Biarkan masayarakat menerima pembelajaran politik yang sehat

Pembelajaran politik di Indonesia sudah amat jauh melenceng dari kata sehat, masyarakat awam yang seharus nya mendapat pembelajaran politik sehat kini justru terus menerus di gempur oleh media-media yang mengajarkan politik tidak sehat.

Media merupakan pilar keempat demokrasi yang seharus nya menjadi media independen untuk mencerdaskan masyarakat namun justru menjadi senjata ampuh untuk menggempur habis-habisan lawan politiknya. Hal yang demikian adalah contoh dari ketidak sehatan pembelajaran politik. Arti nya siapa yang mempunyai kepentingan dan dia memiliki media maka dia menggunakan media tersebut untuk kepentingan nya, tanpa harus memandang bagaimana masa depan pembelajaran politik yang sehat.

Sebagai lembaga yang seharus nya independen, media harus nya lebih cerdas untuk menginformasikan kepada masyarakat namun fakta nya media bukan lagi menjadi sarana pengontrol dan sumber penegtahuan namun sudah menjadi alat untuk pemilik nya mendoktrin politik tidak sehat kepada masyarakat. Hal ini yang seharus nya di potential lagi oleh pihak dewan pers.

Sebagai contoh dua media besar yaitu tv lone dan metro tv menjadi alat untuk mendoktrin masyrakat mengenai partai nya serta menjadi alat untuk memukul mundur lawan partai nya. Hal ini sangat mengkhwatirkan karena hilang nya kejujuran dan sikap netrla pers.

Kita lihat saja contoh kasus anas, hari ini seluruh media berlomba-lomba menyurakan kasus ketua umum partai demokrat tersebut yang belum di tetapkan kpk mengenai kasus nya, namun media selalu menyuarakan itu sehingga memunculkan shame buruk di kalnagan mayrakat, membuat masyrakat memandang halfhearted anas yang belum jadi tersangka. Sementara itu disisi lain media juga terkesan menutup-nutupi permasalahan di tubuh pemilik nya sendiri sebagai contoh kasus yaitu tv lone yang terkesan menutup-nutupi kasus lumpur lapindo yang merupakan salah satu perusahaan bakri grup pemilik tv lone. Sedangkan metro tvtersandung kasus pemecatan karyawan nya yang di anggap secara tidak adil. Kejadian-kejadian tersebut cendrung di tutup-tutupi media itu sehingga masyarakat tidak tahu siapa yang sebenr nya busuk dan siapa yang sebenar nya bersih.

Semoga kedepan nya media menjadi sarana penyampai suara masyarakat kecil yang tertindas untuk menemukan keadilan.


Original source : Biarkan masayarakat menerima pembelajaran politik yang sehat