Doa Para Penghuni Hutan Untuk Blog Dongeng Anak Indonesia

Doa Para Penghuni Hutan Untuk Blog Dongeng. Dongeng ini berawal dari sebuah hutan yang rindang, hutan yang sejuk serta para penghuni hutan yang ramah sekali. Mulai dari si kancil, kerbau, harimau, gajah. semut, monyet dan lainnya. Semua sangat saling menyangi dan mereka sangat berterima kasih kepada blog dongeng anak indonesia yang telah menceritakan cerita-cerita anak tentang mereka di blog kesayangan ini. Namun mereka sangat sedih. Ada apa gerangan para penghuni hutan sangat sedih?, kini mereka sangat tidak semangat dan tidak bergairah dengan kehidupan yang ada di dalam hutan.

Kabar bahwa penghuni hutan tidak bersemangat, terdengar oleh si Kancil yang cerdik. Suatu hari si kancil yang sedang berada di ladang pak tani didatangi oleh sang kera yang berlari tergopoh-gopoh menuju si kancil yang sedang membereskan panen ketimun pak Tani.

“Cil, kancil…gawat…gawat..” kata si kera yang datang sambil terengah-engah. “hai kera, apa kabar?, mari sini mendekat, oh ya apa kamu mau mencoba timun panen nya pak tani?” kata si Kancil santai.

“Haduh cil, kamu bagaimana sih, aku ini serius lho, kok kamu malah becanda sih?” si kera membalas. Si kancil lalu duduk di sebelah kera yang masih terengah-engah nafasnya karena berlari.

“Baiklah. coba bernafas dulu yang tenang, baru nanti aku dengarkan” kata si kancil.

Kemudian si kera mulai bercerita. “Begini cil, kita khan ini semua semakin tenar dan terkenal di dunia internet, karena sebabny kita sangat cemas dan khawatir kalau kita tidak terkenal lagi.” si kera mulai cerita. “Memangnya kenapa?” si Kancil heran.

“Soalnya, blog dimana kita selalu diceritakan ini, mengalami penurunan pengunjung yang sangat signifikan, apa sebab?, karena kak Ravi Vilda mengubah field dari blogspot menjadi www.dongenganakindonesia.com lewat custom field, sehingga Google kini menghilangkan blog dongeng anak dari posisi pertama di setiap keyword yang ada akibat custom field tadi” si kera cemas.

“Padahal sebelumnya, blog ini terkenal di semua keyword lho, cil, sebut saja mulai keyword dongeng anak, cerita anak, cerita si kancil, dan yang barrier populer yaitu dongeng anak kancil dan monyet. Kini semua keyword itu seperti hilang dari posisi pertama, gimana kita ga cemas , Cil?” si kera menambahkan.

“Oh masalah itu, aku pikir masalah apa tho. Itu sih gampang…kita serahkan saja sama kakak RaviVilda, biar dia yang urus semua itu. Kamu lupa yah kalau Kak RaviVilda itu khan jago SEO (Quest Engine Optimization) itu lho teknik agar dongeng-dongeng tentang kita selalu ada di nomor 1 di mesin pencarian Google, faham ga kamu, kera?” si kancil mencoba menjelaskan.

“Gila kamu cil, ilmu kamu keren banget, sampai tau SEO, Google segala macam, wah aku sih baru tau kalao soal itu, Ya semoga Kak RaviVilda bisa membalikkan semuanya kembali dan blog dongeng anak ini kembali ramai pengunjung ya Cil” si kera menambahkan.

“Ya Amin, semoga deh. Kamu juga jangan khawatir, soalnya kak RaviVilda khan jago men-dongeng, dia juga pasti selalu bring up to date konten cerita seputar kita dan kawan-kawan kita. Jadi here is not anything to agonize in this area, companion” si Kancil bergaya.

“Ah sok inggris kamu cil, ya udah deh kalau begitu aku mau balik masuk kedalam hutan, aku akan kabari teman-teman kita yang sedang menunggu di hutan untuk tetap berdoa, mendoakan agar supaya kak RaviVilda diberikan kesabaran dan ide yang banyak untuk tetap menceritakan kita semua ya Cil” kata si kera berdoa.

“Amin,….ya sudah aku mau kembali membereskan panen ketimun pak tani, ini sudah hampir siang, nanti pak tani akan marah jika aku belum selesai.” pinta si Kancil.

Akhirnya si kera pamit kepada kancil. Dan para penghuni hutan-pun kini senang karena blog dongeng anak indonesia ini akan kembali ramai pengunjung dan mereka pun akan kembali diceritakan dalam blog dongeng ini.


Original source : Doa Para Penghuni Hutan Untuk Blog Dongeng Anak Indonesia

Dongeng Si Pemuda Pemalas Yang Bertaubat

Dongeng Si Pemalas yang Bertaubat – Dongeng ini berawal dari sebuah desa yang ada di sebuah pegunungan di daerah terpencil dari suatu negeri. Hiduplah seorang lelaki muda yang hidupnya sangat santai sekali, sehingga banyak orang desa yang menjulukinya sebagai si pemalas. Keseharian aktifitasnya dihabiskan hanya bermalas-malasan tidur di bawah pohon rindang depan rumahnya. Sampai suatu hari datang seorang kakek berambut putih panjang menghampiri si lelaki muda ini.

“Hai anak muda, kenapa kau tidak bekerja seperti kebanyakan orang-orang di desa ini?, mereka berangkat pagi buta untuk mengais rejeki agar bisa hidup”. Si anak muda hanya bisa berkata sambil menggeser posisi tubuhnya yang terbaring di dipan. “Hai Kakek, buat apa aku bekerja?, bisakah kau melihat harta yang sudah aku miliki saat ini, dengan ini saja aku tidak akan kekurangan” jawab si anak muda dengan sombong.

Baca juga : Dongeng KAncil Dan Serigala

Si Kakek tersebut tidak menjawab, akan tetapi si kakek hanya berpesan kepada si pemuda agar tidak menyia-nyiakan masa muda dengan begitu saja. Tak lama kemudian si kakek berlalu, namun si pemuda kaya sombong tersebut tidak menghiraukan kepergian si kakek.

Hari berlalu begitu cepat. Si pemuda kaya yang sombong tampak kebingungan, hartanya semakin hari semakin menipis dan habis dengan cepat, semua itu ia gunakan untuk berfoya-foya dan untuk kesenangan sesaat saja.

Tiba pada waktunya, ia ingin makan namun tidak ada satupun makanan yang tersedia di dalam rumahnya dan ia pun kebingungan untuk mencari makan. Maka ia pun pergi ke pasar untuk bisa mendapatkan makanan yang ia makan di pagi itu.

Ia  merasakan kesedihan dalam perjalanan menuju ke pasar, ia membayangkan ketika ia masih punya banyak harta tapi ia tidak mau ber-sedekah kepada orang yang membutuhkan, kini ia pun merasakan apa yang orang lain rasakan ketika ia masih punya banyak harta.

Penyesalan tinggal penyesalan, kini ia pun harus meminta-minta ke pasar untuk mendapatkan sarapan pagi yang cuma cukup untuk mengganjal perutnya saja. lalu ia terbayang ketika seorang kakek pada waktu lalu datang menghampiri dia.

Akhirnya ia bertaubat, dan ingin merubah hidupnya. Sekarang ia mulai sadar dan mulai bekerja di pasar sebagai kuli angkut beras. Lama kelamaan hidupnya berubah dan mulai kembali memiliki harta namun masih sedikit. Ia pun kini mulai ber-sedekah untuk saling berbagi kepada orang yang masih membutuhkan.

Akhirnya si pemuda malas kini telah menjadi orang yang telah berubah 180 derajat. Ia pun kini hidup dalam kecukupan harta namun ia memilih untuk hidup dengan harta yang tidak banyak namun ia masih bisa membantu orang lain yang masih kekurangan.

Baca juga : Panglima peraang dan kalung ajaib

Hikmah dongeng anak ini adalah kita jangan sombong ketika kita memiliki harta yang banyak. Bantulah orang lain dan keluarkan harta kita untuk bisa membantu orang yang masih dibawah garis kemiskinan. Sesungguhnya harta yang kita miliki, disitu pula ada hak orang lain yang belum seberuntung kita. Semoga cerita anak ini bisa membawa hikmah kepada kita agar kita selalu diberi lindungan oleh Allah Swt. Amin


Original source : Dongeng Si Pemuda Pemalas Yang Bertaubat

Dongeng si Pemuda Miskin Yang Suka bersedekah

Alkisah disebutkan seorang pemuda yang sangat miskin tidak memiliki apa-apa. Hidupnya pun sangat memilukan. Ia berpindah-pindah dari satu pasar ke pasar yang lainnya. Namun apa yang sangat membanggakan dari si pemuda tersebut, ternyata ia sangat raji beribadah dan sering bangun pagi-pagi sebelum orang-orang pasar berdatangan.

Meskipun ia tidak memiliki apa-apa namun ia sangat rajin sekali bekerja. Buatnya tidak apa ia miskin namun ia masih memilik Tuhan tempat ia berdoa dan menggantungkan nasibnya.

Pagi-pagi ia bangun sekitar jam 2 pagi, kemudian ia shalat tahajjud dan tak lupa pula menunaikan ibadah shalat shubuh ketika menjelang pagi. Ia menjadi kuli panggul, kemudian menjadi tukang sapu di pasar, membantu memanggul beras, dan apa saja ia kerjakan agar ia bisa mendapatkan upah dari orang yang ia bantu.

Namun ada satu perilaku mulia yang perlu di teladani dari pemuda miskin ini, ternyata uang dari hasil kerja kerasnya ia berikan sebagian bahkan semuanya bagi orang-orang yang tidak mampu yang ia temukan di sekitar pasar tersebut.

Banyak orang yang tidak tahu amalan si pemuda yang sangat baik dan mulia ini. Berbulan-bulan ia mengerjakan kebaikan itu dan ia pun tetap sabar dalam menjalankan pekerjaannya.

Sampai suatu waktu ketika ia memberikan sedekah kepada seorang ibu yang sedang meminta-minta. Ada seorang pedagang beras yang memperhatikan pemuda ini, lalu kemudian bertanya” hai anak muda, maukah kau menjadi karyawan ku, anak buahku semuanya sedang pulang kampung dan tidak ada yang menjagai toko milikku”.

Mendengar perkataan juragan beras, pemuda ini sangat senang bukan kepalang, kini ia tidak perlu lagi menjadi kuli pangul beras, namun ia at that calculate-door and dearest menjadi pegawai toko beras yang mendapat bayaran yang lumayan besar sehingga ia bisa menabung.

Demikianlah kisah seorang pemuda miskin yang suka bersedekah, semoga kisah ini bisa meng-inspirasi kita semua untuk semakin taat menjalankan perintah Tuhan dan berbuat kebaikan kepada sesama.

Incoming search terms:

  • kisah perjodohan sampai hamil dan melahirkan anak watpad
  • dongeng putri raja dan pemuda miskin

Original source : Dongeng si Pemuda Miskin Yang Suka bersedekah

Cerita dongeng anak | Kisah Bunga Kembang Sepatu Raksasa

Dongeng anak indonesia kali ini bermula dair sebuah kerajaan di negeri antah berantah. Dahulu kala ada seorang raja yang bernama raja Diandras, Raja ini sangat arif dan bijaksana dalam memimpin kerajaannya. Sampai suatu saat raja mengalami sakit yang parah, berpuluh-puluh tabib dari negeri seberang didatangkan dari negeri seberang untuk mengobati penyakit sang raja, namun tidak satupun yang berhasil mengobati dan menyembuhkan penyakit sang raja. Akhirnya diadakan sayembara kerajaan yang di umumkan di tengah alun-alun kerajaan.

Sayembara itu berbunyi, barang siapa yang bisa menyembuhkan penyakit raja, akan diberikan hadiah, jika ia (pemenang sayembara) adalah laki-laki maka ia akan diangkat menjadi pangeran sebagai pengganti raja kelak, dan jika ia perempuan maka ia akan dijadikan permaisuri raja.

Setelah itu berdatanglah para tabib dan orang pinta dari segala penjuru negeri, ada yang datang dengan menggunakan perahu melintasi lautan ada pula yang menyebrang sungai, ada pula yang menggunakan kesaktian dengan terbang diatas awan.

(Dongeng anak dan cerita anak hanya di http://dongenganakindonesia1.blogspot.com)

Namun semua peserta sayembara yang datang untuk mengobati sang raja akhirnya gagal untuk menyembuhkan raja. Hingga pada suatu hari datanglah seorang pemuda masuk kedalam istana.

Sesampainya dipintu istana, pemuda itu disambut oleh 2 orang penjaga pintu gerbang istana yang berbadan tinggi dan tegap. “Berhenti kisanak, ada tujuan apa engkau hendak memasuki istana raja”, tanya penjaga kepada pemuda itu. Dari penampilannya pemuda itu tampak sangat lusuh, bajunya compang-camping dan mukanya kotor serta tubuhnya sangat bau sekali.

“Aku ingin menemui raja dan ingin menyembuhkan baginda raja”, kata pemuda itu sambil membungkuk dan menunjukkan sebuah bungkusan kepada para penjaga. Sontak para penjaga langsung tertawa terbahak-bahak mendengar perkataan pemuda itu. “Haahaha..bagaimana mungkin kau bisa menyembuhkan raja, sedangkan kau saja tampak jorok dan mirip seperti orang sakit, haha”, kata penjaga sambil tertawa memegangi perut mereka.

“Tapi raja kalian sedang sekarat, apakah tidak boleh hamba menyembuhkan baginda raja?”, sontak langsung para penjaga langsung melotot mendengar perkataan si pemuda tadi. “Hei anak muda, lancang sekali kau berkata raja kami sedang sekarat!”, “Oh ya silahkan saja engkau lihat sendiri, bukannya sayembara ini diadakan untuk menyembuhkan raja?”.

Mendengar keributan yang terjadi di pintu gerbang, salah satu perdana menteri kerajaan menghampiri, “Ada apa gerangan, wahai pengawal?”. Tanya sang menteri kepada penjaga.

“Ini tuanku, ada anak muda yang ingin mengobati sakit baginda raja Diandras, tapi dari penampilannya dia sangat tidak meyakinkan”. “Baik, bawa masuk dia kedalam istana”, kata sang menteri.

(Dongeng anak dan cerita anak hanya di http://dongenganakindonesia1.blogspot.com)

Singkat cerita si pemuda ini masuk kedalam istana, kemudian ia memberikan sebuah isyarat kesembuhan kepada sang Raja. “Baginda raja, maafkan hamba yang telah lancang masuk kedalam istana raja, tetapi ijinkan hamba memberitahukan bahwa sakit baginda raja hanya bisa diobati oleh bunga kembang sepatu raksasa, dan bunga itu hanya bisa diambil oleh orang yang barrier jujur di kerajaan ini”.

Sehari setelah pemuda itu datang, keesokan harinya berbondong-bondong rakyat keraajaan itu mendatangi bunga kembang sepatu yang ada di dalam hutan, tak satupun bisa menghampiri bunga tersebut.

Sampai akhirnya ada seorang kakek tua, datang dan memetik bunga kembang sepatu tanpa ada halangan yang berarti. Si kakek lalu dibawa dan diboyong oleh pengawal istana dan memberika obat yang berasal dari kembang sepatu untuk diminum oleh sang Raha Diandras.

Dan akhirnya rajapun sembuh, dan sikakek tidak meminta satupun hadiah yang ditawarkan oleh sang raja, hanya ada satu permintaan sang kakek, yaitu ia ingin raja tetap memerintah negeri ini dengan lebih arif dan bijaksana lagi. Raja kemudian meneteskan air mata, ia tidak mengira di negeri ini masih ada orang yang ikhlas memberikan bantuan tanpa mengharapkan imbalan.

Akhirnya sang kakek diangkat menjadi penasihat raja, dan raja Diandras pun kembali memerintah sebagai raja di negeri yang adil, damai dan sentosa bagi rakyatnya. Hikmah dari dongeng anak kali ini adalah kita harus menjadi pribadi yang jujur dan sederhana. Sebab dengan kejujuran maka semua kebaikan akan datang kepada kita.

Terima kasih sudah membaca cerita anak di blog dongeng anak Indonesia (http://dongenganakindonesia1.blogspot.com/), semoga bermanfaat bagi anda dan buah hati anda tercinta.

Incoming search terms:

  • dongeng kerajaan awan
  • kisah negeri dongeng benci jadi cinta
  • kumpulan kisah cerita dongeng bunga

Original source : Cerita dongeng anak | Kisah Bunga Kembang Sepatu Raksasa

Sumur di Belakang Rumah Nenek

Hampir semua cucu-cucu yang datang ke rumah nenek
menanyakan nasib sumur itu. Apa gerangan yang terjadi dengan sumur itu sekarang?
Apakah dia masih bisa dipakai?. Pertanyaan standar yang diajukan mereka saat
datang ke rumah ini.

Sebenarnya bagiku sumur itu adalah sumur biasa saja,
seperti sumur di rumahku dan sumur-sumur lain yang ada di kampung ini. Sebuah
sumur berdiameter satu setengah meter, dengan dinding setinggi satu meter dari
permukaan tanah, tidak dilengkapi atap dan kedalaman sumur kurang dari delapan
meter.

Incoming search terms:

  • Cerita maksiat dengan nenek nenek
  • nenek dan cucu gewe

Original source : Sumur di Belakang Rumah Nenek

Dongeng Anak Indonesia | Iis Anak Yang Pandai dan Rajin Bekerja

Ini adalah dongeng anak indonesia yang bercerita tentang seorang anak yang terlahir dari keluarga miskin di tengah kota. Namun sang anak tidak mau menyerah begitu saja terhadap keadaan yang menimpa orang tuanya. Mereka hidup dengan sederhana bahkan boleh dibilang pas-pasan. Apa yang mereka dapatkan habis dimakan hari itu juga dan mereka harus bekerja keras untuk esok harinya.

Adalah iis seorang anak yang sangat pandai dan rajin serta suka bekerja. Sehari-harinya selepas ia pulang sekolah, ia langsung pulang kerumah dan mengganti baju lalu langsung ia menuju tetangga yang menjual es teh manis. Ia membantu menjual es teh manis tadi keliling kampung bersama teman-temannya. Tidak itu saja iis juga membantu menunggui toko kelontong milik saudaranya.

Ketika ia melayani pelanggan toko itu, ia sangat senang sekali dan bermimpi punya toko kelontong sendiri yang ia kelola. Dari situlah ia mulai belajar berniaga dari saudaranya tersebut. Ia belajar bagaimana mengelola aliran uang yang ada di toko tersebut.

(Dongeng anak dan cerita anak hanya di http://dongenganakindonesia1.blogspot.com)

Tidak cuma senang berjualan, ternyata iis juga senang dengan musik, tak jarang ia sering dengan teman-teman sebayanya berkeliling kampung untuk mengamen, jiwa seni-nya berasal dari sang Bapak yang dulunya adalah penambuh gendang di kampung. Sekali lagi iis bermimpi ketika ia dewasa ingin bisa memiliki alat musik sendiri dan bermain menghibur orang banyak.

Tidak hanya berjualan es teh manis keliling kampung, terkadang ia harus berjualan di dalam kereta jurusan Bogor, dan pada sorenya ia pulang ke kota. Tidak saja berjualan es teh manis, ia juga pada hari libur menjajakan koran dari pagi buta. Buatnya apa yang ia kerjakan tidak cuma bisa menambah uang jajan dan ongkos sekolah, akan tetapi ia sungguh bercita-cita untuk menjadi seorang pebisnis yang sukses pada suatu saat nanti.

Ibunya tidak mengetahui kalau iis sering berjualan es teh manis keliling kampung bahkan harus naik kereta untuk menjual es teh manis dan koran paginya. Iis juga rajin membantu ibunya untuk mengantarkan jahitan ibunya ke pasar PSPT untuk di obras. Ia pun berniat untuk membelikan mesin obras kepada ibunya kelak nanti jika ia dewasa.

(Dongeng anak dan cerita anak hanya di http://dongenganakindonesia1.blogspot.com)

Baginya apa yang ia lakukan untuk mendapatkan uang bukan semata-mata untuk kesenangan akan tetapi untuk bisa membantu orangtuanya yang hidup serba kekurangan, namun itu tidak menyurutkan niatnya untuk bisa menjadi seorang yang sukses kelak ia besar nanti.

Sahabat yang sangat dekat dengan iis adalah Oyong. Oyong juga berasal dari keluarga yang sederhana, semangat mereka sama yaitu ingin membantu kehidupan keluarga mereka. Mereka menjual es teh manis di kereta bersama, menjual koran bersama, Mereka sangat akrab sekali sehingga seperti keluarga.

Sehingga ketika mereka dewasa, mereka berpisah dan tidak pernah bertemu kembali. Kini iis bisa membelikan ibunya mesin obras yang pernah diimpikannya kelak nanti ketika ia sudah bisa bekerja.

Hikmah dari Dongeng anak indonesia diatas adalah kita harus punya impian besar yang bisa kita buktikan pada suatu saat. Dengan berani bermimpi kita akan bisa menaklukan hidup ini. Dan dengan cita-cita yang tinggi kita bisa mendapatkan apa yang kita inginkan dengan kerja keras tentunya.

Terima kasih sudah membaca cerita anak di blog dongeng anak Indonesia (http://dongenganakindonesia1.blogspot.com/), semoga bermanfaat bagi anda dan buah hati anda tercinta.

Incoming search terms:

  • cerita anak pintar

Original source : Dongeng Anak Indonesia | Iis Anak Yang Pandai dan Rajin Bekerja

Dongeng kisah laba laba dan kupu kupu

Dongeng kali ini bercerita tentang seekor laba-laba dan kupu kupu. Suatu hari yang indah kupu kupu terbang kesana kemari di sebuah taman bunga yang indah. Si kupu kupu sangat senang sekali hinggap dari satu bunga ke bunga yang lain. Pada suatu ketika si kupu kupu bertemu dengan seekor laba-laba yang sedang membuat jaring.

“Hai laba-laba..selamat pagi, sedang apa kamu” kata si kupu kupu menegur si laba laba yang sedang asik membuat jaring. “Corona juga kupu-kupu, aku sedang membuat jaring nih” kata si laba laba. “Wah besar juga jaring mu, pasti tangkapan kamu banyak malam nanti” si kupu mengejek.

cerita anak indonesia

“Ah tidak juga kupu, kadang aku buat jaring besar, tak satupun nyamuk atau serangga lain yang hinggap di jaringku, lihatlah dirimu..kau tidak akan pernah kekurangan madu yang kau hisap dari bunga bunga itu, iya khan?” Kata si laba laba merendah.

“Oohh…ga. Juga sih..kadang kalau bunga itu sudag gugur maka akupun kehilangan makanan ku, dan kadang aku harus terbang jauh untuk mencari bunga lain yang lebih segar” si kupu merasa sedih sebab sebentar lagi akan datang musim panas dan semua bunga pasti akan layu.

“Oke deh kupu, aku akan melanjutkan membuat jaringnya, sebentar lagi hari akan gelap nih”. Kata si laba laba menyegerakan pekerjaannya.

Lalu keduanya berpisah dan melanjutkan aktifitasnya kembali dan hari semakin sore menjelang malam.

Hikmah cerita anak kali ini adalah jangan pernah mengeluh sebab dengan mengeluh kita akan semakin terbebani dengan semua masalah. Jadikan hidup ini sedemikian cerah, secerah matahari pagi yang akan membuat hidupmu semakin bahagia.


Original source : Dongeng kisah laba laba dan kupu kupu

Dongeng anak – Kisah Penyihir Yang Kejam dan Tongkat Ajaib Pemuda Miskin

Kumpulan kisah dongeng cerita anak kali ini bercerita tentang penyihir yang kejam dan tongkat ajaib pemuda miskin. Dikisahkan ada seorang penyihir yang sangat kejam. Hidupnya seorang diri didalam sebuah hutan. Setiap hari kerjanya hanya meracik ramuan agar sihirnya bertambah sakti.

Agar ramuannya bertambah sakti, semua jenis tanaman hingga tumbuhan aneh dimasukkan kedalam kuali yang sangat besar. Sebentar-sebentar diaduknya kuali lalu dicicipinya kemudian ia memberikan mantera agar bisa dipakai untuk niat jahatnya.

Setiap malam penyihir itu keluar rumah dengan sapu terbang ajaibnya. Ia mencari tanaman aneh untuk ia pakai pada ramuannya.

Diseberang gunung dari tempat penyihir tinggallah seorang pemuda miskin yang rajin yang tinggal sendiri di sebuah rumah kecil dan sederhana.

Ia sangat rajin bekerja, mulai dari jam 4 pagi, ia sudah berangkat untuk mengerjakan ladang milik orang di bukit seberang.

Diperjalan ia menemukan sebuah tongkat yang tergeletak di pinggiran jalan bebatuan. Kemudian diambilnya tongkat itu. Dan dibawanya ke ladang tempat ia bekerja.

(Dongeng anak dan cerita anak hanya di http://dongenganakindonesia1.blogspot.com)

Sampai di ladang ia segera bekerja, dan setelah siang hari ia berhenti untuk isitrahat. Anehnya baru saja ia ingin memulai kerja kembali, biji-biji palawija yang ia tanam tadi pagi, langsung tumbuh dan menghasilkan banyak sekali hasil panen hari itu juga.

Ia terheran-heran dengan kejadian tersebut, ternyata tongkat yang ia temukanlah yang menyebabkan keanehan itu terjadi.

Lalu dibawa pulanglah tongkat tersebut, lalu ia mencoba keajaiban tongkat tadi. Dipukuli-pukulkan ke sebuah batu, seketika batu menjadi emas. Si pemuda seperti terkena petir di siang hari bolong. Ia sangat terkejut sekali.

Sementara di rumah si penyihir. ” Hah …kemana tongkat ajaibku?..seseorang telah mengambilnya, bedebah…”, si penyihir sangat geram sekali tongkat nya hilang, padahal tonggkat itu ingin ia gunakan untuk mencelakai raja negeri itu.

Dengan memendam amarah, si penyihir pergi mencari tongkatnya, setiap orang yang dijumpainya ia tanya, namun orang-orang yang tidak bisa menjawab ia lukai dengan kejam.

Akhirnya sampailah ia ke rumah pemuda miskin tadi. Ketika sampai ia langsung turun dari sapu sakti-nya. Di depan rumah si pemuda sedang membagi-bagikan emas kepada para penduduk. Melihat si penyihir datang, sontak semua orang langsung berhamburan pontang ponting menyelamatkan diri.

Tinggalah si pemuda miskin berhadapan dengan si penyihir. “Hai anak muda, cepat kau berikan tongkat sakti milikku” bentak si penyihir. ” Apa? Milikmu?, apa aku tidak salah dengar?” Si pemuda meledek.

(Dongeng anak dan cerita anak hanya di http://dongenganakindonesia1.blogspot.com)

“Silahkan kau ambil tongkat ini”, pemuda meletakkan tongkat itu di tanah. Si penyihir langsung mengambil tongkat tersebut, namun apa yang terjadi. Tongkat ajaib menolak diambil oleh si penyihir. Seketika si penyihir berubah menjadi batu.

Hikmah dongeng kali ini setiap kejahatan pasti kalah dengan kebaikan. Dan janganlah berbuat semena-mena kepada sesama manusia, hormati hak orang lain.

Semoga cerita anak kali ini di blog dongeng anak (http://dongenganakindonesia1.blogspot.com/) bisa bermanfaat bagi anak-anak indonesia agar menjadi penerus bangsa yang sehat dan berfikiran maju demi bangsanya.

Incoming search terms:

  • Dongeng gadis dan tumbuhan ajaib

Original source : Dongeng anak – Kisah Penyihir Yang Kejam dan Tongkat Ajaib Pemuda Miskin

Cerita dongeng anak – Ugi Si Anak Nakal

Dongeng anak indonesia kali ini tentang cerita seorang anak kecil yang bernama Ugi. Ugi adalah anak tunggal dari sebuah keluar yang tinggal di tepi hutan. Pekerjaan ayah Ugi adalah seorang petani yang berkebun di pinggiran hutan. Suatu minggu Ugi disuruh ibunya untuk membawa makanan untuk santap siang ayahnya di ladang. Memang dasar Ugi anak malas, bukannya mengantarkan makanan, tetapi malah menangkap kupu-kupu di perjalanan menuju ladang.

“Ah..kupu-kupu yang cantik, aku ingin menangkapnya” teriak Ugi ketika melintas taman bunga di perjalananya. Akhirnya Ugi meletakkan makanan dan langsung mengejar kupu-kupu tersebut.

Tidak terasa, pengejaran Ugi untuk mendapatkan kupu-kupu akhirnya membawa Ugi sampai masuk kedalam hutan. Dan akhirnya ia merasa bahwa dirinya sudah jauh dari rumah dan kini ia tersesat dan tidak tahu kemana ia akan berjalan.

(Dongeng anak dan cerita anak hanya di http://dongenganakindonesia1.blogspot.com)

Sejenak ia merenung, ia menyesal kalau ia telah teledor dan tidak mengindahkan perintah ibunya untuk mengantarkan makanan untuk ayahnya yang sedang bekerja di ladang.

Didalam hutan, Ugi bertemu dengan monyet dan harimau. Ugi sangat takut sekali, si monyet dan harimau berlomba mencarikan makanan bagi Ugi. Ternyata binatang di hutan tersebut adalah hewan yang telah kabur dari sirkus. Akhirnya mereka berteman dan Ugi menjadi lupa dengan rumahnya.

Pada suatu malam, datanglah segerombolan orang dengan membawa senjata masuk kedalam hutan. “Wah gawat, mereka adalah orang-orang dari sirkus yang mencari aku”, kata harimau dengan gemetar. “Iya Ugi, tolonglah kami, mereka mencari kami agar bisa bermain lagi di sirkus”, bisik si monyet.

(Dongeng anak dan cerita anak hanya di http://dongenganakindonesia1.blogspot.com)

“Jangan takut teman-teman, aku akan membantu kalian” kata Ugi sambil menenangkan teman-teman hewan di hutan tersebut. Ugi mengatur strategi agar nanti malam para pemburu menginggalkan hutan.

Ugi dan kawan-kawan mulai mendatangi tenda para pemburu, pertama mereka melempari dengan batu kecil, sehingga para pemburu merasa ketakutan. Dibantu oleh suara burung hantu yang sangat menyeramkan, membuat bulu kuduk para pemburu berdiri. Suasana makin menakutkan ketika Ugi berdiri diatas pohon sambil melototkan matanya.

Akhirnya para pemburu tidak tahan lagi, mereka lari pontang panting meninggalkan hutan, dan semua senang serta berterima kasih kepada Ugi berkat ide cemerlang-nya. Ugi merasa senang tetapi dia merasa rindu dengan ibu ayahnya, tidak terasa sudah seminggu ia berada di dalam hutan.

Semua binatang penghuni hutan merasa sedih kalau Ugi ingin pulang kembali kerumahnya, “Jika itu keinginanmun, kami tidak bisa menahanmu disini, kami bisa antar kamu pulang”, harimau berkata sambil berkaca-kaca. Mereka-pun mengantarkan Ugi keluar dari hutan.

“Wah..benar….benar..ini adalah jalan dimana aku mulai tersesat.”, “Itu…itu..bekal yang tertinggal seminggu yang lalu, wah terima kasih teman-teman”. Ugi sangat senang sekali. Namun para binatang penghuni hutan semuanya sedih. “Baiklah Ugi, kiranya aku sampai disini saja mengantarkanmu, sebab jika aku terlalu jauh nanti aku ditangkap oleh orang sirkus lagi…” sedih sang harimau.

(Dongeng anak dan cerita anak hanya di http://dongenganakindonesia1.blogspot.com)

“Jangan takut teman-teman, sebab aku pasti akan kembali kedalam hutan dan bermain dengan kalian” kata Ugi menenangkan teman-temannya. Merekapun berpisah dan binatang-binatang tadi masuk kembali kedalam hutan.

Ibu Ugi sangat gembira melihat Ugi pulang. Ugi menceritakan semua pengalamannya dan berjanji tidak akan nakal lagi serta berjanji menjadi anak yang baik. Hikmah dongeng anak indonesia kali ini adalah agar adik-adik jangan malas dan nakal serta patuhilah perintah orang tua.

Terima kasih sudah membaca cerita anak di blog dongeng anak Indonesia (http://dongenganakindonesia1.blogspot.com/), semoga bermanfaat bagi anda dan buah hati anda tercinta.

Incoming search terms:

  • cerpen anak nakal

Original source : Cerita dongeng anak – Ugi Si Anak Nakal

Dongeng Anak Kisah kura-kura dan monyet licik

Dongeng Anak Kisah kura-kura dan monyet licik – Suatu hari ada seekor kura-kura yang sangat kelaparan hari itu. Ia mencari makanan kesana kemari namun tidak juga menemukannya. Akhirnya ia berjalan jauh dan sampailah di sebuah kebun pisang. Ia sangat tertarik untuk memakan buah pisang yang sangat ranum matang di atas pohon pisang. Namun apa daya ia tak bisa memanjat pohon pisang tersebut.

Ia pun berhenti sejenak dan berfikir, kira-kira siapa yang bisa membantunya untuk menolong mengambil buah pisang tersebut.

Akhirnya lewat seekor kupu-kupu yang terbang menghampiri kura-kura. “Hei kupu–kupu, bisakah kau mengambilkan aku buah pisang diatas sana?” pinta si kura-kura kepada kupu-kupu.

“Wah, kalau hinggap sampai buah pisang aku sih bisa, tapi kalau mencopot buah dari pohonnya, aku tidak bisa, maaf ya kura-kura” kata si kupu-kupu.

Akhirnya kupu-kupu terbang meninggalkan kura-kura yang semakin lapar.

Lalu kemudian muncul seekor kambing yang datang menghampiri kura-kura. Namun kembali kambing tersebut tidak bisa membantu kura-kura untuk mendapatkan pisang kesukaannya.

Tak lama kemudian, muncul seekor monyet datang menghampiri kura-kura malang tersebut. Si monyet tanpa diminta kura-kura langsung menuju pohon pisang dan memakan pisang. Si kura-kura yang tadinya ingin meminta tolong jadi mengurungkan niatnya dan pergi meninggalkan pohon pisang tersebut.

Baru saja dua langkah, tidak lama kura-kura terpeleset kakinya dan “brugg..!” kura-kura terjatuh. Ternyata kaki kura-kura terpeleset menginjak kulit pisang. Ternyata kulit pisang itu dilempar oleh monyet dari atas pohon pisang.

“Hei monyet, kamu pikir kamu bisa melempar seenaknya ya…coba kalo kamu pintar melempar, jangan cuma kulitnya saja..” Ejek si kura kepada monyet.

Karena merasa diejek si monyet melemparkan buah pisang ke arah kura-kura dan si kura-kura selalu menghindar dan semua pisang habis dilempar oleh si monyet.

Melihat buah pisang berjatuhan, kura-kura langsung memungut dan membawa semua pisang yang dilempar monyet. Akhirnya si monyet hanya terbengong-bengong melihat pisangnya diambil.

Hikmah dongeng anak kali ini janganlah kita menjadi sombong karena kemampuan kita melebihi kemampuan orang lain, karena kita semua diciptakan Tuhan tidak ada yang sempurna. Berbagilah kepada semua mahkluk di alam ini, karena kita bisa bahagia jika kita mampu membahagiakan orang lain.

Incoming search terms:

  • cerita monyet dan kura kura dalam bahasa inggris

Original source : Dongeng Anak Kisah kura-kura dan monyet licik