Kisah Pangeran Buruk Rupa yang Baik Hati

Kisah Pangeran Buruk Rupa yang Baik Hati – Alkisah di sebuah negeri yang sangat subur dan makmur serta kaya raya akan hasil tanaman, hiduplah seorang pemuda buruk rupa yang hidup sendiri tanpa orang tua. Pemuda tersebut sangat rajin sehingga banyak orang yang senang kepadanya. Suatu hari si pemuda berjalan menuju hutan untuk mencari kayu bakar. Sesampainya di dalam hutan pemuda itu tidak menemukan kayu bakar untuk ia bawa pulang, dan akhirnya ia memutuskan untuk beristirahat sejenak di sebuah pohon yang sangat besar akar-akarnya.

Angin sepoi-sepoi yang berhembus siang hari yang terik itu, membuat si pemuda terlelap tidur pulas karena sangat lelah mencari kayu bakar didalam hutan hari itu.

Dalam tidur yang lelap, sang pemuda bermimpi bertemu dengan seorang kakek tua yang berambut putih dan panjang. Si kakek berpesan kepada sipemuda agar tidak sombong serta berbaik hati kepada semua makhluk yang ia jumpai dalam perjalanan pulang nanti.

(Dongeng anak dan cerita anak hanya di http://dongenganakindonesia1.blogspot.com)

Langsung si pemuda bangun karena mimpinya tadi, akhirnya ia bangun dan memutuskan untuk pulang ke rumahnya. Di perjalanan ia terus mengingat pesan si kakek tua dalam mimpinya tadi. “Hmm…kira-kira apa maksudnya mimpiku tadi ya?” Gumam si pemuda.

Sampai di sebuah sungai, si pemuda sangat haus sekali, dan ia pun segera turun untuk minum seteguk air dari sungai yang sangat jernih itu. Tiba-tiba muncul seekor buaya yang sangat besar dan memiliki taring yang sangat runcing ke arah si pemuda buruk rupa tersebut.

langsung saja si pemuda terkejut bukan kepalang, ia terjatuh namun malang ia langsung di terkam oleh si buaya, anehnya setelah berkelahi dengan si buaya, si pemuda sangat tangguh dan akhirnya di penghujung perkelahian si pemuda ingin menghabisi si buaya, namun ia teringat oleh pesan si kakek tua dalam mimpinya tadi, ia mengurungkan untuk membunuh buaya tadi dan melepaskannya kembali kedalam sungai.

(Dongeng anak dan cerita anak hanya di http://dongenganakindonesia1.blogspot.com)

Setelah berjalan jauh tibalah si pemuda buruk rupa di sebuah padang ilalang, baru sampai di tengah padang ilalang si pemuda mendengar suara meminta tolong dari sebuah pohon yang dekat dengannya, ia berlari dan menemukan seorang anak gembala yang berusaha mengusir kawanan anjing serigala yang hendak memangsa ternak gembalanya.

Lagi lagi si pemuda buruk rupa membantu anak gembala mengusir serigala jahat yang datang ingin memangsa domba milik penggembala tadi.

Sampai akhirnya di perbatasan dusun dekat rumah si pemuda , ada seorang nenek yang berjalan tertatih-tatih berpapasan dengan pemuda itu. Namun ketika mendekat si nenek jatuh tersungkur.

Pemuda buruk rupa segera menolong nenek tersebut dan bertanya hendak kemana gerangan tujuan si nenek tadi. Ternyata si nenek tersasar dan tidak tahu arah kemana pulang, sedangkan si pemuda ingin segera kembali kerumahnya karena waktu menjelang malam tiba, namun karena hati yang mulia, si pemuda buruk rupa mengantarkan si nenek ke rumah asalnya yang berada jauh dari tempat si pemuda tinggal.

Karena saking letihnya si pemuda buruk rupa pulang setelah mengantarkan nenek tadi ke rumahnya, ia pun sangat letih dan tiba di rumahnya tengah malam, ia pun tertegun melihat dapurnya yang tidak ada makanan, lalu ia putuskan untuk tidur sampai hari esok tiba dan dia siap untuk mencari kayu bakar lagi.

Tiba-tiba ketika ia ingin merebahkan tubuhnya di tumpukan jerami, muncul sang kakek tua yang ada dalam mimpinya tadi seraya berkata, “Wahai anak muda yang berhati mulia, kau sangat baik hati sekali, tidurlah, sekarang dan esok pagi pergilah kearah barat dan kaupun akan merasa bahagia disana”, sekejab si kakek lenyap, dan si pemuda masih terbengong dan masih tidak percaya apa yang baru saja ia alami.

(Dongeng anak dan cerita anak hanya di http://dongenganakindonesia1.blogspot.com)

Keesokan harinya ia langsung bergegas menuju arah barat, dan apa yang ia dapatkan setelah berjalan jauh kearah barat, akhirnya ia sampai pada sebuah pintu kerajaan yang sangat besar dan ia pun disambut dengan ramah oleh para penjaga pintu kerajaan.

Kemudian ia diantar oleh para penjaga menuju ruangan raja, disana terdapat baginda raja yang sedang terkulai lemah dan dikelilingi oleh para mentri serta kerabat kerajaan.

“Majulah kesini wahai anak muda yang baik hati”, titah paduka raja kepada si pemuda yang buruk rupa. Akhirnya diceritakan bahwa Raja tidak memiliki keturunan untuk menjadi raja berikutnya dan sang raja mengangkat anak muda yang buruk rupa namun baik hati itu untuk menjadi pangeran kerajaan untuk meneruskan tahta raja, dan dengan kesaktian para pembantu raja, akhirnya pemuda yang buruk rupa itu berubah menjadi pangeran yang sangat tampan sekali, sampai waktunya ia menjadi raja yang baik dan berhati mulia.

Kisah ini mengajarkan kepada kita betapa sangat pentingnya berhati mulia kepada setiap makhluk ciptaan yang ada di dunia ini, sehingga dengan demikian kita pun akan selalu mendapat perlakuan baik apabila kita berlaku baik pula kepada sesama.

Terima kasih sudah membaca cerita anak di blog dongeng anak Indonesia (http://dongenganakindonesia1.blogspot.com/), semoga bermanfaat bagi anda dan buah hati anda tercinta.


Original source : Kisah Pangeran Buruk Rupa yang Baik Hati

Kisah Sepedaku Yang Butut

Cerita anak kali ini adalah bercerita tentang seorang anak yang memiliki sebuah sepeda yang sudah butut, namun sangat ia sayangi. Anak itu bernama Ravi Vilda. Sepeda itu ia mainkan setiap sore bersama adiknya di sebuah lapangan dekat rumahnya. Pada suatu ketika ia sedang bermain sepeda bersama adik dan teman-temannya, tiba-tiba datanglah seorang kakek yang sudah tua.

Si kakek tadi membawa banyak barang di bakul yang ia pikul di punggungnya. Ravi kemudian menghampiri kakek itu lalu bertanya, “hendak kemana kakek?”, lalu si kakek menjawab, “kakek mau pulang kerumah, nak, kakek baru pulang berjualan di pasar”.

Lalu Ravi dan Vilda hendak menolong membawa barang si kakek tersebut. ” Sini kek, biar kami bawakan barang kakek yang banyak itu, biar kakek jadi ringan”, Si Kakek tertegun akan kebaikan Ravi dan Vilda tersebut.

(Dongeng anak dan cerita anak hanya di http://dongenganakindonesia1.blogspot.com)

Tidak lama si kakek memberikan isi daganganya yang tidak habis terjual untuk dibawa oleh sepeda butut si Ravi, kebetulan sepeda butut itu memiliki keranjang di depan sepeda, akhirnya sang kakek bisa berjalan lenggang tanpa memikul beban berat di bakulnya.

Sesampai di rumah kakek yang tidak terlalu jauh dari lapangan tempat Ravi Vilda bermain, si kakek mempersilahkan masuk kepada Ravi dan Vilda untuk memasuki rumah kakek tadi. Terlihat rumah si kakek sangan kumuh sekali, dan tidak ada perabotan sama sekali.

Ravi bergegas pulang dan minta pamit kepada si kakek serta kembali ke lapangan menemui teman-temanya yang menunggu di lapangan lalu bermain kembali.

Keesokan harinya Si Ravi terbangun untuk pergi sekolah, sepulang sekolah Ravi pergi kerumah si kakek yang kemarin ia tolong, ternyata rumah si kakek sudah rata dengan tanah. Ternyata si kakek sudah pindah akibat rumahnya digusur oleh sebuah perumahan mewah.

(Dongeng anak dan cerita anak hanya di http://dongenganakindonesia1.blogspot.com)

Ravi sangat sedih sekali, ia pun pulang ke rumah dengan sangat lesu dan mengabaikan teman-temannya yang mengajak ia bermain sepeda di lapangan. Dipandanginya sepeda butut miliknya, kemudian ia tersenyum sendiri sambil berfikir, “walau sepedaku butut namun sudah bisa menolong orang”. Kemudian ia beranjak menghampiri temannya dan bermain kembali.

Keesokan harinya, sebelum ia berangkat sekolah, ia dikejutkan oleh seorang tamu yang datang pagi-pagi sekali ke rumahnya. Ibunya menyuruhnya membukakan pintu dan melihat siapa tamu yang datang.

Alangkah terkejutnya ternyata tamu yang datang adalah kakek-kakek yang ia tolong beberapa hari yang lalu. “Ada apa kek?, kenapa kakek datang kesini?, apa kakek butuh bantuan saya?” tanya si Ravi heran kepada si kakek.

“Tidak nak, saya datang kesini bukan untuk minta tolong kamu membawakan barang saya ke pasar, saya sudah tidak jualan di pasar lagi, sekarang saya berternak ayam dan memelihara ikan, nah sebagai rasa terima kasih saya kepada kamu, saya belikan kamu sepeda baru, agar kamu tidak merasa minder kepada teman-temanmu dan sebagai rasa terima kasih saya karena kemarin kamu sudah menolong kakek”.

(Dongeng anak dan cerita anak hanya di http://dongenganakindonesia1.blogspot.com)

Bagai disambar petir di siang hari, Ravi sangat kaget dan bercampur senang, ternyata si kakek memperhatikan sepeda butut milik ravi dan menggantikan dengan sepeda baru, karena sikakek mendapatkan uang ganti rugi hasil penggusuran rumahnya.

Akhirnya Ravi dapat bersekolah dan bermain dengan sepeda barunya itu. Hikmah dari cerita kali ini adalah kita harus berbuat baik kepada orang lain tanpa memandang orang itu. Dari kebaikan yang kita tanam pasti kita akan mendapatkan hasil dari kebaikan yang kita lakukan.

Terima kasih sudah membaca cerita anak di blog dongeng anak Indonesia (http://dongenganakindonesia1.blogspot.com/), semoga bermanfaat bagi anda dan buah hati anda tercinta.


Original source : Kisah Sepedaku Yang Butut

Dongeng Anak Indonesia – Cerita Si Kancil Dengan Seruling Ajaib

Dongeng Anak Indonesia kali ini tentang “Si Kancil dengan seruling ajaib” : Si Kancil sedang berjalan-jalan di sebuah hutan bambu yang sangat rindang, dia begitu menikmati keindahan hutan bambu yang sedang ia masuki tersebut, saking asiknya berjalan ia mencoba untuk melintasi pepohonan bambu yang ada didepannya, tapi apa yang terjadi setelah ia menerobos pohon bambu tersebut, dia malah terjepit diantara pohon-pohon bambu yang sangat sempit tersebut. “Ah, celaka aku terjepit di pohon bambu ini”, sesal kancil.

Tak jauh dari tempat si kancil, ternyata ada seekor harimau yang sedang terbuai oleh hembusan angin yang datangnya dari pepohonan bambu. Angin sepoi-sepoi membuat harimau ini menjadi sangat mengantuk, tiupan angin menerpa pohon-pohon bambu membuat suara yang merdu seperti suling dan membuat sang harimau semakin terlelap. Tetapi tak lama kemudian ia mendengar suara derit pohon bambu dimana sang kancil tadi terjepit. “Suara apa itu”?” kata sang harimau penasaran.

Akhirnya sang harimau memutuskan untuk mencari dimana sumber suara tadi berasal, ternyata tidak jauh dari tempatnya, dia melihat si kancil sedang berusaha melepaskan diri dari lilitan pohon bambu kecil yang menjepit tubuhnya. “Ah, sungguh kebetulan sekali, aku sedang lapar dan didepanku ada seekor kancil yang gemuk untuk disantap, aarrmm” si harimau sangat girang melihat ada santapan siang baginya.

Sontak si kancil kaget bukan kepalang, “Oh, harimau yang baik, jangan kau jadikan aku santapan siangmu, sebenarnya aku sedang bermain suling ajaib, jika kau ingin memainkan suling ini, aku akan mengajarimu bagaimana meniup suling ajaib ini, jika kau mau mengabulkan permintaanku”, kata si kancil harap-harap cemas.

“Baiklah, aku sangat senang mendengarkan dan ingin bermain suling ajaib itu, lalu apa permintaanmu, kancil?” tanya harimau. “Kau longgarkan bambu kecil ini yang melilitku dan kau masukkan kepalamu kesini serta julurkan lidahmu agar suara suling ajaib itu berbunyi”. Tanpa berfikir panjang lagi si harimau segera melonggarkan bambu yang melilit tubuh kancil yang kecil itu kemudian menuruti perintah si kancil. Si kancil pun terbebas.

“Nah sekarang, masukkan kepalamu dan julurkan lidahmu ke bambu itu” perintah kancil, si harimau karena ingin sekali belajar meniup suling ajaib langsung menurut perintah kancil. “jika kamu ingin suara suling itu merdu, kau harus latihan sendiri dulu, aku ingin pulang sebentar untuk minum, maklum latihannya lama sekali tadi jadi aku sangat haus”, “Yah kancil, kenapa kau tinggalkan aku, aku tidak bisa belajar sendiri nih” kata harimau memelas.

“Tenang saja, nanti aku balik lagi kok, kalau suara sulingnya kecil berarti kau harus meniup dengan kencang..jangan patah semangat yah…”. Kancilpun langsung ambil langkah seribu meninggalkan si harimau. Tinggal harimau kini terjepit di sela-sela pohon bambu. Angin bertiup kencang menerpa pohon bambu sehingga menimbulkan bunyi seperti suling “Hore..hore..aku bisa meniup suling ajaib” sorak harimau kegirangan. Dia baru sadar kini tubuhnya semakin terjepit keras oleh pohon bambu yang melilitnya.

“Ya ampun, kenapa aku bodoh sekali, ternyata bunyi suling ajaib itu adalah dari hembusan angin, bukan dari lidahku, sekarang lidahku malah terjepit bambu ini”, harimau kini berusaha melepaskan dirinya dari jepitan pohon bambu, dan setelah terlepas dia kembali lagi beristirahat.


Original source : Dongeng Anak Indonesia – Cerita Si Kancil Dengan Seruling Ajaib

Kisah Pangeran Dan Apel Ajaib

Dongeng anak Indonesia kali ini diawali cerita di sebuah kerajaan yang nan megah dan sangat indah, hiduplah seorang pangeran yang sangat tampan dan bersahaja. Si pangeran adalah putra seorang raja yang sangat arif dan bijaksana dalam memerintah rakyatnya.

Pada suatu hari si Pangeran meminta ijin kepada ayahanda-nya untuk berburu rusa di hutan yang berada di pinggir wilayah kerajaan. Sang raja mengizinkan putranya sang pangeran untuk berburu rusa ditemani oleh beberapa pengawal kerajaan, namun sang pangeran menolak untuk ditemani dengan alasan ia ingin menjadi seorang pemburu yang mandiri. Akhirnya berangkatlah sang pangeran ke dalam hutan yang berada di sebelah utara kerajaan tersebut.

Sesampainya di sana sang pangeran berhenti sejenak untuk melepaskan lelah setelah perjalanan yang panjang dari istana ke hutan tersebut.

(Dongeng anak dan cerita anak hanya di http://dongenganakindonesia1.blogspot.com)

“Hmm…udara yang segar ini membuat aku menjadi ingin tertidur sejenak di bawah pohon itu..” gumam sang pangeran, ia merasa sangat letih dan terbaring sejenak di bawah sebuah pohon apel yang sangat rindang daunnya.

Angin semilir dan bertiup sangat pelan sehingga membuat sang pangeran akhirnya tertidur pulas.

Dalam tidurnya sang pangeran bermimpi bertemu dengan seorang peri yang baik hati.

Di dalam mimpinya peri tersebut memberitahukan bahwa di dalam hutan jangan berbuat gegabah atau melakukan hal yang terlarang seperti merusak tanaman, menebang pohon dan mengganggu hewan yang ada di hutan tersebut.

Seketika sang pangeran terbangun dari mimpi pendeknya tersebut, “Ahh..ternyata aku mimpi karena sangat lelahnya..” keluh sang pangeran.

Sejenak pangeran memperhatikan pohon tempat ia beristirahat, “Ow.. buah apel yang sangat ranum sekali, membuatku ingin memetikmu…”, tak tahan menahan rasa lapar, si pangeran memetik buah apel untuk bekalnya.

(Dongeng anak dan cerita anak hanya di http://dongenganakindonesia1.blogspot.com)

Sang pangeran kemudian melanjutkan perjalanannya masuk kedalam hutan untuk berburu rusa. Ditengah perjalanan pangeran bertemu dengan seekor ular raksasa dan sangat terpaksa karena pesan peri tadi di mimpinya, si pangeran melarikan diri untuk menyelamatkan diri.

Tak Lama kemudian dia pun berjumpa dengan seekor laba-laba raksasa dan sang pangeran akhirnya bisa selamat kembali dan terus masuk kedalam hutan tersebut.

Sesampainya di tempat rusa sering muncul, ia tidak menemukan satu ekorpun rusa untuk diburu.

Akhirnya dengan sangat kesal ia kembali pulang menuju istana tanpa membawa hasil buruannya. Namun aneh yang dirasakan sang pangeran, ia merasa tersesat di dalam hutan itu, sepertinya ia hanya berkeliling dalam hutan tanpa menemukan jalan keluar dari hutan itu. Akhirnya ia beristirahat sejenak dan haripun mulai gelap.

Rasa lapar yang tak tertahankan, membuat pangeran mengeluarkan apel yang ia petik tadi, namun seketika apel tadi berubah menjadi peri yang muncul di dalam mimpi pangeran. “Wahai pangeran tampan…apakah engkau lupa akan pesanku?”. Sang pangeran sangat terkejut sekali melihat apel yang ia ingin makan berubah menjadi seorang peri.

(Dongeng anak dan cerita anak hanya di http://dongenganakindonesia1.blogspot.com)

“Oh…maafkan aku peri, pantas aku dari tadi bertemu dengan makhluk-makhluk yang sangat aneh dan tidak menemukan satupun rusa”.

“Ingatlah pesan ku, jangan kau rusak hutan ini sampai kelak kau menjadi penguasa di kerajaanmu”, pesan sang peri kepada pangeran.

Akhirnya peri menghilang dan sang pangeran menemukan jalan pulang kembali ke kerajaan.

Hikmah yang bisa diambil dari dongeng anak kali ini adalah janganlah kita merusak alam dengan cara membakar, menebang pohon di hutan sampai gundul yang pada akhirnya akan merugikan kita sampai anak cucu kita. Semoga dongeng ini bisa menginspirasi kita semua untuk terus menjaga dan melestarikan hutan di indonesia.

Terima kasih sudah membaca cerita anak di blog dongeng anak Indonesia (http://dongenganakindonesia1.blogspot.com/), semoga bermanfaat bagi anda dan buah hati anda tercinta.


Original source : Kisah Pangeran Dan Apel Ajaib

Dongeng Anak Indonesia | Cerita Si Kupik Kupu-Kupu Kecil

Dongeng anak indonesia kali ini akan bercerita tentang seekor kupu-kupu kecil yang baru saja berubah, dari yang tadinya seekor ulat menjadi kupu-kupu. Kupu-kupu kecil ini bernama Kupik. Kupik yang sebelumnya seekor ulat senang sekali bermain bola bersama teman-temannya di lapangan rumput yang hijau. Kupik si ulat sangat senang bermain bola dari pagi hari sampai petang. Baginya tak ada hari yang dilewatkan tanpa bermain bola bersama teman-temannya.

Sampai pada waktunya si Kupik harus berubah menjadi seekor kepompong dan pada akhirnya berubah menjadi seekor kupu-kupu. Teman-teman kupik sangat kehilangan kupik yang sudah beberapa hari tidak bermain bola bersama mereka.

Ternyata si Kupik sering melamun dan termenung di rumah, akibat sekarang ia harus memiliki sepasang sayap di belakang badannya. Ibu si Kupik melihat tingkah si Kupik yang tidak seceria hari biasanya bertanya kepada si Kupik. “Kenapa kau tidak bermain bola bersama temanmu, Kupik?,” “Apa yang sedang kau pikirkan saat ini?” tanya ibu Kupik kepada Kupik yang sedang menatap langit.

“Aku heran bu, kenapa aku menjadi kupu-kupu, kenapa aku tidak menjadi ulat saja selamanya, lihat aku, Bu, kini aku tidak bisa bermain bola lagi bersama teman-temanku, karena aku harus terbang kesana kemari tanpa bola”, sedih sekali hati Kupik yang kini sudah menjadi kupu-kupu.

Mendengar perkataan Kupik, si iBu mencoba membesarkan hati si Kupik. “Kupik, kau harus bangga dengan sayapmu, kini kau bisa terbang kesana kemari dan tidak lagi berjalan dengan badanmu ketika kau masih menjadi ulat, dan pastinya sayapmu pasti akan berguna nanti”. Sang ibu menyuruh Kupik bermain bersama teman-temannya kembali.

Kupik langsung bangkit dari duduknya, ia langsung membusungkan dadanya, ia yakin kalau kini ia harus menjadi kupu-kupu yang bermanfaat bagi makhluk lain. Ia lalu pergi menemui teman-temannya yang masih duduk-duduk di pinggir lapangan.

“Hei teman-teman, kenapa kalian tidak bermain bola?” tanya si Kupik. “Kami tidak ada teman yang bisa bermain bola sepintar kau Kupik” keluh salah satu teman Kupik. “Baiklah ayo kita main bola lagi, dan kali ini aku akan bermain diatas kalian, karena aku tidak mungkin lagi bermain bola di tanah”.

Akhirnya mereka bermain bola dengan senang. Sampai pada akhirnya bola yang ditendang oleh teman Kupik sangat keras dan tersangkut di sebuah pohon yang tinggi dan tidak ada yang bisa memanjat pohon.

Si Kupik melihat bola tersangkut di pohon yang tinggi langsung terbang menuju bola tadi, dengan sedikit usaha akhirnya bola tadi berhasil diturunkan oleh si Kupik.

“Hore…hore..bolanya sudah jatuh lagi, mari kita main bola lagi” Sorak sorai teman Kupik sangat senang sekali akhirnya bisa bermain bola kembali.

“Hmm…ternyata benar apa yang dikatakan oleh ibuku, bahwa sayap ini pasti akan berguna suatu saat” gumam si Kupik bangga dengan sayap yang ia miliki saat ini.

Hikmah yang kita ambil dari dongeng anak Indonesia kali iini adalah bahwa kita harus mensyukuri oleh apa yang telah kita miliki sebagai pemberian Tuhan yang Maha Pencipta. Apa yang kita punya sesungguhnya adalah anugerah yang harus kita syukuri sebab pasti semua pasti membawa manfaat kita serta kita tidak boleh patah semangat dalam hidup ini.


Original source : Dongeng Anak Indonesia | Cerita Si Kupik Kupu-Kupu Kecil

Dongeng Anak Indonesia – Launching Blog Dongeng Anak Indonesia

Dongeng Anak Indonesia – Selamat datang di blog dongeng anak indonesia yang akan membawa putra-puti anda selalu mendapatkan keceriaan dan kegembiraan lewat dongeng-dongeng tentang anak untuk anak-anak tercinta di Indonesia. Blog ini juga akan banyak memberikan certa maupun kisah-kisah seputar dongeng anak indonesia yang pastinya akan sangat bermanfaat untuk tumbuh kembang putra-putri kita.

Sebenarnya banyak sekali cerita atau dongeng anak indonesia yang bisa kita ceritakan kepada anak-anak kita, misalnya saja kisah sikancil yang nakal suka mencuri ketimun, kemudian ada lagi kisah bawang merah dan bawang putih, lalu ada cerita rakyat indonesia yang bisa ditransformasi menjadi dongeng untuk anak, diantaranya kisah anak durhaka malin kundang dan masih banyak lagi lainnya.

Blog ini juga akan terus diupdate dengan kisah atau cerita-cerita anak bahasa inggris, dengan tujuan agar putra-putri kita bisa belajar bahasa inggris sejak dini. Kisah anak bahasa inggris tentunya akan mengadopsi kisah-kisah anak dari luar negeri yang biasa terdengar sehari-hari oleh anak kita, misalnya kisah mickey dan donald, beauty and the beast dan lain-lain.

Kemajuan serta kecanggihan bestow masa kini telah sedikit banyak membuat anak-anak menjadi terbiasa dengan teknologi baru, sehingga mereka lebih “faseh” dengan jenis mainan yang kini merambah ke kehidupan mereka, padahal banyak suri tauladan bagi kehidupan mereka kelak yang bisa diperoleh dengan banyak membaca serta mendengar dongeng anak indonesia yang syarat dengan nilai-nilai kebaikan dan kebajikan.

Semoga dengan kehadiran blog dongeng anak indonesia ini akan menambah keceriaan serta wawasan putra-putri kita serta mendorong kita sebagai orang tua untuk aktif dalam memberikan cerita-cerita positif yang memiliki nilai luhur bagi kehidupan anak indonesia kelak.

Incoming search terms:

  • cerita pendek tauladan
  • cerita beauty and the beast dalam bahasa inggris dan artinya
  • dongeng beauty and the beast dalam bahasa inggris beserta artinya
  • drama bhs inggris beauty and the beast
  • kisah anak durhaka
  • naskah drama cerita beuty and the best

Original source : Dongeng Anak Indonesia – Launching Blog Dongeng Anak Indonesia

Kisah Pangeran Yang Sombong Dan Pangeran Baik Hati

Pada dongeng anak Indonesia kali ini, kita akan membaca sebuah dongeng anak yang bermula dari seorang pangeran yang tampan yang bakal memimpin sebuah kerajaan di negeri antah berantah. Pada suatu hari raja memanggil seluruh pegawai istana, raja ingin menyampaikan sesuatu yang barrier penting demi keutuhan kerajaan.

“Wahai para penghuni istana, hari ini aku ingin memberitahukan sesuatu kepada kalian, sesungguhnya kalian sudah mengetahui bahwa aku kini sudah mulai tua dan ingin sekali menyerahkan kekuasaanku kepada putra-ku, Pangeran Aryakusuma”, sontak para penghuni istana merasa tidak senang, karena anak raja bernama pangeran Aryakusuma akan menjadi seorang raja yang akan memimpin negeri mereka.

Sebab apa mereka tidak senang jika pangeran Aryakusuma kelak menjadi raja?, sebab pangeran Aryakusuma adalah sosok pangeran yang sombong, tinggi hati dan suka berbuat sesukanya. Banyak penghuni istana yang tidak senang dengannya, begitu juga rakyat yang tidak mau menyapa pangeran karena sering berbuat onar dan kerusakan.

Raja tidak menyebutkan bahwa selain pangeran Aryakusuma, ada anak raja dari selir raja yang sebenarnya adalah juga calon raja, namanya adalah Wiraprajakusuma. Berbeda dengan Aryakusuma, Wirapraja tampak lebih sopan, anggun dan baik hati, walau ia adalah anak dari selir, namun kepribadiannya mirip sekali dengan ayahanda paduka mulia.

Wirapraja sering membantu penduduk yang sedang kesusahan, mau bergaul dan suka menolong rakyat kecil. Rakyat lebih sering melihat Wirapraja berada di tengah-tengah masyarakat membantu dan menolong semua kegiatan yang ada di seluruh pelosok kerajaan. Sedangkan Aryakusuma sering menghabiskan waktu untuk berjudi, mabuk-mabukan dan sering membuat keonaran.

Akhirnya waktu yang telah ditentukan telah tiba. Sang Raja akan mengumumkan siapa yang akan menjadi penggantinya nanti. Seluruh rakyat dari penjuru kerajaan dikumpulkan di alun-alun untuk mendengarkan pengumuman yang akan sangat berarti pada hari itu.

“Wahai rakyat-ku, aku akan mengumumkan kepada kalian bahwa aku akan mundur dari tampuk kekuasaan-ku dan aku telah menunjuk siapa yang akan menggantikan aku sebagai raja”, seluruh rakyat diam membisu, tak sabar ingin tahu siapa yang akan menjadi raja kelak.

“Aku sudah memilih Wiraprajakusuma sebagai pengganti ku”.

“Horeee…horee…horee..” rakyat sangat senang mendengarkan pengumuman raja. Kini Wiraprajakusuma telah menjadi seorang raja di kerajaan akibat dari perbuatan dan sikap yang baiknya, sehingga walau ia seorang anak dari selir raja, namun ia berhasil membuat raja memilih dia sebagai penggantinya.

Hikmah dari dongeng anak Indonesia kali ini adalah, janganlah kita merasa minder walau kita tidak memiliki apa-apa, tapi berbuat baiklah sebab dengan kebaikan itu kita tertolong kelak di kemudian hari.

Incoming search terms:

  • cerita lucu tentang kerajaan bunga
  • dongeng kisah cinta pangeran

Original source : Kisah Pangeran Yang Sombong Dan Pangeran Baik Hati

Bagaimana membuat anak-anak senang mendengarkan dongeng.

Saat ini anak-anak memiliki banyak aktifitas mulai dari bangun pagi sampai mereka tidur dimalam hari. Namun banyak orang tua yang tidak memiliki cukup banyak waktu untuk meluangkan waktu untuk menceritakan dongeng anak sebelum mereka tidur atau ketika mereka sedang bermain. Menceritakan dongeng adalah hal yang barrier penting agar anak memiliki daya peka terhadap lingkungannya. Dengan mendengarkan cerita dari kisah yang menarik dapat membuat anak mengembangkan daya hayal dan fikirannya.

Jika anda memiliki anak yang berusia dibawah lima tahun atau lebih, sebaiknya anda harus bisa menceritakan dongeng anak dengan sempurna ketika mereka sedang bermain. Dengan menceritakan dongeng kita juga bisa membuat hubungan antara orang tua dan anak menjadi lebih dekat dan lebih harmonis lagi. Anak yang sering mendengarkan dongeng dari orang tuanya juga akan menyayangi orang tua mereka dan lebih merasa dekat dengan apa yang telah diceritakan kepada mereka. Jadi akan banyak sekali manfaat yang akan kita peroleh dari bercerita kepada anak.

Jika kita sebagai orang tua mau meluangkan waktu sekitar 30 menit sampai 1 jam, maka kita bisa melatih daya ingat otak anak kita dengan menceritakan dongeng yang bisa kita ingat. Sekarang saya tanya kepada anda, apakah anda tidak ingat ada 1 atau lebih cerita atau dongeng yang pernah anda dengar dari orang tua kita sendiri?, pasti ada dan sebenarnya itulah modal kita sebagai orang tua untuk menceritakannya kembali kepada anak kita.

Sekarang adalah bagaimana membuat anak-anak senang mendengarkan dongeng dan tidak merasa bosan. Rahasianya adalah dengan menjaga rhythm dalam bercerita serta intonasi dan memiliki penguasaan teknik dalam mendongeng. Menceritakan dongeng kepada anak-anak tidak seperti anda sedang memberikan kuliah kepada mahasiswa di universitas, akan tetapi bercerita kepada anak harus mengandung rasa kasih sayang dan tulus dalam memberikan informasi kebaikan dalam hidup.

Jika anda bercerita dengan jenaka dan lucu serta tulus dalam menceritakan dongeng kepada anak, saya yakin anak anda pasti akan lebih menyayangi dan mencintai anda, sebab dengan logat serta mimik anda dalam bercerita mereka akan lebih ingat anda daripada dongeng yang anda bawakan kepada mereka. Namun perhatikan waktu yang tepat jika anda ingin menceritakan dongeng kepada anak anda, waktu yang barrier pas untuk menceritakan dongeng adalah waktu ketika mereka ingin pergi tidur.


Original source : Bagaimana membuat anak-anak senang mendengarkan dongeng.

Dongeng Anak Indonesia – Kisah si Badu Anak Rajin

Dongeng anak indonesia kali ini akan menceritakan tentang si badu anak yang pintar. Dikisahkan ada seorang anak yang bernama badu, dia lahir dari keluarga yang tidak mampu. Namun ketidakmampuan orangtuanya tidak membuat badu patah semangat, walau dia putus sekolah namun ia tetap belajar dan membaca buku yang diberikan dari teman-temannya disela-sela ia menggembala kambing.

Pada suatu hari Badu sedang menjaga kambing-kambingnya di padang rumput yang sangat luas di dekat pinggir hutan. Sambil membaca buku, Badu sesekali melihat kambingnya yang sedang memakan rumput.

Kemudian datanglah seorang kakek tua yang menghampiri Badu seraya bertanya, “Cucu, bolehkah kakek menumpang duduk dibawah pohon ini?” tanya sang kakek kepada Badu, “Silahkan saja kek,” jawab Badu.

Lalu kakek itu memperhatikan Badu yang sedang asik membaca buku sambil memegangi seruling.”Aapakah kau tidak sekolah, nak?” Tanya kakek itu lagi. “Tidak kek, aku hanya belajar dari buku-buku yang dipinjamkan dari teman-temanku”, jawab si Badu.

Si kakek sangat terharu dengan perjuangan si Badu, selain pandai dia juga mau mencari nafkah untuk membantu orangtuanya yang kesusahan.

Badu kemudian menceritakan bahwa ia mengembalakan domba dan kambing milik orang lain karena ia ingin sukses dan menjadi orang pintar ketika ia dewasa nanti.

Si kakek sangat senang sekali mendengar cerita si Badu, kemudian dia berdiri sambil berkata. “Nak, kau akan sukses ketika engkau menjadi dewasa, ketahuilah dengan belajar yang tekun kau akan menjadi orang pintar”. Kemudian si kakek pamit untuk melanjutkan perjalanannya.

Keesokkan harinya, si Badu hendak berangkat untuk memotong rumput untuk makan ternak gembala-nya. Tiba-tiba Ibu Badu berteriak, “Badu…Badu, sini nak”. Badu segera menghampiri ibunya. “Ada apa, bu?” tanya si Badu keheranan.”Engkau diterima disekolah, nak”, kata ibunya sambil mengeluarkan air mata dari sela matanya yang sudah mulai keriput.

“Sekolah?, sekolah dimana bu?” Badu makin heran, “Tadi pagi ada yang mengantarkan surat ini kepada ibu, tapi ibu tidak bisa baca, kata yang mengantarkan surat ini, kau diterima bersekolah”.

Lalu mereka bergegas menuju sekolah, disana mereka bertemu dengan kepala sekolah. Alangkah terkejutnya Badu ketika kepala sekolah itu adalah kakek yang ia jumpai di padang rumput kemarin.

Akhirnya Badu senang sekali bisa sekolah, dan ia menjadi anak yang pintar dan sering juara kelas. Nah hikmah dongeng anak indonesia kali ini adalah belajar lah yang giat dan jangan putus asa, sebab jika kita mau usaha maka Tuhan akan menunjukkan jalannya.

Incoming search terms:

  • cerita anak tk
  • download carita begambar anak bahasa sunda
  • Dongeng tema rekreasi
  • Dongeng anak tk
  • dongeng anak islami bergambar
  • contoh percakapan anak tk
  • contoh cerpen untuk anak TK
  • contoh cerpen anak tk
  • contoh cerita untuk anak tk
  • cerpen anak islami bergambar
  • cerita bergambar untuk anak tk
  • cerita anak tk islami
  • cerita anak tk bergambar
  • tekas dan images teks cerita anak anak islami

Original source : Dongeng Anak Indonesia – Kisah si Badu Anak Rajin

Dongeng Anak Indonesia | Kisah Kupu-kupu dan Burung Elang Sombong

Dongeng Anak Indonesia kali ini bercerita tentang seekor burung elang yang sangat sombong dan seekor kupu-kupu yang sedang mencari makan ditengah hutan. Suatu ketika si kupu-kupu masuk kedalam hutan tanpa disengaja karena dia sibuk mencari bunga untuk dihisap sari bunganya. Sesampai di dalam hutan si kupu-kupu merasa lelah dan hinggap disebuah tangkai pohon yang besar.

Ketika sang kupu-kupu hinggap di tangkai pohon besar tersebut, tampak seekor burung elang mengawasinya sejak kupu-kupu masuk kedalam hutan itu. Lalu si burung elang menghampiri sang kupu-kupu sambil berkata, “Hai kupu-kupu sedang apa kau disini, bukankah seharusnya kau ada di taman bunga?”, si kupu kupu sangat kaget mendengar suara lengkingan burung elang. “Ya aku tidak bisa menemukan bunga yang seharusnya aku hisap hari ini”.

“Haahha…memang kau makhluk kecil yang tidak berguna, masak cuma mencari bunga saja kau tidak becus”, Kata si burung elang dengan sangat sombongnya. “Bukan aku tidak becus, aku hanya tersesat karena tadi aku terbawa angin yang sangat kencang”, bela si kupu-kupu.

“Lihatlah diriku, aku terbang dengan sangat tinggi, membelah awan dan angin diatas hutan, dan aku sanggup melihat benda kecil dari atas langit”, sekali lagi burung elang berkata dengan sombongnya.

“Baiklah engkau memang makhluk yang sangat hebat, tidak seperti aku, aku kecil dan sayapku sangat tipis sekali”, kata si kupu-kupu sambil pergi berlalu dari si burung elang yang sombong itu.

Si kupu-kupu melanjutkan perjalanannya untuk mencari bunga, namun tidak berapa lama, ia di kejutkan oleh suara benda jatuh dari langit.”Buuuuummmmmm…..”, ” Hah, suara apa itu”, si kupu-kupu lalu mencari dari mana suara itu berasal. Ternyata suara itu adalah suara si burung elang yang jatuh ketika sedang terbang di atas hutan.

“Tolong…tolongg….” rintih si burung elang kesakitan, “Hah, engkau burung elang yang tadi?, kenapa kau terjatuh?, apakah kau tadi bilang kau sangat pandai terbang?, tanya kupu-kupu. “Memang aku tadi berkata demikian, tetapi ketika aku terbang setelah bertemu dengan kau, tiba-tiba ada busur panah dari pemburu hutan yang nyaris melukai sayapku, dan aku tidak bisa terbang dengan baik.”

Akhirnya si burung elang menyadari kalau dia sangat sombong dan angkuh dihadapan si kupu-kupu yang kecil, akan tetapi sangat besar sekali jasa kupu-kupu dalam sistem lingkungan hidup kita. Nah Hikmah dongeng anak indonesia kali ini adalah janganlah kita menyombongkan diri kita dengan apa yang kita miliki saat ini, bersikaplah rendah hati dan baik sesama makhluk hidup yang lain.

Incoming search terms:

  • cerita kupu kupu berhati mulia
  • Cerita fabel bergambar kupu kupu burung
  • cerita lucu lingkungan alam bahasa jawa
  • cerita rakyat indonesia tentang alam
  • Cerita rakyat kupu kupu yang cantik
  • fabel kupukupu dan elang

Original source : Dongeng Anak Indonesia | Kisah Kupu-kupu dan Burung Elang Sombong