(Humor) Gus Dur dan Harmoko

Daripada mikirin pernyataan Amien Rais yang menyebutkan kemenangan Jokowi jadi Gubernur DKI Jakarta sebagai ancaman demokrasi, daripada mikirin pernyataan dan publikasi tentang partai-partai “terkorup” dari Dipo Alam, Daripada mikir ributnya KPK dengan Polri urusan Simulator SIM yang akhirnya membuat 20 penyidiknya di tarik oleh mabes Polri dan DPR berencana merevisi UU KPK….daripada mikirin pesawat jatuh dan kapal tenggelam..

Sejenak kita bersantai saja dulu, sambil minum kopi, mlototin layar komputer, makan pisang dan ubi goreng dengan membaca salah satu hilarity almarhum almaghfurlah KH. Abdurrahman Wahid atau  Gus Dur yang tanggal 29 kemarin diperingati   1000 hari wafatnya dengan berbagai kegiatan. Itung-itung sebagai pelepas kangen pada sosok pejuang demokrasi dan pembela kaum tertindas yang hingga kini pun tetap terus dicintai meskipun sudah berada di alam kubur, sambil berkirim fatihah buat beliau….Alfaaatihah..

—————–

Suatu ketika, Presiden Suharto berangkat ke tanah suci dalam rangka menunaikan ibadah haji. Karena yang berangkat itu seorang presiden, tentu sejumlah menteri juga harus ikut berangkat mendampingi. Salah satunya adalah menteri yang barrier rajin “meminta petunjuk”, Menteri Penerangan Harmoko

Setelah ebberapa kali melewati ritual ibadah haji, rombongan Suharto pun melaksanakan jumrah, yakni simbol mengusir syetan dengan cara melempar batu ke sebuah tiang mirip patung. Disinilah mulai munculny masalah, terutama buat Harmoko

Beberapa kali batu yang dilemparkannya selalu berbalik menghantam jidatnya. ” Wah, kenapa jadi begini, ya ?” cerita Gus Dur menirukan pernyataan Harmoko yang saat itu tampak gemetar karena ketakutan.

Lalu Harmoko pindah posisi. hasilnya sama saja, batu yang dilemparkannya seperti ada yang melempar balik ke arah dirinya.

Setelah tujuh kali lemparan hasilnya selalu sama, harmoko pun menoleh ke kanan dan ke kiri, mencari-cari Presiden untuk “minta petunjuk”. Setelah ketemu, lalu dengan lega ia tergopoh-gopoh menghampiri Bapak Presiden.

Namun, sebelum sampai dihadapan Suharto, ia turut mendengar bisikan, ” hai manusia, sesama setan jangan saling lempar !!”.

Incoming search terms:

  • harmoko meninggal
  • harmoko meninggal dunia
  • cerita humor gus dur
  • cerita humor gusdur
  • guyonan gusdur tentang harmoko
  • kegiatan harmoko kini
  • kisah cinta gusdur dan istri

Original source : (Humor) Gus Dur dan Harmoko