Dongeng Anak Penggembala Dan Serigala (Versi 2)

Dongeng anak penggembala dan serigala kali ini berbeda dengan dongeng anak penggembala dan serigala pada versi sebelumnya, nah kali ini dongeng anak indonesia ingin menyajikan kembali versi yang berbeda tentang dongeng anak penggembala dan serigala yang ceritanya sangat berguna sekali untuk kita semua. Di suatu perbukitan dekat dengan sebuah desa yang indah sekali pemandangannya, ada seorang bocah yang sedang menggembalakan ternak dombanya. Mungkin karena sangat sepi, akhirnya timbul ide nakalnya.
anak penggembala kemudian berteriak minta tolong kepada warga desa, “Tolong..tolong ada serigala..ada serigala !”, kemudian tak lama kemudian warga desa berduyung-duyung mendatangi si Anak penggembala dan menanyakan dimana serigala itu berada. “Maaf tadi aku hanya bermimpi, tadi aku bermimpi bertemu dengan serigala dan memakan semua domba yang sedang aku gembalakan. Tak lama kemudian warga kembali masuk kedalam desa dan pulang kedalam rumahnya masing-masing.

“Hehe…wah asik juga yah, berteriak minta tolong dan semua warga desa datang menghampiri aku”. Si anak penggembala sangat senang bisa mendatangkan semua warga desa datang menghampirinya, walaupun tidak ada kejadian apa-apa yang terjadi terhadap dirinya dan ternak gembalanya.

Keesokkan harinya, si anak penggembala kembali melakukan hal yang sama seperti yang ia kerjakan kemarin, ia berteriak-teriak minta tolong kepada warga desa karena ada segerombolan serigala yang datang ingin memakan ternak yang sedang ia gembalakan. Si anak gembala berkilah kalau dia cuma bermimpi dalam tidur siangnya.

Namun karena tidak ada apa-apa yang terjadi, para warga desa kembali lagi ke rumah mereka masing-masing. Kepala desa menghampiri si anak penggembala dan memperingatkan kepadanya, bahwa jangan tertidur kalau sedang menggembalakan ternak di padang rumput yang luas, karena bisa saja ternak dombanya dimakan oleh serigala tanpa sepengetahuan si anak penggembala.

Hari berlalu, kali ini si anak penggembala tertidur pulas di bawah pohon yang sangat rindang. Karena tertidur pulas, tidak terasa kalau kawanan serigala sudah mengintai ternak gembalanya dari kejauhan. Dan tanpa kesulitan mereka masuk kedalam kerumunan ternak gembala dan memangsa domba-domba yang sedang memakan rumput.

Si Anak gembala terbangun dan melihat hewan ternaknya sudah banyak yang mati dimakan oleh serigala, tinggal beberapa saja yang masih dikejar-kejar oleh serigala. “Tolongg…tolongg…ada serigala memakan dombaku..!!, Tolongg!”, si anak penggembala berteriak sekeras-kerasnya berharap warga desa datang dan menghalau para serigala tersebut.

Namun malang nasib si anak penggembala, merasa dipermainkan olehnya para warga desa tidak ada yang datang menolong si anak penggembala yang ternaknya sudah banyak yang dimakan oleh serigala. Akhirnya ternak si anak penggembala habis di santap oleh gerombolan serigala tersebut.

Hikmah dongeng anak indonesia kali ini adalah jangan pernah kita mempermainkan orang lain dan kepercayaan yang diberikan kepada kita seperti dongeng anak penggembala dan serigala kali ini. Sekali kita menodai kepercayaan orang, sangat susah sekali untuk memperbaikinya.

Incoming search terms:

  • dongeng anak smp

Original source : Dongeng Anak Penggembala Dan Serigala (Versi 2)

Dongeng Anak Indonesia |Dongeng Anak Penjual Es Dan Impiannya

Dongeng anak kali ini bercerita tentang seorang anak penjual es yang sehari-harinya menjual es berkeliling kampung sampai dia harus menaiki kereta agar bisa menjual habis es yang ia bawa. Biasanya sehabis sekolah ia bergegas menuju rumah agen yang menyediakan es untuk dijajakan kembali oleh para pengecer. nanti para pengecer akan mendapatkan bagian upah dari hasil dagangannya. buah es teh manis yang dibungkus dalam plastik dihargai Rp. 20. Kemudian iis menjual teh manis tersebut seharga Rp. 25, jadi untung yang didapat setiap teh manis adalah Rp. 5. “Hmm..lumayan” gumamnya.

Dengan penuh semangat, iis siap membawa 2 termos es yang berisi 50 teh manis yang siap dijajakan pada siang hari setelah ia pulang sekolah.

Perjalan berdagang es keliling ia lakukan dengan senang hati, mulai dari masuk gang keluar gang, dari satu kampung ke kampung yang lain, yang barrier ia suka dalam berdagang es teh manis adalah ketika ia mendapat uang dari pembeli dan mengembalikan jika ada uang lebih. Dalam benaknya ia ingin memiliki sebuah toko, dimana toko tersebut ia mengelola dengan baik dan memiliki banyak pelanggan serta relasi bisnis.

Sejak itulah ia mulai berfikir, “Bagaimana caranya aku bisa mendapatkan banyak uangdari berdagang atau berbisnis?”, kemudian banyak hal yang ia lakukan agar ia bisa mendapatkan uang dengan cara yang halal dan baik.

Kakanya pernah berjualan juga, ia sering belajar dari kakaknya. Sekali waktu kakaknya berjualan petasan dan ia disuruh untuk menjaga konter petasan milik kakaknya, namun orang tuanya melarang untuk berjualan yang bisa membahayakan orang lain.

Pernah pula ia mencoba berjualan koran dan menjadi penjaga toko milik saudaranya. Semua itu ia lakukan untuk belajar bagaimana menjadi seorang pemilik bisnis kelak dikemudian hari.

Impiannya menjadi seorang pemilik usahakemudian ia teruskan seiring dengan berjalannya waktu. Ia tetap bersekolah dan akhirnya bisa bekerja pada sebuah perusaahan. Namun cita-cita masa kecilnya tidak hilang dari hidupnya, ia terus berusaha agar bisa menjadi pemilik usaha.

Dengan dana terbatas, banyak hal yang ia lakukan untuk terus berusaha mendapatkan uang tambahan. Dengan bekal proses belajar yang ia miliki akhirnya semua ilmu tentang bagaimana mendapatkan uang bisa ia dapatkan. Sekarang ia sudah memiliki sebuah toko online yang sudah terkenal.

Hikmah dongeng anak indonesia kali ini adalah janganlah berhenti bermimpi. Mimpi kita di masa kanak-kanak adalah hal yang terindah yang bisa kita miliki agar menjadi pemicu semangat di masa depan. Dan jangan berhenti untuk belajar kehidupan. Banyak sekali yang harus kita pelajari dari orang-orang disekeliling kita agar bisa membawa kita menjadi orang yang bermartabat.


Original source : Dongeng Anak Indonesia |Dongeng Anak Penjual Es Dan Impiannya

Dongeng Anak Indonesia | Gadis Bisu Penjual Bunga Yang Baik Hati

Dongeng anak kali ini bermula dari sebuah kota yang sangat terpencil di suatu kerajaan antah berantah. Kota kecil itu dihuni oleh beberapa kepala keluarga yang sangat menghormati satu sama lainnya. Di sebuah sudut kota, tampak seorang gadis penjual bunga sedang membereskan bunga-bunga jualannya yang kelihatan sangat segar-segar dan mengeluarkan wangi harum di pagi hari. Banyak orang yang senang lewat toko bunga si gadis itu. Si gadis hanya bisa senyum kepada orang yang lewat tokonya. Terkadang si gadis memberikan bunga secara cuma-cuma kepada semua orang di pagi hari.pangeran mengetahui keberadaan gadis bisu penjual bunga tersebut.

Ternyata si gadis bisu penjual bunga sedang menangis di sebuah pusara tua yang ternyata pusara itu adalah tempat peristirahatan kedua orang tuanya, oh sangat sedih sang pangeran melihat gadis itu, dia ternyata seorang yatim piatu yang tidak memiliki orang tua.

Sang pangeran tahu betapa pedih penderitaan yang dialami oleh si gadis namun ternyata dalam keseharian si gadis tidak memperlihatkan raut sedih dalam kegiatannya sehari-hari menjual bunga. Sang Pangeran tertegun dengan kedamaian hati sang gadis. Betapa banyak orang-orang di negeri ini yang sudah melupakan senyuman dalam menjalani hidup ini. Kebaikan hati dan keteguhan si gadis akhirnya meluluhkan hati pangeran. Akhirnya sang pangeran melamar putri kemudian dibawanya ke istana.

Hikmah dongeng anak indonesia kali ini adalah janganlah kita selalu bermuram durja, memasang wajah sedih dan tidak simpatik kepada orang lain. Senyuman adalah sebuah bentuk bahwa kita memandang hidup ini secara positif dan selalu bersemangat.


Original source : Dongeng Anak Indonesia | Gadis Bisu Penjual Bunga Yang Baik Hati

Doa Para Penghuni Hutan Untuk Blog Dongeng Anak Indonesia

Doa Para Penghuni Hutan Untuk Blog Dongeng. Dongeng ini berawal dari sebuah hutan yang rindang, hutan yang sejuk serta para penghuni hutan yang ramah sekali. Mulai dari si kancil, kerbau, harimau, gajah. semut, monyet dan lainnya. Semua sangat saling menyangi dan mereka sangat berterima kasih kepada blog dongeng anak indonesia yang telah menceritakan cerita-cerita anak tentang mereka di blog kesayangan ini. Namun mereka sangat sedih. Ada apa gerangan para penghuni hutan sangat sedih?, kini mereka sangat tidak semangat dan tidak bergairah dengan kehidupan yang ada di dalam hutan.

Kabar bahwa penghuni hutan tidak bersemangat, terdengar oleh si Kancil yang cerdik. Suatu hari si kancil yang sedang berada di ladang pak tani didatangi oleh sang kera yang berlari tergopoh-gopoh menuju si kancil yang sedang membereskan panen ketimun pak Tani.

“Cil, kancil…gawat…gawat..” kata si kera yang datang sambil terengah-engah. “hai kera, apa kabar?, mari sini mendekat, oh ya apa kamu mau mencoba timun panen nya pak tani?” kata si Kancil santai.

“Haduh cil, kamu bagaimana sih, aku ini serius lho, kok kamu malah becanda sih?” si kera membalas. Si kancil lalu duduk di sebelah kera yang masih terengah-engah nafasnya karena berlari.

“Baiklah. coba bernafas dulu yang tenang, baru nanti aku dengarkan” kata si kancil.

Kemudian si kera mulai bercerita. “Begini cil, kita khan ini semua semakin tenar dan terkenal di dunia internet, karena sebabny kita sangat cemas dan khawatir kalau kita tidak terkenal lagi.” si kera mulai cerita. “Memangnya kenapa?” si Kancil heran.

“Soalnya, blog dimana kita selalu diceritakan ini, mengalami penurunan pengunjung yang sangat signifikan, apa sebab?, karena kak Ravi Vilda mengubah field dari blogspot menjadi www.dongenganakindonesia.com lewat custom field, sehingga Google kini menghilangkan blog dongeng anak dari posisi pertama di setiap keyword yang ada akibat custom field tadi” si kera cemas.

“Padahal sebelumnya, blog ini terkenal di semua keyword lho, cil, sebut saja mulai keyword dongeng anak, cerita anak, cerita si kancil, dan yang barrier populer yaitu dongeng anak kancil dan monyet. Kini semua keyword itu seperti hilang dari posisi pertama, gimana kita ga cemas , Cil?” si kera menambahkan.

“Oh masalah itu, aku pikir masalah apa tho. Itu sih gampang…kita serahkan saja sama kakak RaviVilda, biar dia yang urus semua itu. Kamu lupa yah kalau Kak RaviVilda itu khan jago SEO (Quest Engine Optimization) itu lho teknik agar dongeng-dongeng tentang kita selalu ada di nomor 1 di mesin pencarian Google, faham ga kamu, kera?” si kancil mencoba menjelaskan.

“Gila kamu cil, ilmu kamu keren banget, sampai tau SEO, Google segala macam, wah aku sih baru tau kalao soal itu, Ya semoga Kak RaviVilda bisa membalikkan semuanya kembali dan blog dongeng anak ini kembali ramai pengunjung ya Cil” si kera menambahkan.

“Ya Amin, semoga deh. Kamu juga jangan khawatir, soalnya kak RaviVilda khan jago men-dongeng, dia juga pasti selalu bring up to date konten cerita seputar kita dan kawan-kawan kita. Jadi here is not anything to agonize in this area, companion” si Kancil bergaya.

“Ah sok inggris kamu cil, ya udah deh kalau begitu aku mau balik masuk kedalam hutan, aku akan kabari teman-teman kita yang sedang menunggu di hutan untuk tetap berdoa, mendoakan agar supaya kak RaviVilda diberikan kesabaran dan ide yang banyak untuk tetap menceritakan kita semua ya Cil” kata si kera berdoa.

“Amin,….ya sudah aku mau kembali membereskan panen ketimun pak tani, ini sudah hampir siang, nanti pak tani akan marah jika aku belum selesai.” pinta si Kancil.

Akhirnya si kera pamit kepada kancil. Dan para penghuni hutan-pun kini senang karena blog dongeng anak indonesia ini akan kembali ramai pengunjung dan mereka pun akan kembali diceritakan dalam blog dongeng ini.


Original source : Doa Para Penghuni Hutan Untuk Blog Dongeng Anak Indonesia

Dongeng Si Pemuda Pemalas Yang Bertaubat

Dongeng Si Pemalas yang Bertaubat – Dongeng ini berawal dari sebuah desa yang ada di sebuah pegunungan di daerah terpencil dari suatu negeri. Hiduplah seorang lelaki muda yang hidupnya sangat santai sekali, sehingga banyak orang desa yang menjulukinya sebagai si pemalas. Keseharian aktifitasnya dihabiskan hanya bermalas-malasan tidur di bawah pohon rindang depan rumahnya. Sampai suatu hari datang seorang kakek berambut putih panjang menghampiri si lelaki muda ini.

“Hai anak muda, kenapa kau tidak bekerja seperti kebanyakan orang-orang di desa ini?, mereka berangkat pagi buta untuk mengais rejeki agar bisa hidup”. Si anak muda hanya bisa berkata sambil menggeser posisi tubuhnya yang terbaring di dipan. “Hai Kakek, buat apa aku bekerja?, bisakah kau melihat harta yang sudah aku miliki saat ini, dengan ini saja aku tidak akan kekurangan” jawab si anak muda dengan sombong.

Baca juga : Dongeng KAncil Dan Serigala

Si Kakek tersebut tidak menjawab, akan tetapi si kakek hanya berpesan kepada si pemuda agar tidak menyia-nyiakan masa muda dengan begitu saja. Tak lama kemudian si kakek berlalu, namun si pemuda kaya sombong tersebut tidak menghiraukan kepergian si kakek.

Hari berlalu begitu cepat. Si pemuda kaya yang sombong tampak kebingungan, hartanya semakin hari semakin menipis dan habis dengan cepat, semua itu ia gunakan untuk berfoya-foya dan untuk kesenangan sesaat saja.

Tiba pada waktunya, ia ingin makan namun tidak ada satupun makanan yang tersedia di dalam rumahnya dan ia pun kebingungan untuk mencari makan. Maka ia pun pergi ke pasar untuk bisa mendapatkan makanan yang ia makan di pagi itu.

Ia  merasakan kesedihan dalam perjalanan menuju ke pasar, ia membayangkan ketika ia masih punya banyak harta tapi ia tidak mau ber-sedekah kepada orang yang membutuhkan, kini ia pun merasakan apa yang orang lain rasakan ketika ia masih punya banyak harta.

Penyesalan tinggal penyesalan, kini ia pun harus meminta-minta ke pasar untuk mendapatkan sarapan pagi yang cuma cukup untuk mengganjal perutnya saja. lalu ia terbayang ketika seorang kakek pada waktu lalu datang menghampiri dia.

Akhirnya ia bertaubat, dan ingin merubah hidupnya. Sekarang ia mulai sadar dan mulai bekerja di pasar sebagai kuli angkut beras. Lama kelamaan hidupnya berubah dan mulai kembali memiliki harta namun masih sedikit. Ia pun kini mulai ber-sedekah untuk saling berbagi kepada orang yang masih membutuhkan.

Akhirnya si pemuda malas kini telah menjadi orang yang telah berubah 180 derajat. Ia pun kini hidup dalam kecukupan harta namun ia memilih untuk hidup dengan harta yang tidak banyak namun ia masih bisa membantu orang lain yang masih kekurangan.

Baca juga : Panglima peraang dan kalung ajaib

Hikmah dongeng anak ini adalah kita jangan sombong ketika kita memiliki harta yang banyak. Bantulah orang lain dan keluarkan harta kita untuk bisa membantu orang yang masih dibawah garis kemiskinan. Sesungguhnya harta yang kita miliki, disitu pula ada hak orang lain yang belum seberuntung kita. Semoga cerita anak ini bisa membawa hikmah kepada kita agar kita selalu diberi lindungan oleh Allah Swt. Amin


Original source : Dongeng Si Pemuda Pemalas Yang Bertaubat

Dongeng Anak Indonesia – Kisah Raja Batu Yang Tamak

Dongeng anak indonesia kali ini bercerita tentang kisah seorang raja yang tamak dengan harta kekayaan. Dikisahkan ada sebuah kerajaan di negeri antah berantah. Negeri tersebut sangat indah sekali alamnya, seluruh rakyat hidup dengan sejahtera aman dan sentosa. Pada suatu hari datanglah seorang nenek tua yang masuk kedalam istana sang raja.

“Bring to a standstill..!!” bentak penjaga kepada si nenek tadi. Spontan si nenek kaget bukan kepalang. “Apa tujuan kamu datang dan mau masuk kedalam istana ini, nenek tua?”, tanya sang penjaga kepada si nenek tersebut. “Aku ingin ketemu dengan raja”, jawab nenek tadi dengan suara yang sangat kecil dan terbata-bata. “Tidak boleh, tidak boleh ada satupun rakyat biasa yang bisa masuk dan menemui raja”, kata pengawal pintu istana. “Baiklah, sampaikan salamku kepada sang raja, bahwa aku akan kembali lagi”. Sang penjaga hanya tertegun heran kalau si nenek akan kembali lagi kedalam istana untuk menemui sang raja.

Hari berganti, dan pada suatu ketika, raja mendadak sakit keras dan seluruh istana berkumpul didalam kamar sang raja. Raja kemudian berkata, “aku akan membuat pengumuman bahwa aku akan memberikan seluruh harta kekayaan kerajaan ini, jika ada yang bisa menyembuhkan penyakitku”. Hari itu juga di pelosok negeri kerajaan itu dibuatlah sayembara, barang siapa yang bisa menyembuhkan penyakit raja, akan mendapatkan seluruh harta kekayaan dari sang raja.

Maka, berdatanglah semua tabib dan paranormal dari seluruh negeri untuk datang menyembuhkan penyakit sang raja. Tidak satupun dari mereka yang bisa menyembuhkan raja. Akhirnya pada suatu ketika datanglah nenek tua yang pernah dilarang masuk istana pada waktu itu untuk menyembuhkan sang raja.

Si nenek tetap dilarang ketika ingin masuk kedalam istana, namun sang raja memperbolehkan nenek tersebut masuk kedalam istana. Si nenek hanya memberikan ramuan yang berisi teh herbal kepada sang raja seraya berkata, kau boleh memerintah negeri ini asal kau jangan terlalu serakah akan kekayaan negeri ini.

Sang raja hanya heran dan berkata, “Kau fikir, hanya dengan minum teh ini bisa menyembuhkan penyakitku?”, “Tidak” kata si nenek, “lalu obat apa yang kau bawa agar bisa menyembuhkan penyakitku?” tanya sang raja geram. “Sesungguhnya penyakit yang kau derita akibat dari keserakahan dirimu yang terus menumpuk harta kekayaan dan tidak peduli dengan rakyatmu. Jika kau mau instropeksi sejenak saja dan menyesali perbuatanmu, maka penyakitmu akan segera sembuh”, saran si nenek.

“Lalu bagaimana jika aku tidak mengikuti saranmu?, tanya siraja semakin marah. “Kau akan menjadi batu” jawab si nenek. “Hahaha…ada-ada saja nenek tua ini, pengawal bawa nenek ini kepinggir hutan dan biarkan hewan buas memakannya”. Akhirnya si nenek dibawa kedalam hutan oleh pengawal raja lalu diikat ke sebuah pohon besar. Sang raja masih merasa kesal dengan saran dari nenek tua tadi, diminumnya teh herbal tadi dan keajaiban terjadi, dia langsung sembuh, namun dia tidak mau mengikuti nasehat dari nenek tua, raja semakin serakah dan semakin jahat kepada rakyatnya.

Akhirnya suatu malam, raja merasa badannya sangat panas sekali dan seketika dia langsung berubah menjadi batu. Ternyata sang raja telah berkhianat kepada rakyat dan dirinya sendiri dan akhirnya kutukan dari nenek tua tadi menjadi kenyataan.

Hikmah dongeng anak indonesia kali ini adalah janganlah menjadi orang yang sombong karena jabatan dan pangkat, karena setiap kita akan dimintai pertanggungjawaban akan apa yang kita perbuat kelak dikemudian hari oleh sang pencipta. Semoga ini akan menambah wawasan kita akan menjadi pribadi yang bertanggung jawab akan apa yang telah kita perbuat kepada orang lain. Dongeng anak indonesia akan kembali memposting dongeng yang bermutu esok. Sampai jumpa


Original source : Dongeng Anak Indonesia – Kisah Raja Batu Yang Tamak

Dongeng kancil melawan akal busuk harimau

Si Kancil kali ini dihadapkan kepada masalah yang berat. Seluruh anggota hutan kini tidak percaya lagi kepada si kancil. Apa pasal?, karena pada suatu malam kancil terbukti sedang mencuri timun pak petani. Padahal kancil sebenarnya sedang memindahkan hasil panen timun pak petani dari ladang menuju lumbung timun yang tidak jauh dari kebun ketimun.

Lalu siapa yang membuat isu kalau si kancil menjadi pencuri timun?. Adalah harimau yang sangat tidak suka akan tindak tanduk kancil yang selalu disukai dan memiliki banyak teman di hutan.

Harimau sangat benci kancil, karena kancil memiliki banyak sekali teman-teman dan semua anggota hutan sangat suka dengan kancil yang memiliki banyak akal untuk menolong sesama.

Kini harimau puas akan akal bulusnya untuk membuat para hewan hutan untuk membenci kancil. Akal dan siasatnya kini membuat dirinya menjadi pusat perhatian.

Pada suatu hari, masuklah harimau kedalam kerumunan para anggota hewan hutan yang tengah berkumpul.

“Gawat, para pemburu masuk hutan, kita harus segera menyingkir, apa kalian mau bersamaku untuk mengintai para pemburu itu” kata harimau tiba-tiba.

Para anggota hutan terkejut dan sangat ketakutan. Mereka tidak mau ditangkap para pemburu yang sering membawa mereka dan tidak segan-segan memburu dan membunuh para hewan anggota hutan.

Akhirnya si menjangan mau ikut dengan harimau. “Aku khan larinya barrier cepat, jika mereka tahu keberadaan ku , aku langsung lari dengan sangat cepat”. Ini membuat harimau tersenyum.”Hmmm…makan besar aku” gumam harimau.

Baca juga si Kancil dan serigala

Akhirnya si menjangan dan harimau pergi ke pinggir hutan untuk memantau keberadaan pemburu yang baru masuk ke dalam hutan.

Alhasil tidak ada pemburu yang masuk kedalam hutan. “Hai harimau mana pemburu-pemburu itu..kayaknya dari tadi tidak ada yang datang?” Tanya menjangan kepada harimau.

Harimau tidak langsung menjawab, tapi ia langsung menerkam dan berlari menuju menjangan. Menjangan kaget dan lari ketakutan.

Apa yang terjadi…nantikan cerita berikutnya yaa.


Original source : Dongeng kancil melawan akal busuk harimau

Cerita Si Buruk Rupa Penjaga Pintu Kereta

Adalah si buruk rupa yang selalu bekerja di awal pagi untuk mengais rejeki demi sang anak dan istrinya. Si buruk rupa selalu dicurigai ketika setiap orang naik dalam kereta, karena si buruk rupa selalu ada di pintu kereta dan selalu sering mendapat cemoohan dari orang-orang yang naik kedalam kereta.

Si buruk rupa tidak malu dan tidak mau mengganggu siapapun yang naik kedalam kereta karena memang dia berniat untuk mengais rejeki demi anak istrinya. Siapa sangka sebenarnya si buruk rupa berpenghasilan tinggi karena sifatnya yang selalu rendah hati dan tidak mau sombong seperti menampakkan harta kekayaan dalam kereta. Banyak orang-orang yang naik dalam kereta memamerkan doohickey terbaru mereka, memamerkan perhiasan mereka, namun si buruk rupa tampil adanya, bahkan seperti tidak memiliki apa-apa.

Sering ia selalu dicurigai dalam kereta, banyak orang yang memalingkan muka atau badan ketika berpapasan di dalam kereta, mungkin mereka mengira si buruk rupa ini adalah orang jahat, namun sebenarnya si buruk rupa hanya ingin menaiki kereta untuk pergi dan pulang menuju tempat kerjanya.

Jaman memang sangat kejam bagi si buruk rupa, namun ia tidak peduli, dia hanya ingin menikmati perjalanan kereta di pagi hari karena ia sangat rajin seperti ayam jantan yang berkokok di pagi hari sebelum orang lain bangun, si buruk rupa sudah bergegas menuju stasiun kereta untuk bekerja setiap harinya.

Tahun berganti, lama kelamaan si buruk rupa kini sudah memiliki banyak harta dan kendaraan yang bisa ia gunakan untuk pergi ke tempat pekerjaannya, namun ia tetap memilih untuk pergi dengan kereta api dan tida mau pergi dengan kendaraan milik pribadi.

Baginya menaiki kereta di pagi hari membuat ia rajin bangun pagi dan sehat yang selalu ia dapatkan ketika ia mandi pagi serta menunaikan ibadah setiap pagi. Bagi orang-orang yang selalu mencurigainya sampai kini masih terus curiga si buruk rupa, walau sebenarnya si buruk rupa adalah orang yang selalu beruntung mendapatkan pekerjaan yang berpenghasilan lebih jauh dari orang-orang yang selalu mencurigainya, namun semua itu hanya ia pendam dalam hati, dalam hatinya ia selalu mendoakan setiap orang yang curiga dan mencibir kepadanya agar orang tersebut mendapatkan berkah hari itu dan selalu diberikan kasih sayang oleh Tuhan.

Berkat doa-doa si buruk rupa setiap hari yang selalu mendoakan orang yang mencurigainya, kini si buruk rupa semakin rajin membantu ratusan anak-anak yatim dan menjadi donatur tetap tempat ibadah dan hidupnya semakin bahagia dan dipuja banyak orang di sekitarnya sebagai orang kaya yang dermawan dan tidak sombong dengan harta.


Original source : Cerita Si Buruk Rupa Penjaga Pintu Kereta

Dongeng Anak Indonesia – Kisah Penggembala Malang

Dongeng anak indonesia kali ini bercerita tentang seorang penggembala yang menggembalakan ternak domba di sebuah padang rumput yang luas. Namun si penggembala tersebut tidak mengetahui bahwa di dekat padang rumput tadi ada segerombolan srigala yang sudah kelaparan.

“Ah, enak sekali menjadi penggembala domba, santai dan bisa menikmati angin sepoi-sepoi”, gumam si gembala sambil meniup seruling bambu yang mengeluarkan bunyi merdu di iringi tiupan angin sore yang membuat mata menjadi mengantuk.

Mungkin karena terlalu sepi sekali, akhirnya muncul niat iseng dari si penggembala tadi, kemudian ia ingin membuat kejutan bagi warga kampung sekitar padang rumput tadi, tak lama ia pun berteriak, “Tolong..tolong ada srigala….tolong..tolong ada srigala….”, sontak para warga kampung berdatangan, ada yang membawa pisau, bambu, golok, parang.

Ternyata kedatangan para warga kampung memang dipicu oleh beberapa kasus ternak mereka yang dimangsa oleh srigala, sehingga mereka sangat geram dengan ulang dan tingkah srigala yang memakan hewan ternak mereka.

“Mana srigala, dimana srigala itu?” tanya warga kepada si penggembala. Si gembala hanya tersenyum kecut melihat kedatangan para warga, “Hmm..anu pak, tidak ada srigala, saya hanya bermimpi tadi”. Warga pun memakluminya, karena angin yang sepoi-sepoi bisa membuat orang menjadi mengantuk dan terlena.

Akhirnya mereka pulang kembali masuk kedalam kampung.

“Hehehe….lucu juga yah, bisa mengumpulkan orang banyak dalam waktu sekejab” hati si Penggembala senang, karena dia tadi tidak kesepian lagi.

Pada keesokkan harinya, si Penggembala melakukan hal yang sama seperti kemarin, ia berteriak-teriak meminta tolong kalau ada srigala yang datang memakan domba miliknya. Walhasil para warga mulai kesal dan tidak suka dengan kelakuan si Penggembala ini.

Waktu berlalu, keesokan hari kembali si Penggembala melakukan hal yang sama, tapi kali ini benar-benar terjadi, dimana ada segerombolan srigala mendatangi padang rumput dimana ia menggembalakan domba-dombanya.

Kontan saja si Penggembala panik, dan langsung memanjat pohon untuk berteriak meminta pertolongan warga kampung. Warga kampung yang mendengar teriakan si Penggembala hanya gusar dan tidak mau datang sebab itu bisa saja kelakuan si Penggembala yang hanya iseng saja. Walhasil tidak ada warga yang datang dan ternak dombanya habis dimangsa oleh srigala tadi.

Nah, hikmah dari dongeng anak indonesia kali adalah kita tidak boleh mempermainkan orang lain, walau tujuan kita hanya iseng saja, sebab bisa jadi orang lain tidak menyukai apa yang kita kerjakan dengan tujuan untuk iseng semata dan merugikan orang lain.


Original source : Dongeng Anak Indonesia – Kisah Penggembala Malang

Dongeng Anak Indonesia – Tips Mendongeng Anak Yang Baik Dan Menyenangkan

Membaca blog dongeng anak indonesia akan lebih menarik jika anda mau sedikit meluangkan waktu kepada anak-anak anda. Teknik mendongeng yang baik dan benar akan membawa dampak yang positif kepada anak-anak. Alur cerita yang mudah diikuti serta intonasi yang tepat membuat para pendengar terutama anak-anak akan merasa senang dan gembira, serta mempercepat daya tangkap dan nalar serta imajinasi positif bagi sang anak.

Kebanyakan orang tua sekarang belum bisa secara maksimal untuk mendongeng kepada buah hati mereka, padahal dengan meluangkan waktu sedikit disela-sela waktu istirahat atau libur anda, mendongeng (khususnya dongeng anak indonesia) bisa memaksimalkan fungsi dan kerja otak si kecil secara penuh.

Mendongeng adalah sebuah teknik dimana sang pendongeng dengan serta merta membawakan alur cerita yang menarik bagi si anak. Dengan intonasi yang ceria serta tidak monoton, mendongeng kepada anak bisa membuat buah hati kita menjadi ceria dan bersemangat dalam bermain.

Namun sayangnya kini banyak dongeng anak indonesia yang sudah terlupakan, sehingga tak jarang orang tua menjadi tidak tahu dongeng apa yang bisa mereka ceritakan kepada buah hati mereka.

Tidak usah khawatir, sebab anda bisa memulai sebuah dongeng dengan alur cerita yang sangat sederhana, dengan menghadirkan topik kebaikan yang bisa anda ceritakan. Biasanya tema kebaikan melawan kejahatan adalah tema cerita yang barrier banyak diminati para orang tua, serta tema kepandaian melawan kebodohan.

Bawakan dongeng dengan memakai tokoh karakter yang biasanya anak-anak sangat suka, contohnya saja si kancil. Dengan memakai tokoh sikancil, kebanyakan anak-anak tertuju kepada tokoh yang pandai dan cerdik.

Anda jangan terlalu fokus kepada sebuah/seekor tokoh yang anda fikirkan atau bayangkan ketika ingin mendongeng di depan anak anda. Jujur saya sendiri lebih senang memakai tokoh-tokoh hewan yang ada didalam hutan untuk mendongeng kepada anak saya.

Gunakan selalu intonasi yang berbeda-beda pada setiap karakter. Nah tips yang satu ini sangat penting. Disamping mengajari anak untuk mampu membedakan antara suara tokoh satu dengan tokoh lainnya. Juga melatih mereka untuk menghafal intonasi dari setiap karakter yang anda dongeng-kan.

Perlihatkan mimik/raut muka anda setiap dialog yang anda ceritakan. Permainan raut muka sangat membuat anak menjadi fokus dan asik serta terlena dalam mendengarkan dongeng anda. Coba saja perhatikan jika anda mendongeng dengan raut muka seperti orang yang sedang mengantuk..ehehe.

Dunia anak adalah dunia yang penuh dengan keceriaan. Buatlah alur dongeng anak anda menjadi se-ceria mungkin. Ambillah posisi yang bisa terlihat secara keseluruhan oleh putra-putri anda. Jangan sungkan jika anda harus teriak-teriak, melompat-lompat bahkan menangis jika memang dongeng tersebut mengharuskan anda mencontohkannya.

Jadilah pendongeng yang hebat di hadapan anak anda. Buatlah dongeng anak indonesia sebanyak mungkin dan jadikan dongeng anak indonesia menjadi dongeng favorit putra-putri keluarga anda.

Incoming search terms:

  • cerita tentang perilaku jujur

Original source : Dongeng Anak Indonesia – Tips Mendongeng Anak Yang Baik Dan Menyenangkan