnya.

Namun karena tidak ada apa-apa yang terjadi, para warga desa kembali lagi ke rumah mereka masing-masing. Kepala desa menghampiri si anak penggembala dan memperingatkan kepadanya, bahwa jangan tertidur kalau sedang menggembalakan ternak di padang rumput yang luas, karena bisa saja ternak dombanya dimakan oleh serigala tanpa sepengetahuan si anak penggembala.

Hari berlalu, kali ini si anak penggembala tertidur pulas di bawah pohon yang sangat rindang. Karena tertidur pulas, tidak terasa kalau kawanan serigala sudah mengintai ternak gembalanya dari kejauhan. Dan tanpa kesulitan mereka masuk kedalam kerumunan ternak gembala dan memangsa domba-domba yang sedang memakan rumput.

Si Anak gembala terbangun dan melihat hewan ternaknya sudah banyak yang mati dimakan oleh serigala, tinggal beberapa saja yang masih dikejar-kejar oleh serigala. “Tolongg…tolongg…ada serigala memakan dombaku..!!, Tolongg!”, si anak penggembala berteriak sekeras-kerasnya berharap warga desa datang dan menghalau para serigala tersebut.

Namun malang nasib si anak penggembala, merasa dipermainkan olehnya para warga desa tidak ada yang datang menolong si anak penggembala yang ternaknya sudah banyak yang dimakan oleh serigala. Akhirnya ternak si anak penggembala habis di santap oleh gerombolan serigala tersebut.

Hikmah dongeng anak indonesia kali ini adalah jangan pernah kita mempermainkan orang lain dan kepercayaan yang diberikan kepada kita seperti dongeng anak penggembala dan serigala kali ini. Sekali kita menodai kepercayaan orang, sangat susah sekali untuk memperbaikinya.

Incoming search terms:

  • cerita dongeng tentang Barbie Duyung

Original source : Dongeng Anak Penggembala Dan Serigala (Versi 2)