Dongeng Anak Indonesia – Kisah si Badu Anak Rajin

Dongeng anak indonesia kali ini akan menceritakan tentang si badu anak yang pintar. Dikisahkan ada seorang anak yang bernama badu, dia lahir dari keluarga yang tidak mampu. Namun ketidakmampuan orangtuanya tidak membuat badu patah semangat, walau dia putus sekolah namun ia tetap belajar dan membaca buku yang diberikan dari teman-temannya disela-sela ia menggembala kambing.

Pada suatu hari Badu sedang menjaga kambing-kambingnya di padang rumput yang sangat luas di dekat pinggir hutan. Sambil membaca buku, Badu sesekali melihat kambingnya yang sedang memakan rumput.

Kemudian datanglah seorang kakek tua yang menghampiri Badu seraya bertanya, “Cucu, bolehkah kakek menumpang duduk dibawah pohon ini?” tanya sang kakek kepada Badu, “Silahkan saja kek,” jawab Badu.

Lalu kakek itu memperhatikan Badu yang sedang asik membaca buku sambil memegangi seruling.”Aapakah kau tidak sekolah, nak?” Tanya kakek itu lagi. “Tidak kek, aku hanya belajar dari buku-buku yang dipinjamkan dari teman-temanku”, jawab si Badu.

Si kakek sangat terharu dengan perjuangan si Badu, selain pandai dia juga mau mencari nafkah untuk membantu orangtuanya yang kesusahan.

Badu kemudian menceritakan bahwa ia mengembalakan domba dan kambing milik orang lain karena ia ingin sukses dan menjadi orang pintar ketika ia dewasa nanti.

Si kakek sangat senang sekali mendengar cerita si Badu, kemudian dia berdiri sambil berkata. “Nak, kau akan sukses ketika engkau menjadi dewasa, ketahuilah dengan belajar yang tekun kau akan menjadi orang pintar”. Kemudian si kakek pamit untuk melanjutkan perjalanannya.

Keesokkan harinya, si Badu hendak berangkat untuk memotong rumput untuk makan ternak gembala-nya. Tiba-tiba Ibu Badu berteriak, “Badu…Badu, sini nak”. Badu segera menghampiri ibunya. “Ada apa, bu?” tanya si Badu keheranan.”Engkau diterima disekolah, nak”, kata ibunya sambil mengeluarkan air mata dari sela matanya yang sudah mulai keriput.

“Sekolah?, sekolah dimana bu?” Badu makin heran, “Tadi pagi ada yang mengantarkan surat ini kepada ibu, tapi ibu tidak bisa baca, kata yang mengantarkan surat ini, kau diterima bersekolah”.

Lalu mereka bergegas menuju sekolah, disana mereka bertemu dengan kepala sekolah. Alangkah terkejutnya Badu ketika kepala sekolah itu adalah kakek yang ia jumpai di padang rumput kemarin.

Akhirnya Badu senang sekali bisa sekolah, dan ia menjadi anak yang pintar dan sering juara kelas. Nah hikmah dongeng anak indonesia kali ini adalah belajar lah yang giat dan jangan putus asa, sebab jika kita mau usaha maka Tuhan akan menunjukkan jalannya.

Incoming search terms:

  • cerita anak TK tema binatang
  • contoh cerita anak tk
  • dongeng anak dialog dengan 4 orang
  • kumpulan cerita anak sholeh
  • teks cerita anak islami

Original source : Dongeng Anak Indonesia – Kisah si Badu Anak Rajin

Dongeng Anak Indonesia | Kisah Kupu-kupu dan Burung Elang Sombong

Dongeng Anak Indonesia kali ini bercerita tentang seekor burung elang yang sangat sombong dan seekor kupu-kupu yang sedang mencari makan ditengah hutan. Suatu ketika si kupu-kupu masuk kedalam hutan tanpa disengaja karena dia sibuk mencari bunga untuk dihisap sari bunganya. Sesampai di dalam hutan si kupu-kupu merasa lelah dan hinggap disebuah tangkai pohon yang besar.
kupu-kupu sedang apa kau disini, bukankah seharusnya kau ada di taman bunga?”, si kupu kupu sangat kaget mendengar suara lengkingan burung elang. “Ya aku tidak bisa menemukan bunga yang seharusnya aku hisap hari ini”.

“Haahha…memang kau makhluk kecil yang tidak berguna, masak cuma mencari bunga saja kau tidak becus”, Kata si burung elang dengan sangat sombongnya. “Bukan aku tidak becus, aku hanya tersesat karena tadi aku terbawa angin yang sangat kencang”, bela si kupu-kupu.

“Lihatlah diriku, aku terbang dengan sangat tinggi, membelah awan dan angin diatas hutan, dan aku sanggup melihat benda kecil dari atas langit”, sekali lagi burung elang berkata dengan sombongnya.

“Baiklah engkau memang makhluk yang sangat hebat, tidak seperti aku, aku kecil dan sayapku sangat tipis sekali”, kata si kupu-kupu sambil pergi berlalu dari si burung elang yang sombong itu.

Si kupu-kupu melanjutkan perjalanannya untuk mencari bunga, namun tidak berapa lama, ia di kejutkan oleh suara benda jatuh dari langit.”Buuuuummmmmm…..”, ” Hah, suara apa itu”, si kupu-kupu lalu mencari dari mana suara itu berasal. Ternyata suara itu adalah suara si burung elang yang jatuh ketika sedang terbang di atas hutan.

“Tolong…tolongg….” rintih si burung elang kesakitan, “Hah, engkau burung elang yang tadi?, kenapa kau terjatuh?, apakah kau tadi bilang kau sangat pandai terbang?, tanya kupu-kupu. “Memang aku tadi berkata demikian, tetapi ketika aku terbang setelah bertemu dengan kau, tiba-tiba ada busur panah dari pemburu hutan yang nyaris melukai sayapku, dan aku tidak bisa terbang dengan baik.”

Akhirnya si burung elang menyadari kalau dia sangat sombong dan angkuh dihadapan si kupu-kupu yang kecil, akan tetapi sangat besar sekali jasa kupu-kupu dalam sistem lingkungan hidup kita. Nah Hikmah dongeng anak indonesia kali ini adalah janganlah kita menyombongkan diri kita dengan apa yang kita miliki saat ini, bersikaplah rendah hati dan baik sesama makhluk hidup yang lain.

Incoming search terms:

  • cerita burung elang yang sombong
  • cerita dongeng anak kecil berbahasa jawa
  • dongeng fabel tentang lingkungan
  • Fabel burung merak dalam bahasa inggris
  • kumpulan dongeng singkat / pendek (bhs jawa)
  • legenda pendek tentang lingkungan alam
  • naskah drama fabel bertema lingkungan

Original source : Dongeng Anak Indonesia | Kisah Kupu-kupu dan Burung Elang Sombong

Dongeng Anak Indonesia | Kisah Monyet Yang Rakus

Dongeng Anak Indonesia bermula dari seekor monyet yang terkenal licik dan sangat rakus. Sehingga banyak hewan hutan lainnya yang sangat terganggu akan sifat dari si monyet yang sering mengganggu dan membuat onar. Apabila ada hewan lain yang sedang memakan santapannya, si monyet langsung merebut dan mengambil makanan hewan lain tersebut. Si monyet juga terkenal licik, tak jarang hewan lain yang tertipu akibat akal bulus si monyet.
perangkap untuk menjebak monyet, si pemburu kemudian bersembunyi dibalik pohon dan mengamati perangkapnya dari kejauhan sambil bersantai-santai. Setelah beberapa ia menunggu akhirnya datanglah seekor kura-kura yang berjalan lambat melewati perangkap tersebut.

“Hmm..banyak sekali makanan disini”, kura-kura melihat ada banyak makanan yang tersedia di jalan yang dilewatinya. Namun ia tak sadar bahwa ada tali yang sudah menjerat kakinya. “Oh gawat ternyata ini adalah jebakan”, si kura-kura hanya terdiam menyesali kalau ia sudah masuk perangkap si pemburu.

Tak lama kemudian datanglah monyet menghampiri si kura-kura tersebut. “Hai, kura-kura kau sedang pesta besar yah?”, ternyata si monyet mengira kalau si kura-kura sedang pesta makanan. Melihat si monyet datang, si kura-kura sangat senang, berharap ia bisa bebas dari perangkap.

“Hai monyet, senang aku melihat kau datang, mari bergabung dengan ku.” Ajak si kura-kura. Monyet yang melihat makanan yang berlimpah langsung turun dari pohon. “Tapi monyet…sebelum kau berpesta, ijinkan aku untuk mengambil minuman yang segar untuk mu, aku lupa membawakannya untuk mu”, kata si kura-kura.”sebelumnya bisakah kau melepaskan tali ini?”.

Mendengar si kura-kura akan membawakan minuman segar, monyet meng-iyakan permintaan kura-kura, dan ia pun melepaskan tali tersebut. “Sekarang kau ikat tali ini agar, makanan-makanan ini tidak diambil oleh hewan lain”. Kata si kura-kura. Memang dasar monyet sangat rakus, ia pun segera mengikat kedua kakinya dengan tali jebakan itu, berharap tidak ada hewan lain yang mengambil makanan yang ada dihadapannya.

Akhirnya si kura-kura lepas dan bebas dari perangkap tersebut, tinggalah si monyetyang sedang memakan dengan lahap semua makanan yang ada di perangkap tersebut.

Akhirnya si pemburu melihat ada monyet yang sudah berada di dalam jebakannya. maka dengan mudahnya si monyet tertangkap dan dan dibawa pulang oleh si pemburu tadi.

Hikmah dongeng anak indonesia kali ini, janganlah kita menjadi rakus dan tamak, sebab dengan ketamakan akan membawa kita kepada jurang kehancuran. Bersikaplah adil dan jujur kepada kehidupan ini, maka kita akan selamat dan bahagia.

Incoming search terms:

  • cerita anak nakal beserta amanatnya
  • Cerita fabel monyet dan kura kura dalam bahasa inggris beserta artinya
  • dongeng bahasa banjar warik dan kura kura
  • dongeng monyet dan kura-kura dalam bahasa sunda
  • dongeng tentang binatang yang cerdik dan licik besrta orientasi komplikasi resolusi

Original source : Dongeng Anak Indonesia | Kisah Monyet Yang Rakus

Dongeng Anak Indonesia |Dongeng Anak Penjual Es Dan Impiannya

Dongeng anak kali ini bercerita tentang seorang anak penjual es yang sehari-harinya menjual es berkeliling kampung sampai dia harus menaiki kereta agar bisa menjual habis es yang ia bawa. Biasanya sehabis sekolah ia bergegas menuju rumah agen yang menyediakan es untuk dijajakan kembali oleh para pengecer. nanti para pengecer akan mendapatkan bagian upah dari hasil dagangannya. buah es teh manis yang dibungkus dalam plastik dihargai Rp. 20. Kemudian iis menjual teh manis tersebut seharga Rp. 25, jadi untung yang didapat setiap teh manis adalah Rp. 5. “Hmm..lumayan” gumamnya.

Dengan penuh semangat, iis siap membawa 2 termos es yang berisi 50 teh manis yang siap dijajakan pada siang hari setelah ia pulang sekolah.

Perjalan berdagang es keliling ia lakukan dengan senang hati, mulai dari masuk gang keluar gang, dari satu kampung ke kampung yang lain, yang barrier ia suka dalam berdagang es teh manis adalah ketika ia mendapat uang dari pembeli dan mengembalikan jika ada uang lebih. Dalam benaknya ia ingin memiliki sebuah toko, dimana toko tersebut ia mengelola dengan baik dan memiliki banyak pelanggan serta relasi bisnis.

Sejak itulah ia mulai berfikir, “Bagaimana caranya aku bisa mendapatkan banyak uangdari berdagang atau berbisnis?”, kemudian banyak hal yang ia lakukan agar ia bisa mendapatkan uang dengan cara yang halal dan baik.

Kakanya pernah berjualan juga, ia sering belajar dari kakaknya. Sekali waktu kakaknya berjualan petasan dan ia disuruh untuk menjaga konter petasan milik kakaknya, namun orang tuanya melarang untuk berjualan yang bisa membahayakan orang lain.

Pernah pula ia mencoba berjualan koran dan menjadi penjaga toko milik saudaranya. Semua itu ia lakukan untuk belajar bagaimana menjadi seorang pemilik bisnis kelak dikemudian hari.

Impiannya menjadi seorang pemilik usahakemudian ia teruskan seiring dengan berjalannya waktu. Ia tetap bersekolah dan akhirnya bisa bekerja pada sebuah perusaahan. Namun cita-cita masa kecilnya tidak hilang dari hidupnya, ia terus berusaha agar bisa menjadi pemilik usaha.

Dengan dana terbatas, banyak hal yang ia lakukan untuk terus berusaha mendapatkan uang tambahan. Dengan bekal proses belajar yang ia miliki akhirnya semua ilmu tentang bagaimana mendapatkan uang bisa ia dapatkan. Sekarang ia sudah memiliki sebuah toko online yang sudah terkenal.

Hikmah dongeng anak indonesia kali ini adalah janganlah berhenti bermimpi. Mimpi kita di masa kanak-kanak adalah hal yang terindah yang bisa kita miliki agar menjadi pemicu semangat di masa depan. Dan jangan berhenti untuk belajar kehidupan. Banyak sekali yang harus kita pelajari dari orang-orang disekeliling kita agar bisa membawa kita menjadi orang yang bermartabat.


Original source : Dongeng Anak Indonesia |Dongeng Anak Penjual Es Dan Impiannya

Dongeng Anak Penggembala Dan Serigala (Versi 2)

Dongeng anak penggembala dan serigala kali ini berbeda dengan dongeng anak penggembala dan serigala pada versi sebelumnya, nah kali ini dongeng anak indonesia ingin menyajikan kembali versi yang berbeda tentang dongeng anak penggembala dan serigala yang ceritanya sangat berguna sekali untuk kita semua. Di suatu perbukitan dekat dengan sebuah desa yang indah sekali pemandangannya, ada seorang bocah yang sedang menggembalakan ternak dombanya. Mungkin karena sangat sepi, akhirnya timbul ide nakalnya.
anak penggembala kemudian berteriak minta tolong kepada warga desa, “Tolong..tolong ada serigala..ada serigala !”, kemudian tak lama kemudian warga desa berduyung-duyung mendatangi si Anak penggembala dan menanyakan dimana serigala itu berada. “Maaf tadi aku hanya bermimpi, tadi aku bermimpi bertemu dengan serigala dan memakan semua domba yang sedang aku gembalakan. Tak lama kemudian warga kembali masuk kedalam desa dan pulang kedalam rumahnya masing-masing.

“Hehe…wah asik juga yah, berteriak minta tolong dan semua warga desa datang menghampiri aku”. Si anak penggembala sangat senang bisa mendatangkan semua warga desa datang menghampirinya, walaupun tidak ada kejadian apa-apa yang terjadi terhadap dirinya dan ternak gembalanya.

Keesokkan harinya, si anak penggembala kembali melakukan hal yang sama seperti yang ia kerjakan kemarin, ia berteriak-teriak minta tolong kepada warga desa karena ada segerombolan serigala yang datang ingin memakan ternak yang sedang ia gembalakan. Si anak gembala berkilah kalau dia cuma bermimpi dalam tidur siangnya.

Namun karena tidak ada apa-apa yang terjadi, para warga desa kembali lagi ke rumah mereka masing-masing. Kepala desa menghampiri si anak penggembala dan memperingatkan kepadanya, bahwa jangan tertidur kalau sedang menggembalakan ternak di padang rumput yang luas, karena bisa saja ternak dombanya dimakan oleh serigala tanpa sepengetahuan si anak penggembala.

Hari berlalu, kali ini si anak penggembala tertidur pulas di bawah pohon yang sangat rindang. Karena tertidur pulas, tidak terasa kalau kawanan serigala sudah mengintai ternak gembalanya dari kejauhan. Dan tanpa kesulitan mereka masuk kedalam kerumunan ternak gembala dan memangsa domba-domba yang sedang memakan rumput.

Si Anak gembala terbangun dan melihat hewan ternaknya sudah banyak yang mati dimakan oleh serigala, tinggal beberapa saja yang masih dikejar-kejar oleh serigala. “Tolongg…tolongg…ada serigala memakan dombaku..!!, Tolongg!”, si anak penggembala berteriak sekeras-kerasnya berharap warga desa datang dan menghalau para serigala tersebut.

Namun malang nasib si anak penggembala, merasa dipermainkan olehnya para warga desa tidak ada yang datang menolong si anak penggembala yang ternaknya sudah banyak yang dimakan oleh serigala. Akhirnya ternak si anak penggembala habis di santap oleh gerombolan serigala tersebut.

Hikmah dongeng anak indonesia kali ini adalah jangan pernah kita mempermainkan orang lain dan kepercayaan yang diberikan kepada kita seperti dongeng anak penggembala dan serigala kali ini. Sekali kita menodai kepercayaan orang, sangat susah sekali untuk memperbaikinya.

Incoming search terms:

  • cerita 7duyung
  • contoh story telling tentang upinipin
  • contoh teks narrative penggembala
  • Dialog upin ipin tentang pengembala biri biri dan serigala
  • dongeng serigala dan penggembala kambing ku basa sunda sing kat
  • teks drama upin dan ipin pengembala biri biri

Original source : Dongeng Anak Penggembala Dan Serigala (Versi 2)

Dongeng Anak Indonesia | Gadis Bisu Penjual Bunga Yang Baik Hati

Dongeng anak kali ini bermula dari sebuah kota yang sangat terpencil di suatu kerajaan antah berantah. Kota kecil itu dihuni oleh beberapa kepala keluarga yang sangat menghormati satu sama lainnya. Di sebuah sudut kota, tampak seorang gadis penjual bunga sedang membereskan bunga-bunga jualannya yang kelihatan sangat segar-segar dan mengeluarkan wangi harum di pagi hari. Banyak orang yang senang lewat toko bunga si gadis itu. Si gadis hanya bisa senyum kepada orang yang lewat tokonya. Terkadang si gadis memberikan bunga secara cuma-cuma kepada semua orang di pagi hari.pangeran mengetahui keberadaan gadis bisu penjual bunga tersebut.

Ternyata si gadis bisu penjual bunga sedang menangis di sebuah pusara tua yang ternyata pusara itu adalah tempat peristirahatan kedua orang tuanya, oh sangat sedih sang pangeran melihat gadis itu, dia ternyata seorang yatim piatu yang tidak memiliki orang tua.

Sang pangeran tahu betapa pedih penderitaan yang dialami oleh si gadis namun ternyata dalam keseharian si gadis tidak memperlihatkan raut sedih dalam kegiatannya sehari-hari menjual bunga. Sang Pangeran tertegun dengan kedamaian hati sang gadis. Betapa banyak orang-orang di negeri ini yang sudah melupakan senyuman dalam menjalani hidup ini. Kebaikan hati dan keteguhan si gadis akhirnya meluluhkan hati pangeran. Akhirnya sang pangeran melamar putri kemudian dibawanya ke istana.

Hikmah dongeng anak indonesia kali ini adalah janganlah kita selalu bermuram durja, memasang wajah sedih dan tidak simpatik kepada orang lain. Senyuman adalah sebuah bentuk bahwa kita memandang hidup ini secara positif dan selalu bersemangat.


Original source : Dongeng Anak Indonesia | Gadis Bisu Penjual Bunga Yang Baik Hati

Dongeng Anak Indonesia – Kisah Raja Batu Yang Tamak

Dongeng anak indonesia kali ini bercerita tentang kisah seorang raja yang tamak dengan harta kekayaan. Dikisahkan ada sebuah kerajaan di negeri antah berantah. Negeri tersebut sangat indah sekali alamnya, seluruh rakyat hidup dengan sejahtera aman dan sentosa. Pada suatu hari datanglah seorang nenek tua yang masuk kedalam istana sang raja.

“Bring to a standstill..!!” bentak penjaga kepada si nenek tadi. Spontan si nenek kaget bukan kepalang. “Apa tujuan kamu datang dan mau masuk kedalam istana ini, nenek tua?”, tanya sang penjaga kepada si nenek tersebut. “Aku ingin ketemu dengan raja”, jawab nenek tadi dengan suara yang sangat kecil dan terbata-bata. “Tidak boleh, tidak boleh ada satupun rakyat biasa yang bisa masuk dan menemui raja”, kata pengawal pintu istana. “Baiklah, sampaikan salamku kepada sang raja, bahwa aku akan kembali lagi”. Sang penjaga hanya tertegun heran kalau si nenek akan kembali lagi kedalam istana untuk menemui sang raja.

Hari berganti, dan pada suatu ketika, raja mendadak sakit keras dan seluruh istana berkumpul didalam kamar sang raja. Raja kemudian berkata, “aku akan membuat pengumuman bahwa aku akan memberikan seluruh harta kekayaan kerajaan ini, jika ada yang bisa menyembuhkan penyakitku”. Hari itu juga di pelosok negeri kerajaan itu dibuatlah sayembara, barang siapa yang bisa menyembuhkan penyakit raja, akan mendapatkan seluruh harta kekayaan dari sang raja.

Maka, berdatanglah semua tabib dan paranormal dari seluruh negeri untuk datang menyembuhkan penyakit sang raja. Tidak satupun dari mereka yang bisa menyembuhkan raja. Akhirnya pada suatu ketika datanglah nenek tua yang pernah dilarang masuk istana pada waktu itu untuk menyembuhkan sang raja.

Si nenek tetap dilarang ketika ingin masuk kedalam istana, namun sang raja memperbolehkan nenek tersebut masuk kedalam istana. Si nenek hanya memberikan ramuan yang berisi teh herbal kepada sang raja seraya berkata, kau boleh memerintah negeri ini asal kau jangan terlalu serakah akan kekayaan negeri ini.

Sang raja hanya heran dan berkata, “Kau fikir, hanya dengan minum teh ini bisa menyembuhkan penyakitku?”, “Tidak” kata si nenek, “lalu obat apa yang kau bawa agar bisa menyembuhkan penyakitku?” tanya sang raja geram. “Sesungguhnya penyakit yang kau derita akibat dari keserakahan dirimu yang terus menumpuk harta kekayaan dan tidak peduli dengan rakyatmu. Jika kau mau instropeksi sejenak saja dan menyesali perbuatanmu, maka penyakitmu akan segera sembuh”, saran si nenek.

“Lalu bagaimana jika aku tidak mengikuti saranmu?, tanya siraja semakin marah. “Kau akan menjadi batu” jawab si nenek. “Hahaha…ada-ada saja nenek tua ini, pengawal bawa nenek ini kepinggir hutan dan biarkan hewan buas memakannya”. Akhirnya si nenek dibawa kedalam hutan oleh pengawal raja lalu diikat ke sebuah pohon besar. Sang raja masih merasa kesal dengan saran dari nenek tua tadi, diminumnya teh herbal tadi dan keajaiban terjadi, dia langsung sembuh, namun dia tidak mau mengikuti nasehat dari nenek tua, raja semakin serakah dan semakin jahat kepada rakyatnya.

Akhirnya suatu malam, raja merasa badannya sangat panas sekali dan seketika dia langsung berubah menjadi batu. Ternyata sang raja telah berkhianat kepada rakyat dan dirinya sendiri dan akhirnya kutukan dari nenek tua tadi menjadi kenyataan.

Hikmah dongeng anak indonesia kali ini adalah janganlah menjadi orang yang sombong karena jabatan dan pangkat, karena setiap kita akan dimintai pertanggungjawaban akan apa yang kita perbuat kelak dikemudian hari oleh sang pencipta. Semoga ini akan menambah wawasan kita akan menjadi pribadi yang bertanggung jawab akan apa yang telah kita perbuat kepada orang lain. Dongeng anak indonesia akan kembali memposting dongeng yang bermutu esok. Sampai jumpa

Incoming search terms:

  • cerita ngetot ibu dan anak
  • contoh cerpen manusia serakah
  • dialog orang serakah untuk 3 orang
  • Drama bhasa sunda yang menceritakan tentang kisah raja yang durhaka kpada orang tuanya
  • naskah pendek teater kerajaan yang kurang peduli pada rakyatnya
  • teks cerita drama bahasa banjar
  • teks cerita pendek serakah

Original source : Dongeng Anak Indonesia – Kisah Raja Batu Yang Tamak

Dongeng anak Indonesia – Kisah Patung Tunggara

Ini adalah dongeng anak indonesia yang dulu pernah saya dengar lewat kaset produksi sanggar cerita anak, namun saya lupa categorize-nya. Dongeng anak indonesia kali ini dengan judul kisah patung tunggara. Dikisahkan ada sebuah patung emas yang berada diatas bukit. Entah siapa yang membuat patung tersebut, namun patung itu sangat indah karena berlapis emas pada lapisan luarnya.

Alkisah patung tersebut bernama patung tunggara. Patung ini memiliki teman seekor burung rajawali yang selalu datang dan menghampiri serta menemani patung tunggara setiap harinya.

Nun jauh di bawah bukit dimana patung itu berada, ada sebuah dusun dimana orang-orang disana hidup dengan tentram dan damai. Anehnya orang-orang di dusun tersebut belum tahu keberadaan patung emas yang ada diatas bukit.

Pada suatu hari, datanglah bencana yang menimpa. Hujan yang datang lebih lebat dari biasanya dan hujan tersebut akhirnya mendatangkan banjir yang sangat dahsyat. Seluruh orang yang ada di dusun lari tunggang langgang menyelamatkan diri dari air bah yang datang dengan tiba-tiba. Semua penduduk dusun berlari menaiki bukit agar terhindar dari terjangan air bah yang sangat dahsyat.

Setelah banjir mereda, mereka kembali ke dusun mereka. Terjangan banjir telah memporak-porandakan isi dusun, rumah, hewan ternak dan semua harta benda mereka tidak ada yang tersisa. Kini mereka tidak tahu bagaimana harus berbuat apa. Sementara itu di ketinggian bukit, sang burung rajawali berkata kepada patung tunggara. “Arrk…hai patung, lihatlah dibawah sana, penduduk dusun kini tidak punya apa-apa lagi, rumah mereka semua terbawa air banjir yang dahsyat..arrk”, burung rajawali sangat sedih melihat keadaan penduduk dusun setelah bencana banjir.

Si Patung berkata ” Wahai rajawali, segera copotlah semua emas yang ada ditubuhku dan terbanglah ke angkasa untuk membagikan emas ku ini”. “Ah jangan patung, nanti kau tidak terlihat indah lagi” jawab rajawali. “Jangan hiraukan aku, cepat kau lepaskan emas-ku ini, dan segera bagikan kepada penduduk dusun yang sudah mulai kelaparan”.

Dengan berat hati rajawali mulai mematuk dan mengambil emas yang ada pada patung tunggara. “Hey…ternyata kau terbuat dari kayu!!”, rajawali terperanjat melihat patung tunggara terbuat dari kayu didalamnya” ” Benar, rajawali..aku terbuat dari kayu didalamnya dan dilapisi emas, cepat kau bagikan emas-emas ini”.

Lalu rajawali terbang keangkasa dan mulai membagikan emas. Penduduk dusun sangat senang, mereka langsung membelikan emas tersebut dengan bahan makanan yang banyak. Akan tetapi setelah mereka punya lauk pauk, kini mereka kebingungan mencari kayu bakar, sebab semua pohon sudah rusak dan hancur diterjang banjir. Lalu mereka pergi keatas bukit untuk mencari kayu bakar.

Sesampainya diatas bukit mereka menemukan patung tunggara yang sudah berubah menjadi patung kayu. Lalu mereka beramai-ramai mulai memotong patung tunggara, lalu mereka bawa pulang untuk menjadi kayu bakar.

Sesampainya dirumah, mereka mulai memasak dengan memakai kayu yang berasal dari patung tadi. Lalu seketika itu patung berkata kepada penduduk yang sedang memasak.” Wahai manusia..!”..sontak mereka terkejut mendengar suara tadi. “Jangan takut. aku adalah patung yang kalian potong, tapi aku tidak marah, aku hanya ingin berpesan kepada kalian, janganlah menebang hutan sembarangan dan terlalu serakah dengan hasil alam”.

Penduduk yang mendengar suara tadi, akhirnya menyadari bahwa musibah yang terjadi kepada mereka adalah ulah mereka sendiri karena menebangi pohon-pohon dihutan dan akhirnya tidak dapat menahan air dan datanglah banjir.

Incoming search terms:

  • cerita banjir
  • bencana banjir dalam bahasa jawa
  • cerpen tentang bencana alam banjir
  • cerpen tentang bencana alam
  • cerpen bencana alam banjir
  • cerita tentang banjir dalam bahasa jawa
  • cerita banjir kanggo bahasa jawa
  • cerita banjir bahasa jawa
  • cerita anak tema banjir
  • kumpulan cerpen bencana alam

Original source : Dongeng anak Indonesia – Kisah Patung Tunggara

Dongeng Anak Indonesia – Kisah Harimau Sombong Dan Gong Ajaib

Dongeng anak indonesia akan bercerita tentang harimau yang sombong. Dongeng anak indonesia ini diawali dari sebuah hutan dimana harimau menjadi raja hutan yang sangat sombong. Dia merasa ialah yang barrier kuat dan berkuasa dan menjadi pemimpin yang ditakuti oleh para hewan penghuni hutan rimba tersebut. Semua keinginan sang harimau harus dipenuhi, karena jika tidak ia akan mengancam akan mengusir siapa saja yang menolak perintahnya keluar dari hutan. Gaya kepemimpinan sang harimau membuat para penghuni hutan sangat membencinya, terutama si kancil.

Pada suatu hari si kancil bertemu dengan si Kera. “Hai kera, tahu tidak kalau si harimau raja hutan kini sangat sombong” Tanya kancil kepada si kera. “iya, cil..aku sangat takut sekali kalau dia memerintahkan aku untuk mengambil buah-buah diatas pohon untuk sarapannya”. “Kebetulan sekali, aku punya ide bagaimana caranya kita buat si raja agar jangan terlalu sombong” kata si kancil yang cerdik.

“Lalu bagaimana caranya, cil?” tanya si kera. “Begini, kau ceritakan bahwa aku sedang menunggu sebuah Gong ajaib di bawah pohon di pinggir hutan, katakan kepadanya kalau Gong itu bisa mewujudkan semua keinginan sang raja”.

“Baiklah..”, lalu si kera bergegas menuju tempat harimau beristirahat. Ternyata sang harimau sedang bersantai-santai sambil mendengarkan alunan bambu yang tertiup angin. Rupanya harimau senang dengan bunyian merdu. Lalu si kera datang menghampiri si harimau sambil tergopoh-gopoh.

“Wahai raja, aku punya kabar gembira, aku mendengar si kancil sedang menuggu sebuah gong ajaib”. “Apa gong ajaib”, harimau sontak kaget mendengar berita dari si kera tentnag gong ajaib.

“Benar raja, jika raja hendak melihat gong ajaib, saya bisa antarkan”, akhirnya si harimau berangkat menuju tempat gong ajaib yang sedang ditunggui oleh si kancil. Sesampainya disana, harimau berkata kepada si Kancil, ” Hai kancil, apa benar gong ajaib itu jika aku miliki bisa mengabulkan semua permintaanku?, tanya harimau kepada kancil, “Benar paduka…(dasar raja rakus, semuanya ingin menjadi miliknya sendiri..awas saja nanti..)” gumam si Kancil.

“Cuma ada syaratnya, raja”, kata si Kancil. “Hai, aku khan raja, masak aku harus diberikan syarat!” hardik harimau sambil mengeluarkan auman kerasnya. “Bukan begitu raja, gong ajaib ini hanya mau ditunggui dan dibunyikan oleh saya, jika raja menginginkan sesuatu, raja bisa memukul gong ini setelah saya pergi”, kata kancil dengan cerdik.

“baiklah, segeralah kau pergi, karena gong ajaib ini akan aku bunyikan untuk mengabulkan permintaanku”, kata harimau yang langsung naik keatas pohon menuju gong ajaib itu.

Ternyata kancil sangat cerdik sekali, ia membohongi raja harimau bahwa gong ajaib itu sebenarnya adalah sarang lebah yang tidak boleh diganggu sedikitpun.

Akhirnya setelah kancil pergi, si harimau dengan tidak sabar mengucapkan permintaannya dan langsung memukul sarang lebah tersebut, kontan saja lebah yang ada didalam sarang itu merasa terganggu dan mengejar harimau sampai ke tepi sungai. Sang harimau mau tidak mau terjun kedalam sungai untuk menghindari sengatan lebah.

“Kancil kurang to approximately extent commence..!, aku ditipu oleh binatang kecil seperti dia, huh awas kau!”, harimau sangat geram sekali karena di perdaya oleh kancil. Semenjak itu harimau tidak mau lagi menjadi raja hutan karena merasa dipermalukan oleh si kancil yang cerdik. Hikmah Dongeng anak indonesia ini adalah jangan pernah menyepelekan makhluk kecil, karena belum tentu mereka kecil dipandangan kita. Kancil yang bertubuh kecil sangat cerdik ide-idenya.

Salam.

Incoming search terms:

  • cerita dongeng bergambar
  • dongeng anak bergambar
  • cerita binatang bergambar
  • cerita dongeng anak bergambar
  • dongeng hewan bergambar
  • cerita bergambar hikayat binatang
  • dongeng fabel bahasa sunda sikancil raja hutan
  • dongeng binatang harimau bahasa sunda
  • contoh teks storrytelling tentang kepemimpinan
  • cerita pendek bahasa inggris tentang harimau dan monyet
  • Cerita dongeng bergambar com
  • fabel binatang bergambar raja hutan

Original source : Dongeng Anak Indonesia – Kisah Harimau Sombong Dan Gong Ajaib