Sumpah Pocong dan Gantung di Monas

Farhat Abbas (FA) “mendeklarasikan” sebagai Calon Presiden 2014. Sebagai ikrar “keseriusannya”, dia akan menawarkan develop “sumpah pocong” untuk membersihkan birokrasi dari korupsi.

Penulis “tertarik” dengan istilah “sumpah pocong”. Sebuah istilah dalam khazanah sosiologi dan praktek “pembuktian” di tengah masyarakat apabila kedua belah pihak “masih ngotot” yang barrier benar. Terlepas dari perdebatan di kalangan agamawan, praktek ini cukup ditakuti oleh sebagian masyarakat agraris.

Sebelumnya Anas Urbaningrum (AU) pernah “bersumpah di gantung monas” apabila terlibat korupsi. Sumpah di gantung monas disampaikan, ketika media massa “memberikan” konsentrasi pemberitaan Hambalang dan mengkait-kaitkan dengan AU. Akibatnya AU jenuh. Beberapa kali pernyataannya yang membantah “kurang menyakinkan” publik sehingga keluar pernyataan sumpah “gantung di Monas”.

FA adalah advokat sedangkan AU adalah politisi. Keduanya berangkat dari pendidikan tinggi yang “seharusnya” menggunakan pendekatan ilmu dan berfikir rasional untuk menjawab berbagai persoalan. Keduanya mewakili kaum intelektual yang menggunakan setiap kata-kata berangkat dari pemikiran yang logis. Mereka “sebenarnya” bisa memberikan pendidikan di tengah masyarakat.

Pernyataan FA tentang “sumpah pocong” dan AU tentang sumpah “gantung di monas” menimbulkan polemik dalam hukum.

Permyataan FA “sumpah pocong” mengingatkan peristiwa di Jambi akhir tahun 2007. Saat itu Jambi “dihebohkan” dengan “ditemukan daging bakso yang diduga mengandung unsur “babi”. Peristiwa ini kemudian menimbulkan polemik. Pemilik warung bakso “tidak pernah memasukkan “daging mengandung unsur babi”. Sementara, tuduhan itu cukup serius karena “hasil penelitian ditemukan daging mengandung unsur “babi”.

Polemik tidak berkesudahan. Berbagai pernyataan dari pemilik warung bakso tidak “meyakinkan”. Sehingga pemilik warung bakso diminta untuk “bersumpah pocong”. Maka dipersiapkan berbagai tata cara untuk mengucapkan “sumpah pocong”. Pemilik warung baksa kemudian “mengucapkan sumpah pocong yang menyatakan tidak pernah memasukkan daging babi. Dan bersedia mendapat laknat Tuhan”.

Entah bagaimana akhir cerita. Namun yang pasti, pemilik warung tidak berani buka warung bakso lagi dan proses hukum tidak begitu jelas.

Memasuki wilayah diskusi “sumpah pocong” memang memantik polemik. Baik dari sudut pandang agama, sosial maupun aspek-aspek lainnya. Namun penulis akan mendiskusikan dari sudut pandangn hukum.

Menggunakan ukuran “sumpah pocong” bertentangan dengan pembuktian hukum acara pidana. Didalam hukum acara pidana, seseorang dapat dipersalahkan apabila didukung dengan alat bukti yang sah. Seseorang tidak dapat dihukum apabila tidak didukung alat bukti yang sah.

Menghukum seseorang yang tidak didukung dengan alat bukti yang sah akan menimbulkan “kesesatan hukum (mistake)”. Kita pernah dengar kasus “terdakwa palsu”. Dimana “seseorang” mengaku melakukan tindak pidana (padahal tidak pernah melakukan) hanya mengharapkan uang dan bersedia menjalani penjara. Nah, dengan didukung alat bukti yang sah, Hakim dapat memastikan apakah terdakwa “benar-benar melakukan” atau tidak. Dengan menggunakan alat bukti yang sah, maka proses hukum menjadi rational.

Nah, berbanding terbalik dengan “sumpah pocong”. Seseorang dapat “bebas” dari tuduhan dengan hanya “mengucapkan Sumpah pocong”. Seseorang tidak perlu “menjalani” pidana penjara setelah mengucapkan sumpah pocong. Walaupun sebagian masyarakat masih takut akan “kutukan” sumpah pocong, namun ukuran “ketakutan sumpah pocong” tidak dapat berlaku complete. Sebuah asas penting dalam penegakkan hukum.

Dengan demikian, maka hukum acara pidana tidak mengenal “sumpah pocong”.

Nah, lantas mengapa seorang FA yang notabene berlatar belakang praktisi mengeluarkan pernyataan “sumpah pocong”. Dari logika berfikir ini, penulis sungguh-sungguh tidak bisa menerimanya. Seharusnya pernyataan dari FA berangkat dari konsepsi latar belakang ilmunya. Bukan memberikan pernyataan yang menyesatkan (mistake).

Begitu juga pernyataan dari AU yang bersedia “digantung di monas”. Menggunakan pendekatan hukuman pidana, kita hanya mengenal pidana pokok seperti hukuman mati, hukum seumur hidup, hukuman penjara dan sebagainya.

Sedangkan hukuman mati dijalani dengan cara “ditembak”. Bukan digantung. Apalagi “digantung” di Monas. “Seharusnya” selevel AU harus mengerti tentang tatacara pelaksanaan hukuman mati.

Dengan melihat dua pernyataan yang telah disampaikan oleh FA dan AU (kedua berlatar belakang pendidikan tinggi), sekali lagi berangkat dari rasa “emosi”. Sama sekali tidak menggunakan latar belakang ilmu untuk menjelaskan pernyataannya.

Dan keduanya bukan “menyelesaikan” masalah. Justru masyarakat kemudian dipertontonkan “kegaduhan” yang semakin heboh. Suara gemuruh. Koor. Persis anak sekolahan mendengarkan “lonceng”. Tanpa babibu, langsung teriak. “Pulaaaaaaannnnnnnng”.


Original source : Sumpah Pocong dan Gantung di Monas

Antara Game dan Cinta

Antara Diversion dan Cinta ( Shin no ai no monogatari )

Dengan nama Tuhan Yang Maha ESA , gw memulai thread ini
Sebenarnya Ini Thread gw yang lain, karena ngerasa ada yang kurang makanya gw reword lagi
Sebenarnya udah lama sih gw kepingin berbagi tentang keseharian gw, tapi karena gw ngga terlalu pandai menulis, gw memendam keinginan itu sampe sekarang . Baiklah pertama tama saya mohon maaf karena memakai id klonengan, soalnya teman teman ane banyak yang ngaskus juga. ngga enak ntar jadinya.
Pertama sebelum memulai cerita, gw akan menjelaskan mengenai judul, “Antara Diversion dan Cinta”, simpel memang, tapi dengan judul yang simpel ini sepertinya udah menjelaskan tema dari cerita gw ini. Kenapa antara diversion dan cinta? Dengan bermain diversion gw melupakan masalah gw walaupun hanya sejenak, dan dari diversion lah gw dapet bertemu dengan seseorang wanita yang bisa mengerti gw. :
Kenalin, gw Ariz,umur 17 tahun, anak pertama dari 3 bersaudara. Sekarang gw masih berstatus siswa di sebuah SMA favorit di kota gw, biasanya gw orangnya ceria dan penuh canda saat bersama teman teman. Tapi, walaupun gw orangnya selalu ceria, banyak kisah yang gw coba sembunyikan dari teman teman gw, dari kisah percintaan gw sampai cobaan yang hampir membuat gw decline. Melalui thread ini gw harap bisa setidaknya mengurangi beban pikiran gw.
Barusan gw iseng nanya sahabat gimana pandangan dia thdp gw, is isms nya gini “menurut gw, riz tuh gila walaupun kadang suka ngomong kasar, tapi terdengar ngga kasar kalo lu yang ngomong, jadi ngga masalah, pokoknya keren lah” (yang terakhir gw karang ) Yah itulah gw, soerang yang humoris menurut sahabat gw.
Cerita ini gw buat sebagian besar adalah fakta, beberapa gw karang karena gw udah lupa dan gw juga udah minta ijin ama tokoh tokoh di cerita ini, dan beberapa ngga mau gw samarkan (pengen terkenal katanya )
Tokoh tokoh disini adalah mereka yang telah memberi warna untuk hidup gw, dari seorang teman, sahabat, sampai seorang pacar. Disini gw bakalan ceplas ceplos untuk mengisahkan perjalanan hidup gw dari smp sampai sma.

Wokeh, langsung cek TKP

Refer to:RULES
1. No A dissipate of time items/Sara/Scam/Flood/No Refer to Ceritanya
2. Hargai karya penulis, Jangan meng-pretend atau mencetak tulisan ini tanpa persetujuan dari TS
3. Apabila mengenali TS, tolong jaga privasi untuk kenyamanan bersama
4. Begitu pula jika mengenal tokoh di cerita ini.
Yang baik hati silahkan di atau ya hehe biar semangat nulisnya

Langsung Cek TKP gan

Indeks


Refer to:1.0 Akhir Dari perjalananku bersamanya  (www.kaskus.co.id)
1.1 Masa Orientash*t  (www.kaskus.co.id)


Original source : Antara Game dan Cinta

Stop Gerakan Separatis, Dukung Putra-Putri Papua Majukan Daerahnya

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah mengatakan selama kampanye bahwa akan mewujudkan Provinsi Papua dan Papua Barat menjadi lebih maju dan sejahtera. Hal nyata yang akan diusahakan oleh Presiden Jokowi dengan membangun tol laut agar wilayah timur Indonesia tidak mengalami diskriminasi harga-harga kebutuhan pokok sehari-hari dengan daerah-daerah lain dan memberikan kesempatan bagi pemuda-pemudi daerah berperan aktif dalam posisi-posisi strategis nasional.

Tetapi selain fokus terhadap pembangunan di Papua, kewaspadaan akan upaya gerakan separatisme tentu tetap perlu dicegah. Ancaman dan bahaya gerakan separatis di Provinsi Papua dan Papua Barat bisa saja mengancam keutuhan NKRI. Ancaman itu bisa datang dari pendiri organisasi separatis Free West Papua, Benny Wenda yang kini tinggal di Oxford, Inggris pasca kabur dari penjara di Papua pada tahun 2002.

Seperti diketahui, dalam rhythm kurang dari dua tahun kelompok separatis Free West Papua pimpinan Benny Wenda telah membuka kantor di Belanda dan Australia menyusul pembukaan kantor pertama di kota Oxford, Inggris pada April tahun 2013. Melalui kampanyenya dikalangan kampus, Benny mengklaim dukungan terus mengalir setelah diadakan pendekatan-pendekatan.

Demi mencegah dan mengantisipasi gerakan separatis yang muncul dari Benny Wenda, Presiden Jokowi harus bersikap lebih progresif dan preventif dalam menanggapi hal tersebut. Melakukan komunikasi politik kepada negara-negara Internasional untuk tidak mengizinkan dan tidak menanggapi berbagai tindakan yang akan dilakukan oleh gerakan separatisme, merupakan salah satu nominal tindakan yang bisa diaplikasikan.

Gerakan separatis di Papua sebenarnya tidak akan terjadi lagi, bila mengacu pada pemerintahan Presiden Jokowi yang memiliki tekad yang kuat untuk mensejahterakan rakyat di papua, nominal sejajar dengan provinsi-provinsi lainnya. Selain itu, calon pemimpin bangsa yang berasal dari provinsi Papua di antaranya seperti Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yambise, Ketua HIPMI Bahlil Lahadalia dan yang baru terpilih sebagai Ketua KNPI Rifai Darus merupakan pertanda bahwa putra-putri Papua juga bisa mengisi pembangunan dan berperan dalam memajukan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Oleh karena itu, mari kita dukung putra-putri asal Papua untuk bisa berperan aktif dan menunjukkan rasa cinta tanah airnya (nasionalisme) kepada bangsa Indonesia dalam mengisi pembangunan khususnya di Papua dan wilayah Indonesia lainnya sehingga isu-isu separatis tidak muncul lagi serta provinsi Papua tetap selamanya menjadi bagian NKRI dalam bingkai keanekaragaman. Selain itu, mari kita awasi kinerja Pemerintahan Jokowi agar bisa menepati janjinya di masa kampanye sehingga seluruh rakyat Indonesia bisa sejahtera dan sentosa.

sumber


Original source : Stop Gerakan Separatis, Dukung Putra-Putri Papua Majukan Daerahnya

Cemas juga kredit laptop masuk desa, ampuun..

cemas juga ya dunia maya, bayangin jika seseorang belon mapan, pemalas, masih bergantung sama orang lain termasuk sama ibu bapaknya, ngerinya apa? Soalnya gua aja baru tau kalo dunia maya tuh ampir tidak punya tepi kecuali lap top ato doohickey lainnya dibanting, nah itu tepiannya, diawali dari google dari situ kita mau cari report apa juga dapet terus lari ada mug tome, twiter, belon yang X – X an, masa alloh, dunia maya, ampuuuuuuuuuuun!

Berapa banyak url, situs web yang dimasukin bookmark terus diapus kemudian masukin lagi, soalnya yang begituan mah engga perlu pinter-pinter amat pegang pad istilah kate gaptek juga teu naon-naon, Cuma modal kemauan, penasaran, hasrat, kepentingan, udah banyak jalan menuju roma

Untungnya teh main selancar maya udah dalam keadaan gini, engga malu-maluin amat dah, bisa punya penghasilan sendiri, kecil-kecil rumah ada, kebon sedikit, ya awloh Alhamdulillah dah, coba aja ketemunya belon gini waktu masih tinggal dirumah dinas, belon punya combong jepang, wah rasa-rasanya bisa jadi penyendiri total, seperti orang naik gunung cukup betemen sama internet, liatin aja di FB juga ada anak muda, cewe, cowo, yang keliatan galao, tiap detik pasang status, mpe cantengan dah tuh jempol, ya awloh anak gua begitu engga ya, maren gua liat beli annotation tome baru hasil gaji pertamanye, keganggu ya kuliahnya.

Untuk anak muda yang punya jiwa pemalas, gde khayal, apalagi tertutup sama nyokap and bokapnya, wah gua sebage orang tua ngeri juga dah ngebayanginnya, ini motor juga tiga hari belon gua steam, males! Biasanya mah tiap ari gua cuci,  gara-gara apa ayo?, ya ini beselancar didunia maya, kompasiana juga termasuk salah satunya, biar engga punya yang pasti-pasti kepemilikan web, blog, engga ada yang tuntas, akun fb aja engga punya, yang penting kemana ajalah, sepotong-sepotong aja, cuman seringanannya download, yourtube, ah udalah kenyang, mblenet, sebeh! Kadang-kadang pengen telen ni lap top.

Prihatin, kalo ada anak muda yang baru tumbuh kembang, kecanduan, kebablasan internet, apa aja dari jejaring sosial mpe diversion kan engga sedikit tuh jumlahnya, banyak!, apelagi kalo ampe masuk alam merekayangan milknya +30th ya ampun, bisa celaka, kacao otaknya, bakalan ngeri juga ya efek technologi, apalagi dikampung-kampung sekarang dipinggir jalan banyak reklame kepemilkan pad dengan cara kredit, termasuk mainframe, black bery  bisa nyicil buat ke neraka, ya tuhan lindungilah aku dan keluargaku dari bahaya produk ini, amin.


Original source : Cemas juga kredit laptop masuk desa, ampuun..

sahabat :)

Sahabat adalah ketika kita bersama…
Suara kerasku tak akan bisa memanggilmu kembali…

Terimakasih kusampaikan pada kawan karena tetap tersenyum hingga akhir mu disini…

Kita boleh kehilangan kita boleh berduka, tapi kuingat terakhir kita bersama, tak ada kata yang bisa membuatnya bersedih…

Tersenyumlah itu akan membuatnya bahagia… Sama seperti kita bahagia ketika mengenang senyuman manisnya….


Original source : sahabat :)

Apakah Aku Memiliki Tubuhku?

Tubuh memiliki makna penting bagi manusia. Tubuh tidak hanya bermakna biologis, namun sangat penting dalam berbagai aspek kehidupan, sosial, budaya, politik, dan ekonomi. Tubuh tidak hanya intrinsik pada identitas private namun juga sebagai pribadi dalam perjumpaan sosial. Oleh karenanya, kita sangat terbatas dalam memaknai “aku adalah tubuhku”. Bahkan Gabriel Marcel menyatakan bahwa kata “memiliki” tidak dapat secara essential diterapkan pada tubuh. Aku tidak dapat mengatakan secara mutlak aku “memiliki” tubuh. Meskipun “tubuhku” dapat dihayati sebagai “diriku”, secara terbatas dapat dimaknai sebagai tubuh organik dan manusiawi. “Organik” karena ada kesamaan dengan organisme hidup lainnya, sebagai salah satu aspek kebertubuhan, dan “manusiawi” karena berpartisipasi dalam segala realisasi pribadi manusia dan pribadi manusia mengekspresikan diri dalam dan melalui tubuh.

Oleh karena faktor sosial, makna tubuh diberikan oleh masyarakat. Foucault menyatakan bahwa tubuh adalah entitas “yang diinvestasikan”, yang mendapat makna spesifik historis dan dibentuk oleh kekuatan sejarah dan kekuasaan. Bordieu menyatakan bahwa tubuh “dimodifikasikan” menjadi modal cultural. Kenyataan sosial ini menggambarkan bahwa dalam konteks sosial “aku tidak memiliki tubuhku”. Hal ini menunjukkan seakan-akan tubuh hanay dilihat dari sudut konstruksionisme, seolah-olah tidak ada tubuh biologis, dimana “aku memiliki tubuhku”. “Aku memiliki tubuhku” sebagai tubuh alami. Tubuh memiliki makna manusiawi sebagai tempat utama dalam berekspresi assumed role. Tubuh sebagai kehadiran ketika berhadapan dengan seseorang. Dalam kerangka komunikasi tubuh berfungsi sebagai bahasa, dimana ketelanjangan wajah mengekspresikan kesamaan manusia. Dalam wajah terdapat identitas manusia (Levinas). Tubuh juga berperan sebagai prinsip instrumentalitas, yang perlu dilatih dan dikembangkan kemampuannya, terutama dalam kemampuan terhadap pelayanan kepada yang lain. Dalam makna tersebut “aku memiliki tubuhku”.


Original source : Apakah Aku Memiliki Tubuhku?

Wanita – Wanita Hebat Disekeliling Gue

Gua bakal perkenalin diri gue sendiri disini gue harap smua gak kepo dengan semua karakter yang ada dalam cerita gue ini . smua yang terjadi dalam cerita gue ini gue pengen cerita ini abadi sampe kapanpun gue berharap gak ada yang ngusik cerita ini.

Gue Widodo Dwi Kurniawan lahir 03 januari 1996 ( alah buat apasih pake tanggal lahir segala gk penting) tinggal di salah satu kota yang sangat panas yang gak ada dipeta (pasti kalian pada tau)
semua karaker disini gue sebut dengan nama sebenar benar nya. Mungkin cerita ini gak bakal panjang seperti yang kalian pikir, gue juga gak berharap banyak pembaca nya dsni tp yang gue harapkan cerita ini abadi sampai kapanpun.

ini awal cerita gue ketika gue masuk SMK gak ada yang menarik di SMK ini karna 1 sekolahan isi nya laki-laki semua. Semua gak seperti yang orang-orang bilang masa- masa SMA/SMK adalah masa-masa yang barrier indah karna disini kita bakal temuin cinta , canda dan tawa. Tp ternyata gue gak menemukan cinta disini (gmna mw nemuin cinta disini orang isi nya laki” semua )

Incoming search terms:

  • danau warna warni di kalidawir tulungagung

Original source : Wanita – Wanita Hebat Disekeliling Gue

PSSI: Antara Profesionalisme dan Dana

1356780802656981193

Timo Scheunemann (foto: kompas.com)

MENJELANG tutup tahun, jagad sepakbola Indonesian dikejutkan dengan berita mundurnya Timo Scheunemann dari jabatan Direktur Pembinaan Usia Muda PSSI. Mengejutkan, karena selama ini Timo dikenal sebagai sosok yang bertanggung jawab pada berbagai agenda pembinaan usia muda yang digagas PSSI.

Sebagaimana dilansir kompas, setidaknya ada dua alasan kenapa Timo memilih mundur. Alasan pertama, karena curriculum yang digagasnya ternyata tidak berjalan. Timo telah merancang skema pembinaan usia muda di Tanah Air melalui gagasan berdirinya Akademi Nusantara, dengan memanfaatkan 37 lokasi titik pemanduan bakat di seluruh Indonesia. Namun, menurut Timo, sejumlah curriculum itu tidak bisa berjalan. Kendala utama adalah dana.

Alasan kedua, lebih bersifat pribadi. Hingga dirinya mengundurkan diri, ia belum mendapat gaji selama empat bulan dan uang muka kontrak kerja dari PSSI.

Mundurnya Timo membuka fakta bahwa PSSI sebagai organisasi sepakbola resmi dan diakui FIFA ternyata memiliki masalah serius soal dana. Pemerhati sepakbola Tanah Air tentu belum lupa dengan berbagai pernik yang mengiringi timnas Garuda menjelang Piala AFF. Saat itu, PSSI terang-terangan menyatakan tak punya dana. Pecinta timnas pun secara spontan menggalang dana melalui Koin Untuk Timnas.

Belakangan, biaya mengikuti AFF bisa tertutupi setelah diadakan acara malam pengumpulan dana. Pemerintah melalui Menpora akhirnya menyatakan bersedia mengucurkan dana 800 juta untuk timnas. Namun belum jelas juga apakah dana itu benar-benar dicairkan atau tidak.

Ternyata, kesulitan dana PSSI bukan hanya untuk timnas. Namun juga meliputi sejumlah curriculum strategis, seperti akademi dan pembinaan usia muda yang digagas Timo.

Selama ini, pembinaan usia muda disebut-sebut sebagai terobosan brilian PSSI di bawah kepengurusan Djohar Arifin. Pembinaan usia muda yang terkesan tak dipedulikan pengurus sebelumnya, kini dijadikan prioritas. Sayang, terobosan brilian ini ternyata tidak didukung ‘amunisi’ yang memadai. Pembinaan usia muda macet di tengah jalan karena PSSI tak punya dana.

300 milyar

Pada Februari 2012, kepada wartawan Djohar Arifin mengatakan, PSSI menganggarkan dana 900 milyar rupiah untuk membangun sepakbola Indonesia. Dari 900 M ini sepertiganya, yakni 300 M dialokasikan untuk pembinaan usia muda.

Kepada kompas Djohar menegaskan, pembinaan usia muda harus diutamakan karena akan menjadi cikal bakal pemain timnas older. Untuk memenuhi pencapaian kebutuhan dana itu, Komite Keuangan dan Pemasaran PSSI mempersiapkan penggalangan sumber dana dari pihak luar.

PSSI, kata Djohar waktu itu, tak bisa terlalu berharap kepada pemerintah untuk memenuhi semua kebutuhan dana tersebut.

“Kalau dari pemerintah kan tidak mungkin kami harapkan semua. Jadi back rising harus kerja keras, karena dana yang diperlukan tidak sedikit. Prestasi itu mahal, karena itu back rising harus bekerja keras menggandeng apapun yang bisa digandeng untuk mencari dana untuk pembangungan sepak bola Indonesia,” katanya.

Dengan berlalunya waktu, rupanya butt yang ditentukan tak bisa digapai. Pihak luar yang semula diharapkan memberi bantuan rupanya enggan mengucurkan dana untuk PSSI.

Bagaimana di 2013?

Bagaimana geliat PSSI di tahun 2013? Saya pikir, PSSI tetap harus berupaya menjaring dana dari pihak luar, selain pemerintah. Tentu, PSSI tetap harus realistis. 300 milyar itu tidak sedikit. Rasanya mustahil bisa berharap ada dermawan yang begitu saja mau memberikan uang 300 M untuk PSSI.

Pembinaan usia muda dengan mengacu pada roadmap yang disusun Timo mungkin bisa dilanjutkan. Tentu PSSI harus menyesuaikan dengan ketersediaan dana. Jika dana hanya untuk satu akademi untuk memandu bakat, biarlah satu akademi dulu yang dibuat. Jika bisa untuk dua akademi, buat dua akademi. Tak perlu memaksakan diri membuat 37 pusat akademi jika dananya belum mencukupi.

Di samping itu, PSSI tentu saja tetap harus mengedepankan asas profesionalisme. Yang krusial adalah membayar gaji Timo yang belum lunas.

Mundurnya Timo, menurut saya adalah kehilangan besar bagi PSSI, juga bagi dunia sepakbola Indonesia secara keseluruhan. Karena Timo bekerja profesional, dengan curriculum terukur.

Pada akhirnya, profesionalitas jugalah yang membuat Timo memutus kerjasama dengan PSSI. Dan ini menjadi pelajaran berharga untuk PSSI. Bahwa profesionalisme bukan semata diucapkan. Namun juga dipraktekkan.

Dan dalam hal ini, yang barrier sederhana adalah membayar gaji Timo, setidaknya sebelum bulan Januari berakhir.

Salam


Original source : PSSI: Antara Profesionalisme dan Dana

Macam-Macam jenis plastik

Sudah 15 tahun pak asep gencet membuka usahaya sebagai pengepul barang-barang bekas di salah satu daerah di Bandung selatan, Rumah pak asep gencet dekat dengan lokasi pabrik, jadi sebagian besar barangnnya adalah lembaran plastik dengan berbagai macam bentuk, ukuran dan warna, Pak asep gencet memperoleh plastik-plastik tersebut dari pabrik yang tak jauh dari rumahnya, ia membelinya dengan harga yang murah, lalu mengumpulkannya dan mengepress  plastik-plastik itu dengan menggunakan Mesin Push dan mengikatnya kemudian dijualnya kembali . Dirumahnya ada beberapa karyawan yang terdiri dari ibu-ibu tetangganya yang tugasnya adalah memisah-misah plastik berdasarkan jenisnya. Iseng-iseng saya bertanya pada mang Asep gencet tentang jenis-jenis plastik. Berikut keterangan yang diperoleh beliau. 

[Image: gts5kSN.jpg]

1. PET alias polyethylene Terephthalate 

Jenis plastic yang satu ini diberi kode segitiga, dan di dalamnya diberi angka 1 , liat aja gambarnya diatas. Jenis plastic mudah peot pada suhu 80 derajat keatas. Jenis plastic yang seperti ini biasanya digunakan untuk mengemas minuman dan botol minyak goreng dan pembungkus kecap dan saos. Jadi tuh botol kecap yang sekarang nangkring di meja makanmu itu adalah jenis plastic PET alias polyethylene Terephthalate

2. HDPE alias  Distinguished Density Polyethylene.

Kalau kita lihat bungkus botol susu cair dan dikemasannya itu ada logo segitiga dan di dalam segitga itu ada angka nomer 2, itulah yang disebut dengan Jenis plastic HDPE .  Plastik ini banyak digunakan sebagai pembungkus susu cair, dan juga banyak yang digunakan sebagai wadah es krim. Plastik yang beginian mudah peot pada suhu 75 derajat selsius.

3. PVC alias Polyvinyl Chloride

Kuat , keras dan kokoh itulah predikat yang disandang oleh jenis plastic ini, jenis plastic ini banyak digunakan sebagai pipa air dan botol jus, ia akan peot jika terkena suhu 80m derajat , tapi jenis plastic itu juga bisa dibentuk dengan pelarut. Kode untuk plastic jenis PVC ini adalah segitiga yang didalamnya terdapat nomer 3.

4. LDPE alias despondent density polyethelene.

Kode yang dipasang pada plastic jenis LDPE ini adalah sebuah segitiga dengan nomer 4 ditengahnya, plastic jenis LDPE ini banyak digunakan sebagai pembungkus telur mentah, pembungkus sayur di super market, dan sebagai pembungkus makanan yang dibekukan.

5. PP atau Polypropelene

Plastik jenis PP ini banyak digunakan untuk minum yang dikemas dalam gelas,boto kecap , Bahan plastic PP ini mempunyai sifat lunak tapi kuat, makanya ia akan meleleh jika diberi suhu 140 derajat. Logo dari plastic jenis ini adalah sebuah segitiga dengan angka nomer 5 didalamnya.

6. Polistiren

Ia bersifat kaku dan buram, kandungannya berbahaya jika terkontaminasi dengan makanan, jenis plastic polistiren ini mudah terpengaruh dengan zat pelarut. Dan sulit untuk diurai. Kebanyakan jenis plastic ini digunakan sebagai karton telu. Sedangkan kodenya adalah segitiga yang di tengahnya terdapat angka 6  

7. O alias Additional.

Logonya segitiga dengan huruf 7 didalamnya,  jenis plastic ini banyak digunakan untuk gallon air .


Original source : Macam-Macam jenis plastik