guru kencing berdiri, murid kencingin guru

Tulisan ini saya buat berasal dari obrolan iseng dengan teman tentang nilai-nilai dalam peribahasa lama yang semakin lama semakin terkikis nilai yang terkandungnya, sehingga dibuatlah peribahasa plesetan untuk mewakili nilai-nilai jaman sekarang.

Peribahasa dulu : Intellectual kencing berdiri, murid kencing berlari
Artinya : seorang pemimpin/intellectual harus memberikan contoh yang teladan bagi bawahan/murid
Peribahasa plesetan : Intellectual kencing berdiri, murid kencingin intellectual
Artinya : pemimpin/intellectual tidak lagi memiliki wibawa dimata bawahan/murid

Peribahasa dulu : Setinggi-tingginya bajing melompat, pasti menginjak tanah juga
Artinya : sepandai-pandainya seseorang pasti berbuat salah juga
Peribahasa plesetan : sependek-pendeknya bajing melompat, tetap saja bajingan
Artinya : salah benarnya seseorang bukan di nilai dari tindakan, tapi dari siapa orang tersebut

Peribahasa dulu : dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung
Artinya : dimana kita tinggal, disitu adat dihormati
Peribahasa plesetan : dimana bumi dipijak, disitu pohon ditebang
Artinya : dimana kita tinggal, disitu kita berusaha membuat kerusakan

Peribahasa dulu : gerundang tinggal di kubangan
Artinya : bekerja seharusnya ditempat yang sesuai keahlian dan kemampuan
Peribahasa plesetan : gerundang tinggal di gedungan
Artinya : makin banyak orang yang bekerja di luar kemampuannya.

Peribahasa dulu : lempar batu sembunyi tangan
Artinya : bersembunyi setelah berbuat kesalahan
Peribahasa plesetan : lempar batu tunjuk tangan
Artinya : sekarang orang tidak lagi malu bila berbuat salah

Peribahasa dulu : buruk rupa cermin di belah
Artinya : berusaha menyalahkan dan mencari alasan untuk menutupi kekurangan
Peribahasa plesetan : buruk rupa muka dibedah
Artinya : jaman sekarang berusaha melakukan jalan pintas untuk menutupi kekurangan

Peribahasa dulu : tong kosong nyaring bunyinya
Artinya : orang yang tidak berilmu, tapi banyak omongannya
Peribahasa plesetan : tong kosong meledak
Artinya : sekarang orang tak berilmu makin besar lagi omongannya, malah jadi tontonan

Peribahasa dulu : laba sama dibagi, rugi sama di terjuni
Artinya : berteman dalam susah senang
Peribahasa plesetan : laba sama di korupsi, rugi sama melarikan diri
Artinya : sekarang orang senang berteman dalam kejahatan

semoga menghibur :)


Original source : guru kencing berdiri, murid kencingin guru